Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Biksu Thudong Disambut Hangat di Genuk
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Biksu Thudong Disambut Hangat di Genuk

Di saat media sosial gampang panas cuma gara-gara beda pendapat, suasana adem justru muncul di Masjid Al Falah Genuk, Semarang. Rombongan Biksu Thudong lintas negara disambut hangat warga, tokoh agama, sampai Wali Kota Semarang. Pesan damai yang terasa sederhana tapi mahal nilainya sekarang.

T. Budianto
Last updated: Mei 25, 2026 8:26 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
SAMBUT BIKSU: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyambut rombongan Biksu Thudong lintas negara yang melintas dan mampir di masjid di Genuk, Minggu (24/5/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Suasana adem penuh toleransi begitu kentara di pelataran Masjid Al Falah Genuk, Minggu (24/5/2026). Rombongan Biksu Thudong lintas negara yang lagi menjalani perjalanan spiritual Walk for Peace disambut langsung Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng.

Masjid dipilih jadi titik singgah dan penyambutan. Momen ini sekaligus jadi simbol kalau beda keyakinan di Semarang bukan buat dipisah, tapi dirangkul bareng-bareng.

“Saya ingin bertemu langsung dengan panjenengan semua untuk menyerap energi kedamaian yang dibawa dalam perjalanan ini,” ujar Agustina. Kehadiran rombongan ini dinilai membawa kekuatan dan semangat tersendiri bagi gerakan Semarang Damai.

Baca aja: Kapolsek Genuk Pimpin Penyambutan Rombongan Biksu Thudong

Menurut Agustina, semangat damai yang dibawa para biksu nyambung banget dengan kehidupan warga Semarang sehari-hari. Toleransi di kota ini, katanya, bukan sekadar slogan tempelan.

Ia lalu menyinggung filosofi Warak Ngendog yang selama ini jadi simbol persatuan berbagai etnis dan agama di Semarang. Dari situ lahir kehidupan kota yang rukun dan damai.

Pembuktian Semarang

Tradisi besar seperti Dugderan sampai pawai Ogoh-Ogoh juga disebut jadi bukti warga lintas agama di Semarang saling dukung. Semua ikut “nyengkuyung” tanpa lihat latar belakang keyakinan.

Agustina juga menyoroti peran FKUB yang aktif menjaga kerukunan sampai tingkat kecamatan. Kata dia, ruang sosial yang adem dan saling menghormati harus terus dijaga, apalagi Semarang makin berkembang sebagai kota metropolitan.

Baca aja: 50 Biksu Jalan Kaki Lintas Kota ke Borobudur

Sebelum rombongan melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir jelang Waisak, Agustina menitipkan doa untuk keselamatan mereka. “Kami antarkan rombongan ini dengan doa, semoga beliau-beliau selalu sehat, selamat sampai di tempat tujuan, dan bisa terus menebarkan kedamaian,” pungkasnya.

Di saat kehidupan saat ini sibuk mencari perbedaan, Semarang malah kasih contoh sederhana: ternyata duduk bareng di pelataran masjid sambil saling mendoakan jauh lebih menenangkan daripada ribut panjang di kolom komentar. (bae)

You Might Also Like

Hasto Kembali Duduki Takhta Sekjen PDIP Lagi, Pengamat Bilang Begini

Dikabarkan Menghilang dari Rutan Jelang Lebaran, Simak Fakta Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Densus Tangakap 11 Terduga Teroris di Jateng dan 5 Provinsi Lain, Diduga Terafiliasi DI

Trans Jateng Magelang-Temanggung Gak Matiin Angkutan Lama, Gelangmanggung Siap Jalan 2027

Viral! Pria Tua Tendang Kucing sampai Mati di Blora, Polisi: Pelaku Diduga Lawyer

TAGGED:agustina wilujengbiksu thudongheadlinepemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TERTAWA ALA NEGERI WACANDA - Pertunjukan tetaer Keraton Siluman yang penuh kritik sosial yang dibungkus dalam canda tawa, sukses mengocok perut penonton di UPGRIS, Sabtu (23/5/2026). (dul) Teater Belum Mati di Semarang, Keraton Siluman Bikin Penonton Ketawa Sampai Sakit Perut
Next Article Prabowo Bilang “Terima Kasih” ke PDIP, Politik Indonesia Lagi Adem?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Gowes Sambil Menikmati Hidden Gem Kaki Lawu, 600 Pesepeda Serbu Tour de Surakarta 2026

Mendagri Bongkar Celah Calo Haji, Biometrik Jadi Andalan

Kompolnas Sentil Polres Cilegon, 19 Siswa Kena Gas Air Mata

Rumah Dinas Jadi Markas Judol, DPR Soroti Disiplin TNI

Ketuk Pintu Langit, 550 Orang Minta Hujan di Banjarnegara

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Nasional

Polri: Tahun Baru Nggak Ada Kembang Api

Desember 26, 2025
GAJI - Ilustrasi uang rupiah sebagai gaji bulanan.
Ekonomi

Sudah Tahu Sejarah THR? Ternyata Begini..

Maret 14, 2026
Unik

Puan: Koperasi Merah Putih Bukti Negara Hadir di Desa

Juli 21, 2025
Pendidikan

Ngurus Diabetes Nggak Cuma Soal Gula: Belajar Bareng Undip dan King’s College London

Januari 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Biksu Thudong Disambut Hangat di Genuk
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?