Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Setor 26 Nama Sekaligus, Kasus MBG Makin Bikin Geger
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Setor 26 Nama Sekaligus, Kasus MBG Makin Bikin Geger

Melalui tim kuasa hukumnya, Sonny disebut telah memberikan daftar berisi 26 nama kepada penyidik. Daftar itu bahkan sudah masuk dalam berita acara pemeriksaan atau BAP yang dibuat selama proses pemeriksaan berlangsung.

Nugroho P.
Last updated: Juni 10, 2026 10:17 pm
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
Eks Wakil Ketua BGN Sonny Sonjaya.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Babak baru kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali memantik perhatian publik. Kali ini, sorotan datang dari langkah eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sonny Sonjaya, yang disebut telah menyerahkan puluhan nama kepada penyidik Kejaksaan Agung.

Langkah tersebut langsung memunculkan banyak pertanyaan. Pasalnya, nama-nama yang diserahkan itu diduga memiliki keterkaitan dengan perkara yang kini sedang diusut aparat penegak hukum.

Melalui tim kuasa hukumnya, Sonny disebut telah memberikan daftar berisi 26 nama kepada penyidik. Daftar itu bahkan sudah masuk dalam berita acara pemeriksaan atau BAP yang dibuat selama proses pemeriksaan berlangsung.

Menurut kuasa hukum Sonny, Krisna Murti, penyebutan nama-nama tersebut bukan sekadar informasi tambahan, melainkan bagian dari upaya kliennya membuka lebih jauh perkara yang sedang berjalan.

Krisna menjelaskan bahwa nama-nama itu muncul karena memiliki riwayat komunikasi dengan Sonny melalui telepon seluler yang kini berada dalam penguasaan penyidik.

Karena itu, pihaknya berharap seluruh data komunikasi yang tersimpan dalam perangkat tersebut dapat diperiksa secara menyeluruh.

Menurutnya, berbagai percakapan yang ada di dalam ponsel tersebut dapat menjadi petunjuk penting dalam mengurai rangkaian peristiwa yang sedang diselidiki.

Meski telah mengungkap jumlah nama yang diserahkan, pihak Sonny belum bersedia membeberkan identitas mereka kepada publik.

Krisna menegaskan bahwa soal siapa saja yang masuk dalam daftar itu nantinya akan dijelaskan melalui mekanisme hukum yang sedang berjalan.

Pernyataan tersebut membuat spekulasi bermunculan karena jumlah nama yang disebut tidak sedikit dan berasal dari berbagai latar belakang.

Yang menarik, kuasa hukum Sonny mengklaim daftar tersebut mencakup figur dari unsur eksekutif, legislatif, hingga yudikatif.

Klaim itu membuat perhatian terhadap kasus MBG semakin besar karena membuka kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas dari dugaan sebelumnya.

Di tengah perkembangan tersebut, Sonny juga mengambil langkah lain yang cukup menyita perhatian.

Mantan pejabat BGN itu secara resmi mengajukan diri sebagai justice collaborator atau JC dalam perkara yang menjeratnya.

Permohonan tersebut disebut telah disampaikan langsung kepada penyidik saat pemeriksaan berlangsung.

Krisna mengatakan pengajuan status justice collaborator juga sudah dituangkan dalam berita acara pemeriksaan.

Selain itu, pihaknya berencana menyampaikan surat resmi kepada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus terkait permohonan tersebut.

Dalam sistem hukum pidana, justice collaborator merupakan pelaku yang bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk membantu mengungkap perkara yang lebih besar.

Biasanya, status tersebut diberikan kepada pihak yang bersedia memberikan informasi penting guna mengungkap keterlibatan pihak lain dalam suatu tindak pidana.

Menurut kuasa hukum Sonny, kliennya merasa selama ini ditempatkan sebagai sosok yang dianggap paling bertanggung jawab dalam perkara tersebut.

Padahal, kata Krisna, Sonny memiliki pandangan berbeda mengenai posisi dan perannya dalam dugaan kasus korupsi MBG.

Ia mengklaim kliennya bukan pihak utama yang merancang ataupun mengendalikan dugaan praktik jual beli Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG.

Bahkan, menurut pengakuan yang disampaikan melalui kuasa hukumnya, Sonny merasa berada dalam tekanan dari sosok tertentu yang memiliki pengaruh besar.

