Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 1.700 Mangrove Nancep di Tambakrejo, Biar Laut Nggak Terus Makan Daratan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

1.700 Mangrove Nancep di Tambakrejo, Biar Laut Nggak Terus Makan Daratan

T. Budianto
Last updated: Juni 1, 2026 2:05 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
TANAM MANGROVE: Sejumlah aktivis Rotary Club of Semarang Bimasena, relawan mahasiswa, dan warga menanam bibit mangrove di kawasan pesisir Kampung Nelayan Tambakrejo, Semarang, Minggu (31/5/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Saat banyak orang sibuk bikin konten soal alam, puluhan mahasiswa dan relawan di Semarang memilih turun langsung ke lumpur, Minggu (31/5/2026).

Ribuan bibit mangrove ditanam di pesisir Tambakrejo. Bukan demi estetik feed media sosial, tapi supaya garis pantai nggak makin terkikis dan laut nggak terus-terusan menang dalam perebutan wilayah dengan daratan.

Gerakan ini digelar lewat kolaborasi Rotary Club of Semarang Bimasena melalui program Jogo Pesisir bersama Bidang Lingkungan Hidup BEM Universitas Diponegoro dalam kegiatan bertajuk Aksi Dipo Peduli Lingkungan Edisi Dipo Bahari.

Sekitar 80 mahasiswa relawan dan 30 panitia turun langsung ke kawasan Kampung Nelayan Tambakrejo. Mereka bergabung dengan warga, rotarian, perwakilan Dinas Perikanan Kota Semarang, hingga Pertamina Patra Niaga Semarang untuk menanam total 1.700 bibit mangrove.

Bibit yang ditanam terdiri dari jenis Rhizophora mucronata dan Rhizophora apiculata. Jenis ini dikenal cukup tangguh menjaga kawasan pesisir dari abrasi sekaligus menjadi rumah bagi berbagai biota laut.

Baca juga: Rotary Semarang dan Musisi Rumanfaat Tanam Pohon di Lereng Ungaran

Bibit tersebut berasal dari berbagai pihak. Sebanyak 1.000 bibit disumbangkan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Pemali Jratun, 500 bibit dari Dinas Perikanan Kota Semarang, 200 bibit dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang, serta dukungan dari Rotary Club of Semarang Bimasena.

Ketua Pelaksana Aksi Dipo Peduli Lingkungan, Husain Arfajja, menyebut penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan simbolis yang selesai setelah foto bersama.

“Penanaman mangrove ini bukan hanya simbol kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga komitmen bersama untuk menjaga dan memulihkan ekosistem pesisir. Kami berharap kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah, dan berbagai mitra dapat terus berlanjut dan memberikan dampak berkelanjutan,” katanya.

Perubahan Iklim

Presiden Rotary Club of Semarang Bimasena, Linggayani Soentoro, menambahkan bahwa menjaga pesisir bukan pekerjaan eksklusif warga pantai saja. Menurutnya, perubahan iklim adalah urusan semua orang sehingga menjaga lingkungan juga menjadi tanggung jawab bersama.

Apresiasi juga datang dari Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kota Semarang, Indah Kurniasih W. Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa, komunitas, pemerintah, dan sektor swasta menjadi modal penting untuk menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir Kota Semarang.

Selain menanam, peserta juga mendapatkan edukasi tentang pentingnya mangrove bagi lingkungan. Mulai dari fungsi menahan abrasi, menyerap karbon, hingga membantu masyarakat pesisir lebih siap menghadapi dampak perubahan iklim.

Menariknya, kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni penanaman. Tim pelaksana bersama para mitra berencana melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan bibit yang ditanam benar-benar tumbuh dan memberikan manfaat bagi kawasan pesisir.

Baca juga: Mahasiswa Turun Pantai, Mangrove Diselamatkan Warga Ikut Bergerak

Gerakan ini merupakan bagian dari program besar Jogo Pesisir yang menargetkan penanaman 10.000 mangrove di kawasan Tambakrejo. Sebelumnya, sebanyak 3.000 bibit telah ditanam pada 24 Mei 2026. Dengan tambahan 1.700 bibit kali ini, total sudah 4.700 mangrove berdiri di pesisir Semarang.

Karena pada akhirnya, abrasi tidak pernah peduli siapa yang sedang berkuasa, siapa yang sedang viral, atau siapa yang paling ramai berdebat di kolom komentar. Sementara manusia sibuk berargumen, ombak tetap datang setiap hari. Untungnya, kali ini ada 1.700 mangrove baru yang siap berdiri di barisan depan. (tebe)

You Might Also Like

71 Kopdes Merah Putih di Boyolali Dapat “Senjata Baru”: Pikap 4×4 Buat Gas Ekonomi Desa

Kecelakaan Maut Rombongan Guru di Tol Ungaran, Kepala SMA Marsudirini Tewas

KNKT Minta Jalur Alternatif Agar Truk Industri Tak Lewat Silayur, Gimana Progresnya?

Pantai Tirang Nggak Cuma Jual Sunset, Tapi Bikin Dapur Warga Ngebul

Jutaan Sampah di Jateng Bisa Diolah, M Saleh: Kalau Serius Bisa Jadi Sumber Listrik

TAGGED:bem undipdinas perikanan kota semarangheadlinepemkot semarangrotary club semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SEKJEN PDIP - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (ist) Hari Lahir Pancasila, Sekjen PDIP Tegaskan Pentingnya Kritik untuk Demokrasi Sehat
Next Article Kader PDIP Diajak Ingat Siapa yang Harus Diperjuangkan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

UAH Ingatkan Jangan Tunggu Tua untuk Bertaubat

Gus Baha Pernah Tak Punya Uang, Ini Doanya, Bisa Ditiru

LANTIK PEJABAT: Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyalami Wakapolda baru, Brigjen Pol Andi Herindra Rahmawan dalam acara sertijab di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis (15/10/2026). (ist)

Kapolda Baru Rombak Pejabat Polda Jateng dan Sejumlah Kapolres, Simak Daftarnya

SIDANG KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (kemeja biru) menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (15/10/2026). (bae)

Pencabutan Hak Politik Fadia Arafiq Harga Mati, KPK Tak Mau Negosiasi

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, saat ditemui di Gedung DPRD Jateng, Kamis (15/10/2026). (dul)

Kapolda Jateng Respons Kabar OTT KPK Tangkap Bupati Klaten

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Mbak Ita (kerudung pink) konsultasi sama penasihat hukumnya untuk menyikapi putusan hakim, Rabu (27/8/2025). (bae)
Hukum

Hot News! Mbak Ita Semarang Dihukum 5 Tahun Penjara, Plus Didenda Rp 300 Juta

Agustus 27, 2025
Menko PMK yang juga Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
Info

Cak Imin Minta Tradisi Santri Nguli di Pesantren Dikaji: Gak Boleh Bangun Gedung Tanpa Izin

Oktober 7, 2025
Nasional

Tunjangan Profesi Guru Enggak Dirapel Lagi, Mau Turun Bulanan, Asik Nih…

Desember 5, 2025
Ilustrasi mobil penumpang tertemper kereta. (wahyu/grafis)
Info

Kronologi Lengkap Kecelakaan Kereta di Bekasi: Libatkan 3 KA, Berawal dari Taksi Mogok

April 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 1.700 Mangrove Nancep di Tambakrejo, Biar Laut Nggak Terus Makan Daratan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?