Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: MUI Haramkan Aksi Viral Dai Elham, Etika Publik Disorot Lagi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Viral

MUI Haramkan Aksi Viral Dai Elham, Etika Publik Disorot Lagi

Meski begitu, MUI Jawa Timur nggak akan ngeluarin teguran resmi. Alasannya, karena Gus Elham sudah minta maaf secara terbuka. Menurut Hasan, permintaan maaf itu sudah cukup sebagai bentuk pertanggungjawaban moral.

Nugroho P.
Last updated: November 14, 2025 10:43 am
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Elham Yahya Luqman
SHARE

BACAAJA, SURABAYA – Majelis Ulama Indonesia menyoroti tindakan Elham Yahya Luqman atau Gus Elham yang sempat viral karena mencium anak-anak perempuan saat acara keagamaan. MUI menegaskan bahwa tindakan itu haram dan nggak pantes dilakukan seorang pendakwah, apalagi di depan umum.

KH Hasan Ubaidillah dari MUI Jawa Timur bilang kalau tindakan itu sudah lewat batas wajar. Ia ngasih contoh kalau Rasulullah pun menunjukkan kasih sayang ke cucu-cucunya dengan cara yang lembut dan sopan, bukan lewat cara yang menimbulkan salah paham.

Hasan menjelaskan, mencium anak perempuan yang sudah masuk usia tamyiz itu dilarang dalam Islam, apalagi kalau bukan mahram. Usia tamyiz di sini maksudnya anak yang sudah bisa ngerti mana yang pantas dan mana yang nggak.

Ia juga memahami kenapa masyarakat merasa nggak nyaman. Menurutnya, reaksi publik adalah bentuk kontrol sosial karena masyarakat punya standar etika yang harus dijaga, terlebih oleh tokoh agama yang diharapkan memberi contoh.

Selain soal syariat, Hasan menilai tindakan itu juga nggak pantas secara etika publik. Apalagi dilakukan dalam kegiatan keagamaan yang mestinya jadi ruang belajar dan keteladanan.

Meski begitu, MUI Jawa Timur nggak akan ngeluarin teguran resmi. Alasannya, karena Gus Elham sudah minta maaf secara terbuka. Menurut Hasan, permintaan maaf itu sudah cukup sebagai bentuk pertanggungjawaban moral.

Ia berharap kejadian ini bisa jadi pengingat untuk para dai agar lebih hati-hati saat berdakwah. Katanya, penyampaian dakwah harus menyejukkan, sopan, dan tetap dalam koridor syariat supaya nggak memicu kegaduhan yang sama.

Sebelumnya, Gus Elham sudah menyampaikan permintaan maaf atas tindakannya yang viral. Ia mengakui kekhilafannya dan berjanji bakal memperbaiki cara berdakwahnya ke depan supaya lebih sesuai dengan nilai-nilai agama dan budaya yang dijunjung masyarakat. (*)

You Might Also Like

Isu Sabotase Kebakaran Terra Drone Makin Liar, Polisi Angkat Suara

Pesawat Raksasa Rusia Mendarat di Ahmad Yani, Ini Penjelasan Imigrasi Semarang

Sudah Disiarkan Wafat, Kakek di Demak Bangun Pas Dimandikan, Eh Meninggal Lagi

Bisnis Baru, Titip Nyekar Online Jadi Tren, Jasa Ini Bikin Haru

HP Bocah Ikut Kebobolan, Judol Kini Masuk Sampai Ruang Keluarga

TAGGED:Elham Yahya Luqmangus elhamMUI jawa timurviral gus elham
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Cerita Judheg Singgah, Film Ngapak Akhirnya Masuk Panggung Festival
Next Article POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi). Polisi Lagi Polisi Lagi, Viral 26 Detik, Senior Pukul Siswa SPN Tanpa Ampun

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SINDIR PEMERINTAH--Warga Kandri saat upacata HUT RI cosplay mengkritik ucapan Prabowo soal pengupas bawang. (bae)

Warga Kandri Cosplay Jadi Juragan Bawang saat HUT RI, Sindir Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu

BANGUNAN ROBOH - Sebuah bangunan di NTT roboh setelah diguncang gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026).

Update Gempa NTT: BNPB Nyatakan Korban Tewas Bertambah Jadi 68 Jiwa

UPACARA UNIK--Emak-emak Kampung Gang Presiden, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, mengenakan kostum daur ulang sampah plastik saat menggelar upacara bendera HUT Kemerderkaan ke-81 Republik Indonesia (RI), Senin (17/8/2026). (ist)

Bukan Upacara Biasa! Emak-emak Gang Presiden Puntan Pakai Kostum Daur Ulang Sampah

Bidan Ngada Berjuang Terangi Persalinan Pakai HP

Kenapa Perempuan Lebih Rentan Cedera ACL?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras datangi rumah penjual es gabus, Suderajat alias Ajat, ngasih motor dan modal. Ajat viral setelah dianiaya aparat yang menudingnya menjual pangan berbahaya.
Viral

Setelah Viral Ngaku Dianiaya Aparat, Ajat si Penjual Es Gabus Didatangi Polisi dan Dikasih Motor

Januari 28, 2026
Viral

Langit Jogja Bikin Heboh, Cahaya Oranye Ternyata Belum Tentu Meteor

Juni 12, 2026
Aksi dr Erli Meichory Viorika di pesawat Citilink viral usai selamatkan balita kejang. (AI)
Viral

Viral! Detik-detik Dokter Selamatkan Nyawa Balita di Pesawat, IDAI Sampaikan Ini

Februari 3, 2026
Viral

Kecelakaan Maut di Cilacap, Empat Nyawa Melayang

Desember 14, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: MUI Haramkan Aksi Viral Dai Elham, Etika Publik Disorot Lagi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?