Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kursi Roda Tawaf Jadi Ladang Duit Dadakan Oknum Nakal, Sampai Segini Tarifnya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kursi Roda Tawaf Jadi Ladang Duit Dadakan Oknum Nakal, Sampai Segini Tarifnya

Temuan tersebut diungkap Anggota Timwas Haji DPR RI 2026, Abdul Wachid, saat melepas keberangkatan jemaah menuju Arafah dari Hotel 502 Safwat Alshuruq,

Nugroho P.
Last updated: Mei 28, 2026 9:20 pm
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
ilustras tawaf
SHARE

BACAAJA, MAKKAH – Momen ibadah haji yang seharusnya penuh kekhusyukan justru dibayangi dugaan praktik pungutan liar terhadap jemaah lansia di Makkah. Temuan itu muncul setelah Tim Pengawas Haji DPR RI 2026 menemukan adanya oknum yang diduga mematok tarif fantastis untuk layanan pendampingan tawaf dan tawaf wada menggunakan kursi roda.

Temuan tersebut diungkap Anggota Timwas Haji DPR RI 2026, Abdul Wachid, saat melepas keberangkatan jemaah menuju Arafah dari Hotel 502 Safwat Alshuruq, Sektor 5 Raudhah, Rabu 27 Mei 2026.

Di tengah padatnya aktivitas menjelang puncak haji, para jemaah lanjut usia memang menjadi kelompok yang paling membutuhkan bantuan mobilitas. Banyak dari mereka harus menggunakan kursi roda untuk menjalani tawaf karena kondisi fisik yang sudah tidak memungkinkan berjalan jauh di area Masjidil Haram yang sangat padat.

Namun situasi itu rupanya dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mencari keuntungan pribadi. Abdul Wachid mengatakan pihaknya menemukan laporan jemaah yang diminta membayar jutaan rupiah hanya untuk layanan pendampingan tawaf dan tawaf wada.

“Kami menemukan ada oknum yang memanfaatkan jemaah yang sudah tua,” ujar Abdul Wachid.

Ia mengaku cukup prihatin setelah mendengar langsung nominal biaya yang dibebankan kepada jemaah. Menurutnya, ada jemaah yang diminta membayar Rp5 juta hingga Rp7,5 juta untuk sekali layanan pendampingan ibadah menggunakan kursi roda.

“Ada yang dikenai untuk tawaf ini dan juga tawaf wada itu dikenai Rp5 juta. Ada yang dikenai Rp7,5 juta,” ungkapnya.

Timwas Haji DPR kini mulai menelusuri dugaan praktik tersebut lebih jauh. Fokus awal diarahkan kepada sejumlah jemaah asal Grobogan dan Jakarta yang sebelumnya sempat ditemui di lapangan dan memberikan informasi terkait dugaan pungli tersebut.

“Nanti kami akan cari terutama jemaah yang sudah kami temui jadi fokusnya adalah jemaah Grobogan dan jemaah dari Jakarta,” katanya lagi.

Menurut Abdul Wachid, layanan pendampingan bagi jemaah lansia sebenarnya sudah menjadi bagian dari tugas petugas resmi haji. Karena itu, ia menegaskan seharusnya tidak ada pungutan tambahan apalagi dengan nominal besar kepada jemaah yang membutuhkan bantuan fisik.

Ia menyebut petugas dari Kementerian Haji semestinya bisa langsung turun membantu jemaah yang membutuhkan kursi roda, termasuk saat menjalani tawaf maupun tawaf wada.

“Itu tidak perlu bayar. Petugas haji dari Kementerian Haji nanti akan turun tangan untuk membantu mendorong kursi roda untuk tawaf dan juga tawaf wada,” tegasnya.

Musim haji tahun ini memang dipenuhi tantangan tersendiri karena jumlah jemaah lansia cukup tinggi. Kondisi tersebut membuat kebutuhan layanan kesehatan, transportasi, hingga pendampingan fisik meningkat drastis terutama saat memasuki fase Armuzna, yakni Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Di sisi lain, kepadatan luar biasa di area Masjidil Haram juga disebut membuka peluang munculnya praktik percaloan hingga pungutan tidak resmi. Situasi ramai dan serba terburu-buru membuat sebagian jemaah memilih membayar demi mendapatkan bantuan cepat tanpa mengetahui apakah layanan itu resmi atau tidak.

