Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kelihatannya Sepele, tapi Jadi Beban Banget Buat Pelaku UMKM: Harga Plastik Naik Gila-gilaan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Kelihatannya Sepele, tapi Jadi Beban Banget Buat Pelaku UMKM: Harga Plastik Naik Gila-gilaan

Plastik kiloan, kresek hitam, dan lainnya kelihatannya sepele. Tapi harganya yang naik gila-gilaan bikin pedagang pusing tujuh keliling.

R. Izra
Last updated: Juni 9, 2026 4:15 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
KANTONG PLASTIK - Ilustrasi pedagang memasukkan barang yang dibeli pelanggan ke dalam kantong plastik.
KANTONG PLASTIK - Ilustrasi pedagang memasukkan barang yang dibeli pelanggan ke dalam kantong plastik.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Harga plastik yang terus naik dalam beberapa bulan terakhir mulai bikin pedagang dan pelaku UMKM kelimpungan. Meski kelihatannya sepele, kenaikan harga plastik ternyata cukup berpengaruh buat usaha kecil yang setiap hari bergantung pada kemasan buat jualan.

Mulai dari kantong plastik, plastik kiloan, sampai kemasan makanan sekarang harganya perlahan merangkak naik. Dampaknya, biaya operasional ikut membengkak dan keuntungan pedagang jadi makin tipis.

Nuri Listiana (45), pedagang plastik di Semarang, mengaku hampir semua jenis plastik yang dijualnya mengalami kenaikan harga dalam satu hingga dua bulan terakhir.

Bacaaja: Mahasiswa Segel Kantor BI Jateng, Bakar Uang Mainan: Rupiah Sekarat!
Bacaaja: Rupiah Melemah, Nasib Pedagang Kecil Ikut Tergerus: Nahan Harga, Untung Dikit Gak Apa

“Naiknya lumayan banget, Mas. Hampir semua barang naik. Katanya sih bahan bakunya banyak impor, mungkin itu juga ngaruh,” kata Nuri, Senin (8/6/2026).

Ia mencontohkan, kantong plastik kecil yang sebelumnya dijual sekitar Rp2.500 sekarang sudah naik jadi Rp4.000. Sementara plastik kiloan yang dulu Rp3.500 kini tembus Rp5.500.

Karena modal terus naik, Nuri akhirnya terpaksa ikut menaikkan harga jual.

“Kalau nggak dinaikkan ya susah. Modalnya sudah naik semua. Kalau tetap jual harga lama nanti malah nggak ada untung,” ujarnya.

Meski begitu, sejauh ini pembeli masih tetap datang. Hanya saja, keluhan pelanggan mulai makin sering terdengar sejak harga plastik naik.

“Komplain pasti ada. Mereka juga kaget karena sekarang lebih mahal,” tuturnya.

Dampak kenaikan harga plastik juga dirasakan Suryono (53), penjual angkringan yang rutin membeli plastik untuk kebutuhan jualannya.

Menurut Suryono, plastik masih jadi kebutuhan penting buat usaha makanan kecil seperti miliknya. Ia sebenarnya ingin mengurangi penggunaan plastik, tapi kondisi di lapangan belum memungkinkan.

“Kalau bisa sih saya juga pengennya nggak pakai plastik,” katanya.

Ia bahkan pernah mencoba tidak menyediakan plastik untuk pembeli. Namun respons pelanggan ternyata kurang bagus.

“Pernah saya nggak nyediain plastik, tapi pelanggan malah komplain. Masa beli gorengan nggak dikasih plastik,” ujarnya sambil tertawa kecil.

Bagi Suryono, kenaikan harga plastik memang menambah beban usaha. Tapi sampai sekarang ia belum punya banyak pilihan karena kebutuhan pelanggan masih tinggi.

Kondisi yang dialami pedagang plastik dan pelaku UMKM ini menunjukkan kalau dampak kenaikan harga bahan baku sekarang mulai terasa sampai ke usaha kecil di level bawah.

Di satu sisi pedagang harus menghadapi modal yang terus naik. Di sisi lain, pelaku UMKM juga dipaksa keluar biaya lebih besar demi tetap melayani pembeli seperti biasa.

Mereka pun berharap harga plastik bisa kembali stabil supaya usaha kecil tidak semakin berat bertahan di tengah kondisi ekonomi yang belum menentu. (dul)

You Might Also Like

Respati Buka Imlek Run, Solo Disulap Jadi Kota Penuh Energi Tahun Kuda Api

Heboh di Banjarnegara, Pengasuh Ponpes Diduga Lakukan Pencabulan Kepada 4 Santriwati

Kiai Ashari Pati Buron: Polisi Kemarin Gak Nahan Katanya Kooperatif, Sekarang Sibuk Nyari

Banyak Negara Ramai-ramai Tolak Data Center, AI di Persimpangan Jalan?

436,9 Ribu Pekerja di Jateng Sudah Kantongi BSU

TAGGED:fokusharga plastikheadlinepedagangplastikrupiah melemah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PASAR MODAL - Ilustrasi pasar saham atau Bursa Efek Indonesia (BEI). Investor Muda Andy Hakim Usul MBG IPO di BEI, Biar Ritel Unyu Bisa Ikut Punya Sahamnya
Next Article ROKOK - Ilustrasi produk turunan tembakau berupa rokok. Harga Rokok Ikut Terkerek Naik Meski Tak Ada Penyesuaian Tarif Cukai

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid didampingi penasihat hukumnya meninggalkan ruang sidang usai divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Bantu Letjen Widi Samarkan Duit Korupsi BUMD Cilacap, Gus Yazid Dibui

CEK KESIAPAN MTQ - Dirjen Kemenag, Abu Rokhmad, Setelah menghadiri rapat checking terakhir kesiapan Provinsi Jawa Tengah sebagai Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu (9/9/2026). (dul)

2.242 Peserta Siap Ramaikan MTQ Nasional di Semarang

JENGUK KORBAN: Menteri HAM RI, Natalius Pigai didampingi KaKanwil Kemenham Jateng, Mustafa Beleng saat meninjau korban dugaan keracunan program MBG di RSUD Dr R Soedjati Soemodiardjo, Grobogan, Selasa (13/1/2026). (ist)

Keracunan MBG Terbesar di Pati? 231 Siswa Tumbang, Operasional SPPG Gembong 1 Dihentikan Sementara

Panggung utama event MTQ Nasional di Lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang. (ist)

12 Venue MTQ Nasional Dilengkapi Posko Kesehatan, 306 Tim Medis Siaga

DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid (kemeja hijau) duduk mendengarkan vonis putusan kasus TPPU, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Gus Yazid Hanya Divonis 1 Tahun dalam Kasus TPPU Lahan Cilacap

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Dito (berkaus tahanan) kembali ditangkap karena menjadi begal di Semarang. (bae)
Hukum

Begal Sadis Halmahera Memang Gak Ada Kapoknya, Dito Sudah 4 Kali Masuk Penjara

April 8, 2026
Info

Belasan Jiwa Terdampak Longsor Kalialang

Mei 6, 2026
Ilustrasi Indonesia.
Info

Penelitian Harvard Nobatkan Indonesia Jadi Negara Paling Bahagia di Dunia! Kok Bisa?

Oktober 13, 2025
Sepak Bola

Balik Lagi! Thaufan Hidayat Pilih Tetap Berseragam PSIS

Juli 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kelihatannya Sepele, tapi Jadi Beban Banget Buat Pelaku UMKM: Harga Plastik Naik Gila-gilaan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?