Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Seribu Mangrove, Seribu Harapan: Rotary Club Semarang Bimasena Satukan Komunitas Jaga Pesisir
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tumbuh

Seribu Mangrove, Seribu Harapan: Rotary Club Semarang Bimasena Satukan Komunitas Jaga Pesisir

Ratusan relawan dari berbagai komunitas turun langsung ke pesisir Tambak Rejo, Semarang Utara untuk menanam 1.000 bibit mangrove sebagai upaya menjaga garis pantai sekaligus membangun kolaborasi lintas organisasi demi masa depan lingkungan yang lebih lestari.

T. Budianto
Last updated: Juli 5, 2026 12:07 am
By T. Budianto
4 Min Read
Share
KOLABORASI HIJAU: Relawan dari Rotary Club of Semarang Bimasena bersama berfoto usai menanam 1.000 bibit mangrove di kawasan Rumah Bambu PokMasWas Manunggal Bahari, Tambak Rejo, Tanjung Mas, Semarang, Sabtu (4/7/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Upaya menjaga kawasan pesisir Semarang terus dilakukan melalui kolaborasi berbagai elemen masyarakat. Rotary Club of Semarang Bimasena kembali menggelar program Jogo Pesisir: Mangroves for Future dengan menanam 1.000 bibit mangrove di kawasan Rumah Bambu PokMasWas Manunggal Bahari, Tambak Rejo, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 100 relawan yang berasal dari berbagai organisasi dan komunitas, di antaranya JCI Chapter Central Java, BMW Car Club Indonesia (CCI) Chapter Semarang, Universitas Semarang (USM), Ikatan Alumni Universitas Ciputra Chapter Jateng, hingga kelompok masyarakat pengawas (PokMasWas) Manunggal Bahari.

Project Coordinator Jogo Pesisir, Mellisa Kristanti mengatakan, keberhasilan menjaga lingkungan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Menurutnya, kolaborasi lintas komunitas menjadi kekuatan utama dalam menciptakan dampak yang lebih luas sekaligus berkelanjutan.

Baca juga: Rotary Semarang dan Musisi Rumanfaat Tanam Pohon di Lereng Ungaran

“Kolaborasi seperti inilah yang memberikan dampak lebih luas dan berkelanjutan, terutama dalam membangun kebersamaan dan menjaga konservasi lingkungan. Hal ini sejalan dengan semangat Rotary tahun ini, yaitu Create Lasting Impact,” ujarnya.

Mellisa menjelaskan, sebagai kota pesisir, Semarang menghadapi berbagai tantangan lingkungan seperti abrasi, rob, hingga dampak perubahan iklim. Karena itu, penanaman mangrove menjadi salah satu solusi alami yang mampu memperkuat perlindungan garis pantai sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

Ia menambahkan, sejak program Jogo Pesisir diluncurkan, Rotary Club of Semarang Bimasena telah berhasil menanam sedikitnya 5.700 bibit mangrove di sejumlah kawasan pesisir Kota Semarang.

Semangat kolaborasi juga disampaikan Local President JCI Chapter Central Java, Randy Wijaya. Ia menilai sinergi antarorganisasi mampu memperluas manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Kami senang JCI dapat berkontribusi dalam penanaman mangrove ini. Dengan semakin banyak mengenal organisasi dan komunitas lain, kita dapat bergerak bersama dan menghasilkan dampak yang lebih luas,” katanya.

Hal senada disampaikan Chairman BMW CCI Chapter Semarang, Lukas Arya Sadana. Menurutnya, komunitas otomotif tidak hanya menjadi wadah bagi para pecinta kendaraan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap lingkungan.

“Melalui kolaborasi dalam penanaman mangrove ini, kami ingin ikut menjaga pesisir Semarang agar tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang,” ujarnya.

Pengalaman Nyata

Keterlibatan mahasiswa juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Presiden Mahasiswa Universitas Semarang, Rifqi Aswin Khoirul Muhtadin, menilai aksi penanaman mangrove memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan sosial sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap isu lingkungan.

Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni Universitas Ciputra Chapter Jateng, Nathania Dewi berharap, gerakan bersama seperti ini dapat terus berkembang sehingga mampu membantu mengurangi abrasi di kawasan pesisir Semarang.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi warisan yang bermanfaat bagi generasi mendatang,” tuturnya.

Baca juga: 1.700 Mangrove Nancep di Tambakrejo, Biar Laut Nggak Terus Makan Daratan

Apresiasi juga datang dari masyarakat setempat. Perwakilan warga Tambak Rejo, Suratno, mengucapkan terima kasih atas kepedulian berbagai komunitas yang telah meluangkan waktu untuk ikut menjaga kawasan pesisir yang selama ini menjadi bagian penting kehidupan masyarakat.

Melalui program Jogo Pesisir: Mangroves for Future, Rotary Club of Semarang Bimasena berharap semakin banyak komunitas, institusi pendidikan, dunia usaha, hingga masyarakat umum yang ikut berpartisipasi dalam gerakan konservasi pesisir.

Semakin banyak tangan yang terlibat, semakin besar pula peluang menjaga pesisir Semarang tetap hijau, tangguh menghadapi perubahan iklim, dan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang. (tebe)

You Might Also Like

Kalah 0-3, PSIS Ngucapin Selamat ke PSS

Makam di Semarang Mulai Full

Kasus Kucing Ditendang di Blora Gagal Damai, Lanjut Sidang!

Mahasiswa Undip Diduga Dikeroyok Teman Kuliah sampai Babak Belur dan Gegar Otak

Pemprov Gandeng Swasta Gencarkan Sumur Resapan

TAGGED:headlinemangroverotary club semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wali Kota Solo Respati Ardi. Sekolah Negeri Lagi Diuji, Respati Ajak Warga Solo Balik Percaya
Next Article Main Pagi Kena Matahari, Mata Anak Bisa Lebih Aman dari Minus

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

ILUSTRASI KEBAKARAN: Petugas pemadam kebakaran Pemkab Jepara berupaya melakukan pemadaman api di pabrik bahan baku tas dan sepatu PT Chengqi Industrial Indonesia di Desa Pringtulis, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah yang terbakar, Sabtu (17/1/2026). (Damkar Jepara)

Rp33,4 Miliar Hangus Jadi Abu, Estimasi Kerugian 447 Kasus Kebakaran di Jateng

POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).

Kelakuan! Dua Oknum Polisi Nyaris Dihajar Massa, Ketahuan Peras Warga Gresik dengan Dalih Judol

ILUSTRASI - Ilustrasi tim SAR gabungan mengevakuasi pendaki gunung di atas ketinggian. (ai)

Tragis! Remaja 16 Tahun Tewas Terjatuh ke Kawah Gunung Slamet

DEKAT DENGAN MASYARAKAT - ICONNET larut dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI bersama masyarakat Ponjong, Gunungkidul. Hal itu menjadi bagian dari upaya PLN Icon Plus untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat Ponjong.

Semarak HUT ke-81 RI, ICONNET Galang Kekuatan dan Kedekatan dengan Masyarakat Ponjong

KOLASE--Kakek Prabowo Subianto, Margono Djojohadikusumo (kiri) dan ulama besar KH Sholeh Darat.

Kakek Prabowo Disandingkan dengan Ulama Besar KH Sholeh Darat, Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

DaerahOlahraga

Fahmi Kampiun Ceqiu 10 Ball Tournament

Januari 2, 2026
Tumbuh

Tanpa Solar, Nggak Berisik: Pompa Rob Demak Kini Ngandelin Matahari

Januari 1, 2026
Unik

Banjir Ganas di Pakistan: Ratusan Nyawa Melayang, 200 Orang Masih Hilang

Agustus 18, 2025
Info

Polda Jateng Selidiki Kematian Calon Taruna Akpol

Juli 31, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Seribu Mangrove, Seribu Harapan: Rotary Club Semarang Bimasena Satukan Komunitas Jaga Pesisir
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?