Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Semua SPPG di Jateng Dicek Kejaksaan, Termasuk yang Dikelola Polri: “Nggak Ada Pilih-Pilih”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Semua SPPG di Jateng Dicek Kejaksaan, Termasuk yang Dikelola Polri: “Nggak Ada Pilih-Pilih”

Program Makan Bergizi Gratis terus berjalan di berbagai daerah. Di Jateng, pelaksanaannya kini ikut dipantau Kejaksaan. Namun jangan buru-buru mengira ada penyelidikan.

T. Budianto
Last updated: Juli 9, 2026 5:35 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Kasi Penkum Kejati Jateng, Arfan Triono. (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng mulai turun mengecek pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah. Semua bakal disasar, tanpa kecuali, termasuk SPPG yang dikelola Polri.

Tetapi Kejati menegaskan, langkah ini belum sampai pemeriksaan hukum, melainkan masih sebatas pengumpulan data dan keterangan di lapangan alias on the spot.

Kasi Penkum Kejati, Arfan Triono bilang, gerak ini merupakan tindak lanjut perintah pimpinan yang dikirim ke seluruh kejaksaan tinggi.  Di Jateng, instruksi itu lalu diteruskan ke kejaksaan negeri agar turun langsung melihat kondisi SPPG di wilayah masing-masing.

“Kami mendapat perintah dari pimpinan untuk melakukan pengumpulan data dan keterangan terkait pelaksanaan SPPG di daerah,” kata Arfan, Kamis (9/7/2026).

Baca juga: 119 SPPG di Jateng Gandeng BUMDes dan Koperasi

Menurut dia, petugas kejaksaan tidak memanggil atau memeriksa pengelola. Mereka datang langsung ke lokasi untuk melihat pelaksanaan program, menghimpun data, sekaligus mencatat kendala yang muncul di lapangan.

“Teman-teman kejaksaan negeri melakukan on the spot, melakukan pengumpulan data dan keterangan sekitar pelaksanaan SPPG, kendala, dan apa yang pernah terjadi di daerah,” ujarnya.

Semua Titik

Arfan juga membantah anggapan bahwa Kejati sedang mengincar SPPG tertentu, termasuk milik institusi tertentu. Ia menegaskan semua titik akan didata, baik yang dikelola Polri maupun pihak lain.

“Yang namanya semua, ya semua. Entah itu Polri ataupun yang bukan. Jadi semua, enggak ada pilih-pilih,” tegasnya. Ia menekankan, proses yang berjalan sekarang masih tahap awal.

Karena jumlah titik SPPG di Jateng cukup banyak, pengumpulan data belum selesai dan butuh waktu sebelum Kejati bisa menarik kesimpulan. “Ini kan baru mulai. Titiknya banyak di Jawa Tengah, jadi memang memerlukan waktu. Nanti seluruh data dari teman-teman kejaksaan negeri akan dihimpun di Kejati,” katanya.

Baca juga: Jateng Jadi “Anak Kesayangan” Pusat Soal Halal

Saat ditanya kemungkinan ada pelanggaran atau penyelewengan, Arfan belum mau berspekulasi. Menurut dia, terlalu dini kalau sekarang sudah bicara soal pelanggaran, karena data dari lapangan masih terus dikumpulkan.

“Kalau menyimpulkan sesuatu kan enggak bisa sampling. Paling enggak sebagian besar data harus terkumpul dulu, baru bisa dilihat sebenarnya apa yang terjadi di SPPG di daerah,” ucapnya.

Mengecek tentu lebih baik daripada sekadar mendengar laporan di atas meja. Namun yang paling penting, hasil pendataan nanti jangan berhenti menjadi setumpuk berkas. Sebab, program sebesar apa pun akan dinilai bukan dari banyaknya inspeksi, melainkan dari seberapa besar manfaatnya benar-benar sampai ke masyarakat. (bae)

You Might Also Like

PDIP Jateng Kebut Konsolidasi Struktur Partai hingga Akar Rumput, Target Menang Pemilu 2029

Setop Jual Hulu Ngaliyan ke Pengembang, Amerta: Akar Masalah Banjir

Pemprov Dukung Satgas Antikekerasan di Ponpes

Mahasiswa Undip Diduga Dikeroyok Teman Kuliah sampai Babak Belur dan Gegar Otak

PSSI Berencana Gelar Mini Turnamen September Tahun Ini

TAGGED:headlinekejati jatengsppg
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Demo di Kejati Jateng, Massa Sentil Blackout PLN hingga Kasus Jampidsus
Next Article Kepala Biro BUMD dan BLUD Setda Provinsi Jawa Tengah, Agus Prasutio. PRPP Hampir Bangkrut, Pemprov Jateng Klaim Kinerja BUMD Secara Keseluruhan Positif

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi markas operator judi online (judol).

Siapa Beking Markas Judol di Rumah Dinas TNI? Denpom Periksa 11 Orang

Anak Berakhlak Mulia Berawal dari Sini, Cek Yuk..

Ilustrasi pemulung mencari sampah yang masih mempunyai nilai ekonomis di tumpukan sampah Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Kebakaran TPA Jatibarang Mereda, Pemkot Siapkan Penataan Ulang

Cari Rezeki Halal Biar Kerja Jadi Berkah, Begini Penjelasannya

LAPOR KPK: Koordinator Forum Advokasi Rakyat (FAR), Eko Haryanto menunjukkan surat laporan ke KPK soal proyek pembangunan Pakuwon Mall Semarang. (ist)

Koordinator FAR Eko Haryanto Laporkan Proyek Pakuwon Mall Semarang ke KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Aipda Robig Zaenudin berjalan dengan membusungkan dada usai menjalani sidang tuntutan di PN Semarang, Selasa (8/7/2025). (bae)
Hukum

Robig Polisi Pembunuh Siswa SMK Kendalikan Peredaran Sabu, Dipindah ke Nusakambangan

April 24, 2026
Ilustrasi Bitcoin atau BTC. JPMorgan menilai, tambang BTC lebih menjanjikan daripada tambang emas.
Ekonomi

Benarkah Bitcoin Lebih Bikin Untung dari Emas? Begini Kata JPMorgan soal BTC

Februari 7, 2026
DAPUR MARHAEN - Warga antusias mendatangi Dapur Marhaen di Kantor DPD PDIP Jateng, Minggu (10/5/2026). Dapur Marhaen digelar di seluruh kantor PDIP di Jawa Tengah pada tanggal 10, setiap bulan. (dul)
Info

Bagi Rakyat Kecil, Dapur Marhaen Bukan Cuma Soal Makan Gratis: Kami Merasa Diperhatikan

Mei 11, 2026
Timnas Indonesia akan memainkan babak akhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan Arab Saudi dan Irak pada 8 dan 11 Oktober 2025. Menang dalam dua laga tersebut, Indonesia lolos Final Piala Dunia 2026
Sepak Bola

Ronde 4: Babak Akhir Indonesia Lolos Piala Dunia 2026

Juli 17, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Semua SPPG di Jateng Dicek Kejaksaan, Termasuk yang Dikelola Polri: “Nggak Ada Pilih-Pilih”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?