Meski demikian, pihaknya belum mengungkap secara rinci siapa sosok yang dimaksud dan memilih menyerahkannya kepada proses persidangan.

Sementara itu, Kejaksaan Agung sebelumnya telah menetapkan Sonny sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola program MBG.

Ia tidak sendirian. Dalam kasus yang sama, penyidik juga menetapkan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana serta mantan Wakil Kepala BGN Loedwijk Pusung sebagai tersangka.

Penyidik menduga ketiganya melakukan perbuatan melawan hukum dalam sejumlah proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan BGN.

Beberapa pengadaan yang menjadi sorotan antara lain motor listrik, tablet, televisi ukuran besar, hingga pengadaan sepatu dalam jumlah puluhan ribu unit.

Penyidik menduga terdapat pengaturan dalam proses pengadaan yang menyebabkan harga barang menjadi lebih tinggi dari nilai yang semestinya.

Selain itu, kasus ini juga menyentuh pengelolaan SPPG yang menjadi salah satu ujung tombak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Kejaksaan menduga terdapat yayasan tertentu yang memperoleh keuntungan besar karena memiliki keterkaitan dengan pihak-pihak yang memiliki pengaruh dalam pengelolaan program tersebut.

Saat ini penyidikan masih terus berjalan, sementara nilai pasti kerugian negara masih dalam proses perhitungan. Di tengah proses itu, langkah Sonny menyerahkan 26 nama dan mengajukan diri sebagai justice collaborator berpotensi menjadi babak penting yang dapat membuka fakta-fakta baru dalam perkara dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis. (*)

You Might Also Like

Polisi Tangkap Rampok Sadis Boyolali di Kudus, Keluarga Korban Curiga Motif Utang Piutang

Tangis Happy Ending Amsal Sitepu, Hakim Tipikor Vonis Bebas Videografer Profil Desa

Uangnya Segunung, Program Makan Gratis Kini Mulai Disorot KPK

KPK Bongkar Obrolan Ketua DPRD Pati dan Sudewo

Edan! Kejagung Sampai Sekarang Gak Mampu Eksekusi Silfester Matutina

TAGGED:26 namabgnsonny sonjaya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dapur MBG Sudah Kinclong Berdiri, Tapi Belum Bisa Jalan
Next Article SAKSI SIDANG--Dua pengurus Tim Kampanye Prabowo-Gibran bersaksi di sidang pencucian uang hasil korupsi dengan terdakwa Gus Yazid, Rabu (10/6/2026). (bae) Tim Kampanye Prabowo-Gibran Dipanggil ke Persidangan, Kasus Korupsi BUMD Cilacap

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Bulan Juni Lima Operasi Ini BPJS Tak Cover, Banyak Peserta Baru Sadar

KEPALA BGN - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang.

Nasib Dapur 3T Bikin Penasaran, BGN Kini Cari Jalan

Misteri Glamping Belum Usai, Hasil Labfor Ditunggu Publik

Berawal dari Candaan, Dengan Satu Dorongan Siswa SMP Berujung Tewas

UANGKAP KASUS--Jajaran Polda Jateng merilis pengungkapan kasus alih fungsi lahan sawah jadi tambak udang, Rabu (10/6/2026). (ist)

Sulap Sawah Jadi Tambak, Pengusaha Batang Jadi Tersangka

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

BELLA MENANGIS--Terpidana kasus penggelapan, Bella Puspita Sari menangis teringat anaknya usai sidang PK di pengadilan, Senin (11/5/2026). (bae)
Hukum

Jerit Tangis Bella di PN Semarang, Sudah Lama Terpisah dari Bayinya: “Saya Pengen Pulang!”

Mei 11, 2026
Hukum

Eks Buruh Sritex Bilang Kerja Kurator Lambat Kayak Kura-kura, PN Semarang: Ada Peluang Diganti!

Januari 13, 2026
Hukum

Tumpukan Uang Kejagung Dipamerkan, Kerja Nyata atau Pencitraan?

Desember 26, 2025
Awaluddin (batik cokelat) menangis saat dihampiri keluarganya usai sidang vonis di pengadilan, Rabu (11/2/2026). (bae)
Hukum

Cerita Awaluddin Eks-Sekda Cilacap: Korupsi Demi Ikut Pilkada, Kalah Lalu Masuk Penjara

Februari 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Setor 26 Nama Sekaligus, Kasus MBG Makin Bikin Geger
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?