Karena itu, Timwas Haji DPR meminta pengawasan diperketat agar jemaah, terutama lansia, tidak menjadi sasaran eksploitasi selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Selain menyoroti dugaan pungli, Abdul Wachid juga mengingatkan pentingnya koordinasi antara ketua regu, ketua rombongan, syarikah, dan petugas haji menjelang pergerakan besar menuju Armuzna. Menurutnya, koordinasi yang buruk bisa memicu kekacauan di lapangan.

Ia berharap seluruh sistem transportasi dan pendampingan jemaah benar-benar dipastikan berjalan lancar supaya tidak ada jemaah yang terlantar atau bahkan terpaksa berjalan kaki karena gagal mendapatkan kendaraan.

“Kami berharap nanti para ketua regu, ketua rombongan dan kerja sama dengan syarikat dan para petugas haji bisa dikendalikan dengan baik sehingga tidak terjadi jemaah yang tidak dapat mobil atau jangan-jangan terjadi jemaah yang berjalan kaki,” katanya.

Situasi di Tanah Suci saat puncak haji memang selalu penuh tantangan. Di tengah jutaan orang yang bergerak dalam waktu bersamaan, celah-celah praktik nakal kadang muncul tanpa disadari. Karena itu, pengawasan terhadap layanan jemaah kini menjadi sorotan serius agar ibadah para tamu Allah tidak berubah jadi ladang bisnis pihak tak bertanggung jawab.

Bagi para jemaah lansia, bantuan tenaga dan pendampingan memang sangat dibutuhkan. Namun di balik kebutuhan itu, pemerintah kini dihadapkan pada pekerjaan besar memastikan seluruh layanan benar-benar sampai tanpa dibarengi pungutan liar yang membebani jemaah. (*)

You Might Also Like

Jelang Iduladha, Pertamina Tambah Pasokan Elpiji 3 Kg

Kontra China, Kluivert Pastikan Komposisi Timnas Berubah

Hari Otda 2026, Pemkot Semarang Sabet Dua Penghargaan

Sawah Dijagain Ketat: Jateng Main Keras demi Swasembada Pangan 2026

Campak Naik Lagi, Kasus Anak Makin Bikin Khawatir

TAGGED:keuntungan mendadakkursi rodatawah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article NILAI TUKAR RUPIAH - Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Rupiah Semakin Tertekan! Sempat Tembus Rp17.949 per Dolar Amerika Serikat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kursi Roda Tawaf Jadi Ladang Duit Dadakan Oknum Nakal, Sampai Segini Tarifnya

NILAI TUKAR RUPIAH - Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Rupiah Semakin Tertekan! Sempat Tembus Rp17.949 per Dolar Amerika Serikat

Chat Om Palsu Bikin Titik MBG Dijual Mahal, Okky Kantongi Uang Segini

Pelaminan Banyumas Mendadak Jadi Arena Sapi Ngamuk Tengah Malam

Belajar Iklim Nggak Harus Nunggu Bumi Makin Panas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Megawati Soekarnoputri: “Congrats, Mojtaba Khamenei”

Maret 12, 2026
Ilustrasi anak-anak terserang super flu.
Info

62 Kasus Super Flu di Indonesia Dimodinasi Anak-anak, IDAI Ingatkan Hal Ini

Januari 5, 2026
Pendidikan

UMKM Gedawang Level Up! Mahasiswa Undip Bantu Go Legal & Go Digital

Agustus 14, 2025
Hukum

Tumpeng, MoU, dan Janji Pelayanan Prima: Lapas Purwodadi Nggak Mau Cuma Seremonial

April 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kursi Roda Tawaf Jadi Ladang Duit Dadakan Oknum Nakal, Sampai Segini Tarifnya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?