Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kasus Absen Fiktif Brebes, Sekda Minta Pengawasan ASN Jangan Andalkan Aplikasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Kasus Absen Fiktif Brebes, Sekda Minta Pengawasan ASN Jangan Andalkan Aplikasi

Kasus dugaan absensi fiktif yang menyeret sembilan guru ASN di Kabupaten Brebes jadi alarm keras bagi birokrasi. Sekda Jateng, Sumarno mengingatkan bahwa teknologi presensi secanggih apa pun tak akan berarti jika integritas pegawainya ikut "offline".

T. Budianto
Last updated: Juli 5, 2026 7:24 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Sekda Jateng, Sumarno. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, MAGELANG– Sekda Jateng, Sumarno angkat bicara terkait penetapan sembilan guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Brebes sebagai tersangka dalam kasus dugaan absensi fiktif.

Menurutnya, Pemprov Jateng menghormati proses hukum yang kini berjalan dan masih menunggu putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap sebelum mengambil langkah dari sisi kepegawaian.

“Aspek hukum itu kan praduga tak bersalah ya, jadi kita tunggu keputusan inkrah dari pengadilan. Tentu saja kita nanti koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Brebes,” kata Sumarno usai mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026).

Baca juga: Absen Fiktif, 3.000 ASN Brebes Siap-Siap Kena Sanksi

Ia menjelaskan, sanksi disiplin bagi ASN yang terbukti melanggar akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku. Proses tersebut akan melalui tim khusus sebelum nantinya diputuskan oleh kepala daerah.

Namun, bagi Sumarno, persoalan ini lebih dari sekadar pelanggaran administrasi. Kasus tersebut menjadi pengingat bahwa integritas adalah modal utama seorang ASN dalam menjalankan amanah pelayanan publik.

Tunjangan ASN

Ia menegaskan, gaji dan tunjangan yang diterima ASN bukan semata-mata karena memiliki Surat Keputusan (SK) atau berhasil mencatatkan kehadiran, tetapi karena menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat.

“Saya sering menyampaikan kepada teman-teman ASN bahwa kita mendapat gaji dan tunjangan itu bukan hanya karena memiliki Surat Keputusan (SK) atau sekadar hadir. Yang lebih penting adalah aktivitas dan amanah yang harus kita jalankan,” tegasnya.

Untuk mencegah kasus serupa terulang, Sumarno meminta sistem pengawasan tidak hanya bergantung pada aplikasi presensi elektronik. Menurutnya, teknologi tetap penting, tetapi harus dibarengi pengawasan berlapis dari atasan langsung agar setiap aktivitas pegawai benar-benar terpantau.

Baca juga: Ribuan ASN Suka Bolos di Brebes Bikin Wamen Turun Tangan Langsung

“Pengawasan tidak bisa hanya mengandalkan aplikasi. Harus ada cross-check dan pengawasan dari atasan. Di Pemprov Jateng itu selalu dilakukan saling mengawasi, sehingga tidak hanya bergantung pada sistem,” ujarnya.

Sebelumnya, Polres Brebes menetapkan sembilan guru ASN sebagai tersangka setelah mengusut dugaan penyalahgunaan sistem presensi elektronik.

Kasus itu terungkap usai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Brebes melaporkan adanya dugaan absensi online ilegal yang terdeteksi pada 29-30 April 2026.

Di era serba digital, sidik jari memang bisa direkayasa, lokasi bisa dimanipulasi, bahkan absensi bisa dipalsukan. Tapi satu hal yang tak bisa dipalsukan adalah integritas. Sebab, pelayanan publik tidak pernah diukur dari siapa yang paling rajin “check in“, melainkan siapa yang benar-benar bekerja. (tebe)

You Might Also Like

Banjir Kanal Barat Meluap setelah Hujan Deras, Permukiman Semarang Terendam

Kata Prabowo Hanya Kurang 0,01 Persen Lagi MBG Jadi Program yang Sempurna

Senggol PDIP soal Sikap Politik, Jazilul PKB: Kami Semua Sedang Berjuang Keras

Surat Penghentian Pendataan SPPG Beredar, Kejati Jateng: “Kami Cek Dulu”

Moge Lepas Kendali, Bocah 10 Tahun Tewas Kesambar

TAGGED:asn pemkab brebesheadlinepemkab brebes
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Lorensius Amanat Sabda Siap Buru Tiket Promosi
Next Article Borobudur Playon Bukan Cuma Kejar Finish, Rp600 Juta Disumbangkan untuk Desa

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Drone Thermal Brimob Bongkar Titik Panas TPA Jatibarang

Pexi Jateng Dukung Indonesia Tuan Rumah Kejuaraan Xiangqi Asia 2028

Jateng Rancang Ekosistem Industri Halal, Investor Luar Daerah Dibidik

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bappeda Jateng) Yusmanto.

Sayung Masuk Prioritas Giant Sea Wall Sepanjang 298 Km

7.990 Atlet Ikuti Porprov Jateng XVII, 2.769 Medali Diperebutkan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Jam Operasional Tempat Hiburan Resmi Disetel Mode Ramadan

Februari 18, 2026
Hukum

Cinta Berujung Tragedi: Dosen Cantik Tewas di Tangan Polisi Muda

November 4, 2025
Pendidikan

Cara SDN Tandang 03 Semarang Rayakan Hari Anak Bikin Siswa Lupa Gadget

Juli 24, 2026
Hukum

Pocong Tlogowungu Minta Maaf, Konten Iseng yang Bikin Sekampung Parno

Mei 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kasus Absen Fiktif Brebes, Sekda Minta Pengawasan ASN Jangan Andalkan Aplikasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?