Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Luthfi Minta Ulama Jadi Pendingin Suasana
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Luthfi Minta Ulama Jadi Pendingin Suasana

Di tengah banjir informasi yang datang tanpa rem dari media sosial dan grup percakapan, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi punya resep agar suasana tetap adem.

T. Budianto
Last updated: Juni 11, 2026 11:18 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
MUSDA MUI: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi saat menghadiri Musda XI MUI Jateng 2026 di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengambil peran lebih besar sebagai penyejuk suasana di tengah derasnya arus informasi yang kerap memunculkan hoaks, ujaran kebencian, hingga polarisasi di masyarakat.

Pesan itu disampaikan saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI MUI Provinsi Jawa Tengah 2026 di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Menurut Luthfi, posisi ulama dan MUI saat ini tidak hanya penting dalam urusan keagamaan, tetapi juga menjaga ketenangan sosial di tengah masyarakat yang setiap hari dibombardir berbagai informasi dari dunia digital.

Ia bahkan mengibaratkan MUI layaknya radiator pada kendaraan yang berfungsi mendinginkan mesin saat suhu mulai panas. “Masyarakat akan adem apabila ada ulama datang dalam rangka memberikan pembinaan,” kata Luthfi.

Baca juga: MUI Jateng: Jangan Sampai Ramadan Jadi Ajang Adu Argumen

Mantan Kapolda Jateng itu menilai, tantangan yang dihadapi pemerintah saat ini semakin kompleks. Mulai dari tekanan ekonomi, dinamika geopolitik global, hingga upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat membutuhkan kerja bersama banyak pihak.

Karena itu, menurutnya, pemerintah tidak bisa berjalan sendirian. “Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri seperti Superman. Kita membutuhkan super team,” ujarnya.

Luthfi juga mengajak pengurus baru MUI Jateng untuk membangun komunikasi yang lebih intens dengan pemerintah daerah. Bahkan, ia membuka pintu selebar-lebarnya agar kantor gubernur bisa menjadi ruang bersama untuk berdiskusi dan mencari solusi atas berbagai persoalan umat maupun masyarakat.

“Saya ingin nanti pengurus yang baru menjadikan kantor gubernur sebagai kantor bersama,” katanya. Menurut Luthfi, suasana daerah yang aman dan kondusif merupakan modal penting bagi pembangunan.

Tren Positif

Ia menyebut sejumlah indikator pembangunan Jateng menunjukkan tren positif, di antaranya pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,89 persen serta angka kemiskinan yang turun dari 9,88 persen menjadi 9,39 persen.

Baginya, capaian tersebut bukan hasil kerja pemerintah semata, melainkan buah kolaborasi berbagai elemen, mulai dari Forkopimda, organisasi masyarakat, tokoh agama hingga masyarakat luas.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum MUI Pusat, Marsudi Syuhud menegaskan, MUI selama ini menjadi rumah besar bagi beragam organisasi Islam di Indonesia.

Di bawah payung MUI, berbagai organisasi seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Al-Irsyad, Al-Washliyah dan organisasi lainnya dapat duduk bersama meski memiliki perbedaan pandangan maupun praktik keagamaan.

Baca juga: MUI Haramkan Aksi Viral Dai Elham, Etika Publik Disorot Lagi

“MUI hadir untuk menyatukan umat, bersama-sama dengan pemerintah, baik di pusat maupun di daerah,” ujarnya. Menurut Marsudi, perbedaan dalam organisasi maupun cara beribadah merupakan sesuatu yang wajar. Yang terpenting adalah bagaimana perbedaan itu tetap dikelola dalam ruang dialog sehingga tidak berkembang menjadi konflik yang memecah masyarakat.

Musda XI MUI Jawa Tengah sendiri mengusung tema “Menjaga Moralitas Beragama, Bermasyarakat, dan Bernegara”. Selain menjadi ajang konsolidasi organisasi, forum tersebut juga membahas program kerja serta penyusunan kepengurusan MUI Jawa Tengah periode 2026-2031.

Di zaman ketika satu pesan berantai bisa lebih cepat menyebar daripada klarifikasinya, rupanya yang dibutuhkan bukan cuma jaringan internet yang kuat, tapi juga “jaringan pendingin” di tengah masyarakat. Sebab kadang yang bikin panas bukan cuaca kemarau, melainkan notifikasi yang datang tanpa verifikasi. (tebe)

You Might Also Like

Truk TNI Nyalip, Nyawa Pemuda Bali Melayang

Potensi Menggiurkan Usaha Ternak Sapi hingga Ayam Pedaging di Jateng

Erick Thohir: Liga Indonesia Makin Serius, Perekrutan Eks J-League Jadi Bukti Nyata

Prabowo Klaim Pemimpin Dunia Ingin Belajar MBG ke Indonesia, Faktanya TNI AD Belajar MBG ke Singapura

Rudy Bilang Kabar Gelap Menutup Cerah Kaltim

TAGGED:headlinemedsosmui jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BST Terjepit Saat BBM Makin Bikin Dompet Menjerit
Next Article Hafal Alquran Dapat Bonus Rp1 Juta

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang. (ist)

Kantin Sekolah Masuk Panggung, Dapur MBG Siap Berbagi Peran

Dapur MBG Jangan Asal Jalan, Gerindra Pasang Alarm Kualitas

Ilustrasi BPJS Kesehatan.

Kelas BPJS Bakal Berganti, Soal Layanan Jadi Perbincangan Baru

Bensin Campur Bioetanol Segera Jalan, Mobil Perlu Khawatir Nggak?

Hafal Alquran Dapat Bonus Rp1 Juta

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Wagub Jihan Minta Orang Tua Melek Digital

Januari 26, 2026
Buruh melintas di depan pabrik Sritex, saat pabrik tekstil tersebut masih beroperasi. Kini, ribuan buruh menunggu pesangon.
Hukum

Pesangon Masih Mimpi? Lelang Aset Sritex Jadi Penentu Nasib Ribuan Eks Karyawan

Januari 31, 2026
Ilustrasi energi baru terbarukan (ebt) pembangkit listrik tenaga angin dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). (narakita/grafis/tera)
Sirkular

EBT Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Global 21 Persen pada 2060, Ini Syaratnya

Juli 6, 2025
Sepak Bola

Dari Warung Kerupuk ke Lapangan Eropa: 8 Bocah KKS Buktikan Mimpi Nggak Kenal Status

Oktober 8, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Luthfi Minta Ulama Jadi Pendingin Suasana
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?