Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mau Glowing Malah Pusing? BPOM Ingatkan Bahaya Kosmetik dan Treatment Asal-asalan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Mau Glowing Malah Pusing? BPOM Ingatkan Bahaya Kosmetik dan Treatment Asal-asalan

R. Izra
Last updated: Mei 19, 2026 8:12 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
CEK PRODUK - Kepala Tim Informasi dan Komunikasi BPOM Theresiana Ari Wijayanti, meminta masyarakat untuk mengecek produk kecantikan sebelum membeli. (dul)
CEK PRODUK - Kepala Tim Informasi dan Komunikasi BPOM Theresiana Ari Wijayanti, meminta masyarakat untuk mengecek produk kecantikan sebelum membeli. (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Tampil cantik, glowing, awet muda, dan terlihat menarik kini seolah menjadi kebutuhan banyak orang. Tidak hanya perempuan, laki-laki pun mulai akrab dengan berbagai produk skincare hingga treatment kecantikan. Namun di balik tren tersebut, muncul satu pertanyaan penting: apakah semua produk dan treatment yang digunakan benar-benar aman?

Tema itulah yang diangkat dalam program “Titik Kumpul 2 SKS” hasil kolaborasi bacaaja.co bersama Peradi SAI Kota Semarang. Mengusung tema “Petaka Kosmetika? Mau Glowing Malah Pusing”, diskusi ini menghadirkan narasumber dari berbagai bidang, mulai dari BPOM, praktisi kecantikan, advokat, hingga perlindungan konsumen.

Suasana diskusi terasa santai, tetapi isi pembahasannya cukup serius. Pasalnya, belakangan ini kasus terkait kosmetik berbahaya dan dugaan malpraktik klinik kecantikan semakin sering terdengar.

Bacaaja: Ahli Bongkar Hasil Audit Janggal, Bella Minta Bebas dari Penjara
Bacaaja: Demo Panas di DPRD Jateng! Mahasiswa Soroti Kasus Andrie Yunus, Tolak Peradilan Militer

Moderator membuka acara dengan menyinggung kasus seorang perempuan di Kota Semarang yang diduga mengalami perubahan pada wajahnya usai menjalani treatment di sebuah klinik kecantikan. Mulut korban disebut menjadi tidak simetris dan bagian pipinya terlihat cekung setelah menjalani prosedur tertentu.

Belum lagi kasus yang sempat ramai di media sosial beberapa waktu lalu. Mantan finalis Puteri Indonesia berinisial JRF ditangkap Polda Riau pada April 2026 lalu karena diduga melakukan tindakan malpraktik yang menyebabkan sejumlah korban mengalami cacat permanen.

Di sisi lain, BPOM juga menemukan 11 produk kosmetik mengandung bahan berbahaya selama pengawasan triwulan pertama tahun 2026. Temuan itu menjadi pengingat bahwa masyarakat tidak boleh asal memilih produk kecantikan hanya karena tergiur hasil instan.

Theresiana Ari Wijayanti,  Kepala Tim Informasi dan Komunikasi BBPOM di Semarang. menjelaskan bahwa BPOM memiliki tugas mengawasi berbagai sediaan farmasi, termasuk kosmetik, obat tradisional, suplemen, hingga pangan.

Menurutnya, pengawasan dilakukan bahkan sebelum produk beredar di masyarakat.

“Kalau produk kosmetik sudah memiliki izin edar BPOM, artinya produk tersebut sudah melalui evaluasi dan dinyatakan aman digunakan,” jelasnya pada podcast Titik Kumpul 2 SKS, di kantor bacaaja.co, Senin (18/5/2026).

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih teliti sebelum membeli produk kecantikan. Salah satu cara paling mudah adalah dengan mengecek nomor izin edar BPOM yang biasanya diawali kode “NA”.

Kini pengecekan juga semakin mudah karena masyarakat bisa menggunakan aplikasi BPOM Mobile hanya lewat ponsel.

“Tinggal scan barcode produk. Kalau datanya tidak muncul, masyarakat harus waspada karena kemungkinan produk itu ilegal atau tidak memiliki izin edar,” katanya.

Namun BPOM menegaskan bahwa dalam kasus dugaan malpraktik klinik kecantikan, pihaknya hanya fokus pada pengawasan produk yang digunakan. Sementara tindakan medis atau prosedur treatment menjadi ranah tenaga kesehatan dan instansi terkait lainnya.

Diskusi sore itu pun terasa hidup karena banyak peserta ikut menyimak serius, terutama para perempuan yang memang akrab dengan dunia skincare dan treatment kecantikan.

Selain BPOM, acara ini juga menghadirkan dr. Teddy August dari Immoderma Aesthetics and Wellness Clinic, Peradi SAI Kota Semarang, Hirda Rahmah, S.H., M.H. dari Lo Office Yosep Parera dan Firma Hukum Nusantara, serta Wakil Ketua BPSK Kota Semarang sekaligus Pengurus Yayasan LP2K Jawa Tengah, Ngargono, S.Sos.

Lewat diskusi ini, masyarakat diingatkan bahwa cantik dan glowing memang boleh dikejar, tetapi jangan sampai mengorbankan kesehatan hanya demi hasil instan. Karena pada akhirnya, skincare terbaik tetap dimulai dari rasa aman dan kesadaran memilih produk yang tepat. (dul)

You Might Also Like

Biang Ruwet Nih! Oknum Pegawai Bank Pasar Semarang Minta Fee ke Nasabah

Prajurit TNI Jadi Korban di Lebanon, PDIP: PBB Jangan Diam, Dunia Butuh Sikap Tegas!

Kepala Rumah Tangga Eks-Jampidsus Febrie Tewas Misterius, Sengaja Dihabisi?

Vonis Fantastis Najib Razak, 165 Tahun Tapi Jalan 15, Kok Bisa?

Dari Komisi Polisi ke Komisi Diplomasi, Sahroni Resmi Geser Jalur

TAGGED:bacaajabpom semarangglowingperadi sai semarangtitik kumpul 2 sks
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pigura Presiden dan Wapres, serta Mesin Cuci Sekolah Rakyat Jadi Gunem Panjang
Next Article JADI SOROTAN - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Bahlil Bilang CNG Dites Dua Negara, di Mana Itu?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TPA Jatibarang Terbakar, Pemprov Bentuk Tim Gabungan

Plafon KUR Diusulkan Naik Jadi Rp2 Miliar, UMKM Kelas Menengah Disorot

Baca Al-Kahfi di Jumat, Ini Keutamaannya

Nabi Isa Turun, Dajjal Akhirnya Dibinasakan

Dajjal Masih Terikat, Tapi Pulau Ini Misterius

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Kursi Masih Banyak Kosong, SMPN 3 Plered Ungkap Penyebab Sebenarnya

Juli 9, 2026
Ekonomi

Kemarau Bikin Panen Kopi Pekalongan Anjlok

September 3, 2026
RAPIKAN JARINGAN - Pekerja merapikan kabel jaringan jelang launching dan groundbreaking program PLTS 100 GWp di Waduk Gajah Mungkur, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Pengecekan dan perapian dilakukan agar jaringan PLN Icon Plus dapat diandalkan saat digunakan.
Info

PLN Icon Plus Pastikan Infrastruktur Jaringan Andal, Launching-Groundbreaking Program PLTS 100 GWp

Agustus 28, 2026
Ekonomi

Mau Jajanan Pasar Jadi Mesin Ekonomi? Samuel Wattimena: Mulai dari Data!

September 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mau Glowing Malah Pusing? BPOM Ingatkan Bahaya Kosmetik dan Treatment Asal-asalan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?