Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemkot Semarang Siapkan Jurus Sikapi SD Negeri Sepi Peminat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Pemkot Semarang Siapkan Jurus Sikapi SD Negeri Sepi Peminat

Bangunan sekolah boleh negeri, tapi kalau tampilannya kalah menarik, orang tua tak segan melirik sekolah swasta. Fenomena itulah yang kini jadi perhatian Pemkot Semarang.

T. Budianto
Last updated: Juli 14, 2026 7:13 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemkot Semarang mulai menyiapkan langkah untuk mengembalikan minat masyarakat menyekolahkan anak di SD negeri. Caranya dengan membenahi fasilitas sekolah agar bisa bersaing dengan SD swasta.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengakui, banyak SD negeri di kotanya masih kalah menarik dibanding sekolah swasta. Temuan itu didapat dari evaluasi Dinas Pendidikan setelah pelaksanaan penerimaan murid baru.

Baca juga: Kenapa Siswa Baru SDN Purwoyoso 1 Cuma Tiga? Ini Analisis Kepsek

“Menurut kepala dinas saya, kalau dilihat-lihat SD kami itu memang kurang menarik. Tahun lalu juga Kota Semarang selalu begitu,” kata Agustina, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, persoalan bukan karena jumlah anak usia SD terus menurun. Hasil evaluasi justru menunjukkan banyak orang tua memilih SD swasta lantaran fasilitasnya dinilai lebih lengkap dan nyaman.

Masih Tertinggal

Selama ini, kata Agustina, pembangunan sarana pendidikan di Kota Semarang lebih banyak diarahkan ke jenjang SMP. Dampaknya, kondisi banyak SD negeri masih tertinggal.

“Kalau yang saya tanya, lah kok SMP tidak? Rupanya selama ini titik pembangunannya ada di SMP. Kalau SMP-nya bagus-bagus. SD-nya memang ya masih ketinggalan zaman semua,” ujarnya.

Karena itu, Dinas Pendidikan mengusulkan pembaruan fasilitas di SD negeri. Mulai dari penggantian meja dan kursi belajar, peningkatan akses internet, hingga penyediaan sarana pendukung pembelajaran yang lebih modern.

Baca juga: SDN Purwoyoso 1 Cuma Terima 3 Murid Baru, MPLS Tetap Dibikin Serasa Pesta

Ia menyebut usulan tersebut masih akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah. Namun, peningkatan kualitas fasilitas dinilai menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dikerjakan agar SD negeri kembali dilirik masyarakat. “Misal SD. Bangkunya lah, terus internetnya dibanterin lah, apa lah gitu,” imbuhnya.

Di zaman anak-anak akrab dengan layar digital, ruang kelas yang terasa seperti berhenti di masa lalu memang sulit bersaing. Sebab yang dicari orang tua hari ini bukan sekadar sekolah negeri atau swasta, tetapi sekolah yang membuat anak betah belajar. (bae)

You Might Also Like

Bye-bye Kemenag! Urusan Haji & Umrah Bakal Di-handle Kementerian Baru, DPR Gaspol Revisi UU!

PSIS Tinggal Dua Nama Lagi! Skuad Mahesa Jenar Hampir Full Team

Temanggung Ikut Pulihkan Sekolah di Aceh Tamiang, Kadisdik: Bikin Kami Bangkit Lagi!

Detik-detik Kecelakaan Truk Keramik di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, 5 Orang Terluka

Pemkot Semarang Sambut Positif Sekolah Gratis

TAGGED:agustina wilujengheadlinepemkot semarangsd negeri semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Investor Singapura Bidik Pendidikan dan SDM Jateng
Next Article Febrie Ardiansyah saat masih menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Pengalihan Penanganan Perkara Febrie Janggal: Bukan Sinergi, tapi Rusak Legitimasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SAPA ISTRI--Suami Fadia Arafiq, Ashraff Abu (kemeja putih) menyapa istrinya usia sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Jumat (28/8/2026). (bae)

Drama Keluarga Bupati Fadia Arafiq, Suami Ngaku Kesulitan Bayar Utang setelah Istri Ditangkap KPK

Target Emas di Lampung, Tim Biliar PWI Jateng Dijanjikan Bonus

Melon Kini Bisa Dipantau Lewat HP, Unwahas Pasang Smart Farming di Meteseh

Gen Z Paling Banyak, Cancer Paling Ramai: Peta Penduduk Indonesia Bikin Zodiak Ikut Disorot

CJIBF 2026 Bawa Potensi Rp19,07 Triliun ke Jateng

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

LCC BERMASALAH - Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalbar yang berujung polemik.
Info

Berani Protes Juri LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ditawari Beasiswa ke Tiongkok

Mei 13, 2026
Saeul dan Thiery, dua sopir bus profesional lulusan JIDS di bawah naungan LPK Hiro Karanganyar, yang saat ini diterima bekerja di perusahaan transportasi umum Jepang, Hiroshima Kotsu.
Info

Saeful dan Thiery Deg-degan, 2 Sopir Bus Profesional Lulusan JIDS Bekerja di Hiroshima Kotsu Jepang

April 18, 2026
Keluarga korban penembakan didampingi kuasa hukumnya, Zainal Petir, memberi pernyataan usai mendengar sidang tuntutan terdakwa Robig Zaenudin di PN Semarang, Selasa (872025). (bae)
Hukum

Robig di Pusaran Narkoba, Petir: Kenapa Seolah Sejak Awal Dilindungi?

April 24, 2026
Walikota Semarang Agustina Wilujeng saat meninjau proyek pembangunan rumah pompa di Petudungan Semarang. Foto: dok/pemkot
Daerah

Banjir Bukan Takdir! Wali Kota Semarang Gaspol Bangun Rumah Pompa Baru di Petudungan

September 5, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemkot Semarang Siapkan Jurus Sikapi SD Negeri Sepi Peminat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?