Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Prabowo Bilang “Terima Kasih” ke PDIP, Politik Indonesia Lagi Adem?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

Prabowo Bilang “Terima Kasih” ke PDIP, Politik Indonesia Lagi Adem?

Di tengah politik Indonesia yang biasanya panas, pidato Presiden Prabowo Subianto di DPR malah bikin suasana mendadak adem. Bukan nyindir oposisi, Prabowo justru terang-terangan bilang terima kasih ke PDIP karena tetap berada di luar pemerintahan. Respons Puan Maharani pun nggak kalah kalem: kritik itu bukan buat menjatuhkan, tapi ngingetin.

T. Budianto
Last updated: Mei 25, 2026 8:40 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Ketua DPR RI, Puan Maharani sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Momen nggak biasa terjadi dalam rapat paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026). Presiden Prabowo Subianto secara terbuka memberi apresiasi kepada PDI Perjuangan yang saat ini jadi satu-satunya partai parlemen di luar pemerintahan.

Ucapan itu langsung mendapat respons positif dari Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR RI, Puan Maharani. “Tentu saja kami sangat mengapresiasi hal tersebut,” kata Puan saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (21/5/2026).

Puan menegaskan posisi PDIP di luar pemerintahan bukan berarti asal menyerang atau cari panggung oposisi. Menurutnya, kritik yang disampaikan partainya tetap dalam koridor membangun.

Baca juga: Hasto Diampuni Tak Jadi Dihukum, Prabowo Beri Amnesti Sekjen PDIP

“Kritiknya adalah kritik konstruktif yang membangun. Bukan kritik secara negatif, tetapi justru memberikan masukan yang positif,” ujarnya. Puan juga menepis anggapan bahwa PDIP sedang bermain politik “sendirian” melawan koalisi besar pemerintah di DPR. “Ini bicaranya bukan satu banding tujuh. Namun apa yang kami berikan adalah masukan yang konstruktif,” lanjutnya.

Sebelumnya, saat pidato di rapat paripurna DPR RI, Prabowo mengaku menghormati keputusan PDIP yang memilih berada di luar pemerintahan. Menurutnya, demokrasi tetap membutuhkan mekanisme check and balance supaya kekuasaan nggak berjalan tanpa pengawasan.

Bikin Pilu

“Demokrasi kita perlu check and balance. Saya paham dan mengerti PDIP berkorban untuk berada di luar pemerintah,” kata Prabowo. Bahkan, Prabowo mengaku beberapa kritik keras dari kader PDIP sempat bikin dirinya “pilu” sebelum tidur.

Meski begitu, ia menilai kritik tersebut tetap punya dasar dan justru penting sebagai pengingat bagi pemerintah. “Kadang-kadang saya malam-malam sebelum tidur, pilu hati saya, ini anggota PDIP kritiknya keras banget. Tapi lama-lama saya sadar mungkin ada dasarnya,” ujarnya.

Baca juga: Megawati Tegaskan PDIP Bukan Oposisi, Tapi Penyeimbang Pemerintahan

Prabowo juga menyebut situasi politik bakal nggak sehat kalau semua partai sepakat mendukung pemerintah tanpa ada yang mengawasi. “Sebenarnya saya ingin ucapkan terima kasih kepada PDIP. Saudara berjasa untuk demokrasi kita,” katanya. Pernyataan itu langsung jadi sorotan publik karena jarang ada presiden yang secara terbuka memuji oposisi di forum resmi parlemen.

Di tengah politik yang biasanya penuh sindiran, drama koalisi, dan perang komentar, momen ini malah terasa kayak dua kubu yang sepakat kalau demokrasi nggak selalu harus ribut-ribut dulu buat kelihatan hidup. Karena ternyata, kadang kritik paling keras justru datang dari orang yang masih peduli. (tebe)

You Might Also Like

Viral! Pria Tua Tendang Kucing sampai Mati di Blora, Polisi: Pelaku Diduga Lawyer

Bung Sis Pimpin PA GMNI Demak, Siapkan Konsolidasi Alumni hingga Aksi Nyata

Marcus Rashford Bikin Kejutan! Jadi Pemain Terbaik Kemenangan Barcelona Vs Newcastle di Liga Champions

Puan Tegaskan Pembahasan RUU KUHAP Terbuka dan Tidak Terburu-buru

53 Pohon Tumbang dalam Sehari, Semarang Lagi Nggak Baik-Baik Aja

TAGGED:headlineoposisipdipprabowo subiantopuan maharani
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Biksu Thudong Disambut Hangat di Genuk
Next Article Denok Kenang 2026: Bukan Soal Cantik dan Ganteng, Tapi Siapa yang Bisa “Jual” Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PEDULI KESEHATAN PERSONEL - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah secara rutin melaksanakan Daily Health Checking sebagai bagian dari perhatian perusahaan terhadap kondisi kesehatan personel.

PLN Icon Plus Tingkatkan Kesadaran Personel terhadap Kesehatan Diri melalui Daily Health Checking

Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang merupakan ayah dari Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Jokowi Bocorkan Isi Pembicaraan dengan Prabowo saat MK Putus Perkara Ijazah Gibran

TERDAKWA KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq yang menjadi terdakwa korupsi, berjalan dengan mengenakan rompi tahanan, di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (8/10/2026). (bae)

Fadia Arafiq Gak Muluk-muluk Pengin Bebas, Cuma Berharap Dihukum Ringan

Ilustrasi markas operator judi online (judol).

Siapa Beking Markas Judol di Rumah Dinas TNI? Denpom Periksa 11 Orang

PERINGATI HUT - PLN Icon Plus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 melalui tasyakuran yang dipusatkan di Menara Jamsostek, Jakarta, Senin (5/10/2026).

Keep Going, Keep Impacting: 26 Tahun Perjalanan PLN Icon Plus

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Kemarau Belum Puncak, Pemprov Sudah Guyur 3,2 Juta Liter Bantuan Air Bersih

Juli 16, 2026
Daerah

Semarang Lagi Jadi Pusat Anak Muda Keren, Wali Kota: Masa Depan Lagi Dibentuk di Sini!

Oktober 18, 2025
Akses jalan menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling, kabupaten Jepara, Jateng, tertutup material longsor, Sabtu (10/1/2026).
Info

Satu Desa di Jepara Terisolasi, Longsor Brutal Tutup Total Jalur Kajang–Tempur

Januari 10, 2026
Alissa Wahid (kanan) dan eks-Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara, berdialog tentang Prahara Agustus yang menimbulkan korban di berbagai daerah. (bae)
Hukum

Alissa Wahid Tantang Polisi Buka CCTV: Biar Kasus Kematian Iko Unnes Terang Benderang

September 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Prabowo Bilang “Terima Kasih” ke PDIP, Politik Indonesia Lagi Adem?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?