Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dari Jateng untuk Jamu Aman, BPOM Luncurkan Idaman
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Dari Jateng untuk Jamu Aman, BPOM Luncurkan Idaman

Jamu sudah lama jadi andalan masyarakat Indonesia, dari pegal-pegal sampai menjaga stamina. Tapi di balik reputasinya yang identik dengan kata "alami", ternyata masih ada oknum yang nekat mencampur jamu dengan bahan kimia obat.

T. Budianto
Last updated: Juni 10, 2026 4:25 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PRODUKSI JAMU: Komisi VII DPR RI meninjau proses produksi jamu di salah satu pabrik jamu dan farmasi di Kabupaten Semarang, beberapa waktu lalu. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen DPR RI dalam mendorong penguatan dan pengembangan industri jamu nasional agar mampu bersaing di pasar global. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Kalau dengar kata jamu, kebanyakan orang langsung berpikir aman karena berasal dari bahan alami. Namun, anggapan itu tidak selalu benar jika ada pihak-pihak yang bermain curang dalam proses produksinya.

Hal itulah yang menjadi perhatian Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) saat meluncurkan Gerakan Indonesia Sadar Jamu Aman (Idaman) di Semarang, Selasa (9/6/2026).

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 22 ribu jenis jamu dan obat tradisional yang telah terdaftar serta memiliki izin edar resmi dari BPOM.

Baca juga: Mau Glowing Malah Pusing? BPOM Ingatkan Bahaya Kosmetik dan Treatment Asal-asalan

“Selama ini orang menganggap minum jamu itu aman, dan memang aman. Tetapi kenyataannya masih banyak pelaku yang membuat jamu tidak aman,” ujar Taruna.

Menurut dia, masih ditemukan oknum produsen yang mencampurkan bahan kimia obat ke dalam produk jamu demi mendapatkan efek instan. “Itu yang menghancurkan citra jamu tradisional menjadi tidak aman,” tegasnya.

Taruna menjelaskan Indonesia sebenarnya memiliki kekayaan hayati yang luar biasa besar untuk pengembangan industri jamu. Tercatat ada sekitar 31 ribu spesies tumbuhan yang berpotensi menjadi bahan baku obat tradisional.

Potensi Biodiversitas

Sayangnya, potensi tersebut dinilai belum mampu dimaksimalkan menjadi kekuatan ekonomi yang lebih besar. “Kita punya potensi biodiversitas sangat tinggi, namun belum bisa dimaksimalkan secara ekonomi,” katanya.

Karena itu, BPOM mengajak seluruh kepala daerah untuk ikut mengampanyekan pentingnya produksi dan konsumsi jamu yang aman serta sesuai standar.

Sementara itu, Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen menyatakan dukungan penuh terhadap Gerakan Idaman. Menurut Gus Yasin, Jateng memiliki banyak kampung jamu yang selama ini menjadi bagian dari identitas budaya sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Baca juga: BPOM Bongkar Praktik Berbahaya, 15 Obat Tradisional Ditarik dari Peredaran

“Potensi kampung-kampung jamu di Jawa Tengah sangat besar dan perlu terus dikembangkan,” ujarnya. Selain pengembangan industri jamu, edukasi kepada masyarakat tentang bahaya jamu ilegal yang mengandung bahan kimia obat juga harus diperkuat agar konsumen tidak mudah tergiur produk yang menjanjikan hasil instan.

Indonesia punya puluhan ribu tanaman obat dan warisan jamu yang mendunia. Sayangnya, masih ada yang memilih jalan pintas dengan mencampurkan “ramuan nenek moyang” dengan “formula laboratorium”. Padahal kalau jamu sudah dicampur bahan kimia sembarangan, yang tersisa bukan lagi kearifan lokal, melainkan akal-akalan lokal. (tebe)

You Might Also Like

Antisipasi Macet, Tol Bawen-Ambarawa Dibuka Fungsional Mulai 13 Maret

LSSFF 2025 Resmi Meluncur! Bareng Hanung Bramantyo, Wali Kota Semarang Gas Bikin Kota Sineas

Ismi Najiba, Bocah Perempuan yang Hanyut di Kudus Ditemukan Tewas

Waisak Belum Mulai, Borobudur Sudah Full Booking

PWI Jateng Resmi Dilantik: Setiawan Pegang Kemudi, Jurnalis Diminta Tetap Waras di Era Riuh

TAGGED:BPOMheadlineidamanindustri jamupemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article HUT Bhayangkara Tak Melulu Seremoni
Next Article Peternak Unggas Curhat ke Luthfi, MBG Diminta Jadi Penyelamat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sekolah Wajib Jadi Rumah Aman Buat ODHIV

Nakes Jember Kini Jemput Bola ke Rumah

Raja Kraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X.

Malioboro Mau Full Jalan Kaki, Parkir Dicari Bareng

Berangkat Ngajar, Guru Honorer Malah Jadi Korban Penganiayaan Aparat Desa

Sidang Tesis S2 Pakai Kostum Cosplay

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Jateng Masih Laku Keras di Mata Investor

Oktober 21, 2025
SETIAP hari, masyarakat diminta untuk terus sibuk membicarakannya. Mulai dari keturunan PKI, ijazah palsu, kondisi fisik yang sakit-sakitan setelah tidak lagi menjabat presiden, bahkan isu kematiannya, pemakzulan Wapres Gibran, hingga wacana penugasan ngantor ke Papua.
Unik

Agenda Besar Jokowi: Exit Strategi dan “Menolak Punah”

Juli 15, 2025
Unik

Kurator Sritex Protes 72 Mobil Disita Kejagung

Juli 10, 2025
Info

Semarang Pasang Target Jadi Kota Sport Tourism

Juli 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dari Jateng untuk Jamu Aman, BPOM Luncurkan Idaman
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?