Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Semarang Open 2026 Jadi Arena Latihan Mental
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Olahraga

Semarang Open 2026 Jadi Arena Latihan Mental

Menang memang menyenangkan, tapi berani berdiri di garis start ternyata jauh lebih penting. Pesan itulah yang disampaikan Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, saat membuka Kejuaraan Sepatu Roda Nasional Semarang Open 2026.

T. Budianto
Last updated: Juli 4, 2026 5:08 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SAPA PESERTA: Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminudding menyapa sejumlah peserta Kejuaraan Sepatu Roda Nasional Semarang Open 2026, Jumat, (4/7/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Ratusan atlet muda dari berbagai daerah memadati Sirkuit Sepatu Roda Jatidiri dalam ajang Kejuaraan Sepatu Roda Nasional Semarang Open by Bara Skating Klub 2026, Jumat (3/7/2026).

Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin yang membuka langsung kejuaraan tersebut menegaskan bahwa setiap kompetisi memiliki makna lebih besar daripada sekadar menentukan siapa yang menjadi juara.

Menurutnya, keberanian seorang atlet untuk melangkah ke lintasan sudah menjadi kemenangan pertama yang layak diapresiasi.

“Kompetisi ini bukan soal siapa yang berdiri di podium. Anak-anak yang berani masuk lintasan hari ini sudah menjadi pemenang karena mampu mengalahkan dirinya sendiri dan memiliki keberanian untuk berkompetisi,” ujar Iswar.

Baca juga: 800 Atlet Padel Serbu Semarang, Rekor Nasional Auto Pecah!

Ia menilai tantangan yang akan dihadapi generasi muda di masa depan jauh lebih kompleks. Karena itu, mental yang kuat perlu dibangun sejak usia dini melalui berbagai pengalaman, termasuk mengikuti kompetisi olahraga.

Bagi Iswar, setiap pertandingan adalah ruang belajar yang tidak bisa digantikan oleh teori. Menang memang membanggakan, tetapi belajar menerima kekalahan, menghadapi tekanan, lalu bangkit kembali justru menjadi proses yang membentuk karakter.

Tukar Pengalaman

Selain menjadi ajang mengasah kemampuan, Semarang Open juga menjadi wadah mempertemukan atlet-atlet muda dari berbagai provinsi. Iswar mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas pertemanan, bertukar pengalaman, dan saling belajar.

“Gunakan kesempatan ini untuk saling mengenal dan bertukar pengalaman. Jadikan setiap pertandingan sebagai proses belajar. Semoga selama berada di Kota Semarang, adik-adik membawa pulang pengalaman yang menyenangkan,” tuturnya.

Tak hanya berdampak bagi dunia olahraga, penyelenggaraan kejuaraan nasional ini juga memberi efek ekonomi bagi Kota Semarang. Kehadiran atlet, pelatih, ofisial, hingga keluarga peserta ikut menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, dan berbagai usaha masyarakat.

Baca juga: KONI Semarang Gaspol, Siap Jadi Tuan Rumah Kece!

Pemkot Semarang pun mengapresiasi Bara Skating Klub yang konsisten menggelar Semarang Open sebagai wadah pembinaan atlet usia dini. Iswar berharap kejuaraan tersebut terus melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus memperkuat posisi Kota Semarang sebagai salah satu tuan rumah berbagai event olahraga nasional.

“Tidak semua atlet membawa pulang medali, tetapi setiap peserta membawa pulang pengalaman. Teruslah berlatih, jaga sportivitas, dan jangan pernah berhenti mengembangkan kemampuan,” pungkasnya.

Di era yang sering mengukur sukses dari jumlah piala, Semarang Open mengingatkan satu hal sederhana: medali memang bisa dipajang di lemari, tapi mental juara justru dibawa seumur hidup. (tebe)

You Might Also Like

Bangun Perumahan Hijau, Pemprov Gandeng Swasta

KPK Bedah Pengakuan Delapan Camat soal Ratusan Jabatan Kosong

Mahasiswa Jangan Cuma Rapat: Taj Yasin Ajak Turun Tangan Beresin Masalah Sosial

Gratis, Pelajar SMP Semarang Bisa Adu Skill Free Fire di K-RUSH

Mahesa Jenar Takluk di Kandang

TAGGED:bara skating clubheadlinepemkot semarangsepatu rodawakil wali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article MENGHINDARI WAWANCARA - Menteri Keuangan (Meneku)Purbaya Yudhi Sadewa, diadang mahasiswa setelah mengisi kuliah umum di Undip, Jum'at (3/7/2026). Pihak penyelenggara menyebut dilarang meliput dan mewawancarai Purbaya. (dul) Purbaya Bilang Anggaran MBG akan Dipangkas hingga Kurang dari Rp200 Triliun, Beneran Pak?
Next Article Widodo Siapkan Mahesa Jenar Hadapi Persebaya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Lapas Purwodadi Sosialisasi Pembebasan dan Cuti Bersyarat

Hati Lagi Berat? Coba 7 Cara Ini

Kerja Terasa Hambar? Ini Penyebab dan Solusinya

Data 38 Ribu Pegawai FBI Diklaim Dicuri Hacker

Mau Ngonten TikTok? 5 HP Ini Bisa Diandalkan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

DPU vs Sampah: Duel di Tengah Hujan

Oktober 29, 2025
Jaksa melintas di lobi kantor Kejati Jateng. (bae)
Hukum

Polda Jateng Larang Pengelola SPPG Polri Hadiri Panggilan Kejaksaan, Kejati: Ya Monggo, tapi . . .

Juli 10, 2026
Info

Dari Posyandu ke Amerika: Cerita Perempuan Semarang yang Bikin Dunia Noleh

April 21, 2026
Info

Pemkot Siapkan Huntara di Rowosari, Warga Jangli Keberatan

April 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Semarang Open 2026 Jadi Arena Latihan Mental
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?