Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Serikat Pekerja Kampus Minta MK Lindungi Dana Pendidikan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Serikat Pekerja Kampus Minta MK Lindungi Dana Pendidikan

Perdebatan soal pendanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum mereda. Kini giliran Serikat Pekerja Kampus (SPK) ikut menyuarakan sikapnya dengan menyerahkan amicus curiae atau "sahabat pengadilan" kepada Mahkamah Konstitusi.

T. Budianto
Last updated: Juni 17, 2026 5:08 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
AMICUS CURIAE: Perwakilan Serikat Pekerja Kampus (SPK) di Gedung Mahkamah Konstitusi, Senin (15/6/2026). Mereka berencana menyerahkan dokumen amicus curiae kepada Mahkamah Konstitusi. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA– Serikat Pekerja Kampus (SPK) resmi menyerahkan dokumen amicus curiae kepada Mahkamah Konstitusi dalam perkara uji materi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN 2026, Senin (15/6/2026).

Dokumen tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap permohonan judicial review yang diajukan Koalisi Selamatkan Pendidikan Indonesia (KOSPI) dalam perkara Nomor 55/PUU-XXIV/2026 mengenai penggunaan anggaran pendidikan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Amicus curiae atau “sahabat pengadilan” merupakan pandangan hukum yang disampaikan pihak ketiga, seperti akademisi, organisasi, atau pakar, yang tidak menjadi pihak dalam perkara.

Tujuannya memberikan perspektif tambahan agar majelis hakim memperoleh gambaran yang lebih komprehensif sebelum menjatuhkan putusan.

Baca juga: Libur Sekolah Jadi Momen Beberes, MBG Rehat Sementara Dulu

“Kami mengajukan amicus curiae demi tegaknya konstitusi dan terjaminnya hak atas pendidikan serta kesejahteraan para pendidik di Indonesia,” kata perwakilan Serikat Pekerja Kampus, Rizma Afian Azhiim.

SPK juga menyatakan mendukung permohonan uji materi yang diajukan KOSPI terhadap Pasal 22 ayat (3) beserta penjelasannya dalam UU APBN 2026 yang mengatur alokasi anggaran pendidikan.

Dalam dokumen tersebut, SPK berpandangan bahwa memasukkan Program Makan Bergizi Gratis ke dalam komponen wajib alokasi minimal 20 persen anggaran pendidikan sebagaimana diamanatkan konstitusi merupakan langkah yang tidak tepat.

Substansi Program

Menurut SPK, secara substansi MBG lebih dekat dengan program kesejahteraan sosial dan kesehatan masyarakat dibanding fungsi utama anggaran pendidikan.

Organisasi tersebut juga menyoroti alokasi anggaran sekitar Rp223,55 triliun untuk Badan Gizi Nasional yang disebut berasal dari komponen anggaran pendidikan.

Dalam pandangan SPK, kebijakan itu dinilai menggeser tujuan utama mandatory spending pendidikan yang seharusnya difokuskan pada peningkatan mutu pembelajaran, penyediaan sarana pendidikan, serta peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.

Baca juga: Dapur MBG Kebanyakan, Anggaran Bakal Dikurangi

Karena itu, SPK berharap Mahkamah Konstitusi mempertimbangkan argumentasi yang mereka sampaikan sebagai bagian dari proses pemeriksaan perkara sebelum menjatuhkan putusan akhir.

Sidang uji materi mengenai penggunaan anggaran pendidikan untuk MBG sendiri masih terus bergulir di Mahkamah Konstitusi dan hingga kini belum ada putusan yang berkekuatan hukum tetap.

Di ruang sidang Mahkamah Konstitusi, yang sedang diperdebatkan bukan sekadar angka dalam APBN. Yang dipersoalkan adalah soal arah prioritas negara. Sebab ketika satu rupiah dipindahkan dari satu pos ke pos lain, yang ikut berpindah bukan hanya anggaran, tetapi juga harapan banyak orang. (tebe)

You Might Also Like

Lagi-lagi Keracunan MBG! 752 Siswa dan 25 Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal

Tol Trans Jawa Mulai Satu Arah: One Way Lokal KM 70-263 Resmi Jalan

Kampus se-Jateng Diajak Perkuat Kolaborasi

Aksi Demonstrasi Gen Z Hancurkan Cengkraman Partai Penguasa di Serbia

Keracunan MBG, Prabowo Sebut Masalah Besar: Jangan Sampai Dipolitisasi

TAGGED:amicus curiaedana pendidikanheadlinemahkamah konstitusiMBGspk
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TVRI Ingatkan Nobar Jangan Nekat Pakai Logo FIFA dan Sponsor
Next Article Sidang MK Memanas, MBG Disebut Geser Prioritas Pendidikan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Raffi Ahmad dan Willie Salim berfoto bersama di sela menghadiri acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Rabu, 29 Oktober 2026.

Raffi Ahmad Kena Cancel Culture, Musisi hingga UMKM Ramai-ramai Boikot RANS Carnival

Kuliner legendaris Ayam Goreng Suharti.

Sejarah Kuliner Ayam Goreng Suharti: Dipisahkan Perceraian, Disatukan Keturunan

RUMAH MAKAN: Rumah makan legendaris Ayam Goreng Suharti di Krapyak, Kota Semarang. (ist)

Kabar Duka, Pendiri Ayam Goreng Suharti Meninggal Dunia pada Usia 86 Tahun

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jawa Tengah, Nadi Santoso, saat ditemui di kantornya, Kamis (29/10/2026). (dul)

Perangkat Desa Harus Mengundurkan Diri setelah Ditetapkan sebagai Calon Kades

ILUSTRASI: Kereta api sedang melaju di wilayah Daop 4 Semarang. (ist)

Cara Batalkan Tiket Kereta Api via Aplikasi Tanpa Harus ke Stasium

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

Usai Pembukaan MTQ, Simpang Lima Langsung Dibersihkan

September 13, 2026
Cap tangan tolerasi oleh 125 anak usia dini dari berbagai latar belakang keyakinan di Temanggung yang mengikuti kegiatan safarai toleransi, Rabu (4/3/2026).
Info

Safari Tunas Toleransi: Senangnya 125 Bocah PAUD Temanggung saat Keliling Rumah Ibadah

Maret 5, 2026
Daerah

Kota Semarang “Nabung” Sejuta Liter Air Hadapi Kemarau Panjang

April 9, 2026
Direktur Utama Bank Pasar Kota Semarang, Novi Anton, saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (10/3/2026). (bae)
Hukum

Biang Ruwet Nih! Oknum Pegawai Bank Pasar Semarang Minta Fee ke Nasabah

Maret 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Serikat Pekerja Kampus Minta MK Lindungi Dana Pendidikan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?