Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Banjir Datang Lagi, Mangkang Kebanjiran Lagi: Warga sampai Hafal Polanya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Banjir Datang Lagi, Mangkang Kebanjiran Lagi: Warga sampai Hafal Polanya

R. Izra
Last updated: Mei 23, 2026 8:40 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
RUTINITAS MUSIMAN: Sampai kapan banjir dan longsor di Kota Semarang dianggap sebagai rutinitas musiman yang “wajar” terjadi?
RUTINITAS MUSIMAN: Sampai kapan banjir dan longsor di Kota Semarang dianggap sebagai rutinitas musiman yang “wajar” terjadi?
SHARE

BACAAJA, SEMARANG — Warga Mangkang Kulon seolah sudah akrab banget sama banjir. Tiap hujan deras turun beberapa jam saja, air biasanya mulai masuk ke permukiman dan bikin aktivitas warga terganggu.

Banjir yang kembali merendam kawasan Kecamatan Tugu, Kota Semarang itu nggak cuma bikin jalan tergenang, tapi juga membuat pedagang kecil harus menanggung kerugian karena barang dagangan mereka ikut terendam air.

Salah satu yang terdampak adalah Nurul Nikmah. Pedagang sembako itu mengaku rugi hampir Rp500 ribu setelah sejumlah barang jualannya rusak terkena banjir.

Bacaaja: Setop Jual Hulu Ngaliyan ke Pengembang, Amerta: Akar Masalah Banjir
Bacaaja: Nasib Tragis Maryam, Lansia Semarang Tewas Terseret Banjir Imbas Tanggul Mangkang Jebol

Menurut Nurul, sebenarnya ia sudah curiga bakal hujan deras sejak sore hari dan sempat memindahkan beberapa barang ke tempat lebih tinggi. Tapi ternyata air tetap masuk ke dalam toko.

“Beberapa barang sudah saya amankan, tapi banyak juga yang tetap kena air,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).

Air yang masuk merendam beras, gula, hingga tepung yang rencananya akan dijual lagi secara eceran.

“Beras yang masih di karung dan mau dijual eceran, gula sama tepung juga kena,” katanya.

Bagi pedagang kecil, kerugian ratusan ribu rupiah tentu cukup berat. Selain kehilangan barang dagangan, mereka juga harus memikirkan modal baru supaya usaha tetap bisa jalan.

Sementara itu, warga lain, Musytasfiydin, mengatakan banjir di Mangkang memang sudah seperti rutinitas setiap musim hujan datang.

“Mangkang memang langganan banjir mas. Hujan tiga jam saja sudah bisa banjir sampai mata kaki,” ujarnya sambil tertawa kecil.

Menurutnya, kalau hujan turun seharian, kawasan tersebut bisa berubah seperti segoro atau lautan kecil.

Meski terdengar bercanda, ucapan itu menggambarkan bagaimana warga perlahan mulai terbiasa hidup berdampingan dengan banjir yang datang berulang kali.

Namun di balik kebiasaan itu, warga tetap berharap ada penanganan serius dari pemerintah supaya banjir di Mangkang Kulon nggak terus jadi masalah tahunan.

Sebab, genangan yang datang lagi dan lagi bukan cuma mengganggu aktivitas warga, tapi juga mengancam penghasilan pedagang kecil yang menggantungkan hidup dari usaha harian mereka. (dul)

You Might Also Like

Tarawih di Balik Jeruji, Agustina: “Selalu Ada Kesempatan Perbaiki Diri”

Dari Bumi Soedirman Menuju Medali, 73 Atlet Muda Purbalingga Siap Bertarung di Semarang

COO PSIS: Enam Poin Harga Mati

Mauro Zijlstra, Harapan Baru Garuda dari Belanda

Wagub Babel Kena Vonis, Kasus Penipuan Tagihan Hotel

TAGGED:banjirmangkanSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PETINGGI PARPOL - Sekretaris DPD PDIP Jateng, Sumanto. (fhm) Ketua DPRD Jateng Ungkap PR Besar Demokrasi Indonesia: Bukan Sekadar soal Pemilu
Next Article PEMERIKSAAN HEWAN - Penjual memeriksa hewan calon kurban di Semarang. (dul) Jelang Iduladha, Pemprov Jateng Waspadai Cacing Hati hingga Penyakit Menular Hewan Kurban

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sidat Citanduy Jadi Jalan Baru Warga Sidamukti

Kampus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.

Rektor Unsoed Kena OTT, Siapa Tanda Tangan Ijazah?

OMAH KEBOEN--Pengelola sedang memupuk tanaman di Omah Keboen di Jalan Wonodri Sendang Raya, Kota Semarang. (ist)

Hikayat Omah Keboen: dari Bank Sampah Jadi Pertanian Terpadu di Tengah Kota Semarang

PESAWAT CITILINK‐-Pesawat Citilink terparkir di apron Bandara Ahmad Yani Semarang. (ist)

Citilink Tambah Penerbangan Semarang-Jakarta, Pilihan Jam Makin Banyak

PEMERAN UMKM--UMKM mengikuti pemeran produk pada ajang WARASVERSE 2026 di The Park Mall Semarang, 21–23 Agustus 2026. (ist)

Jelang MTQ Nasional di Semarang, Agustina Siapkan UMKM Bersertifikat Halal

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wali Kota Solo Respati Ardi.
Pendidikan

Sekolah Negeri Lagi Diuji, Respati Ajak Warga Solo Balik Percaya

Juli 4, 2026
Daerah

Angka Kematian Ibu dan Bayi di Semarang Turun, Pemkot Punya Jurus Baru

September 25, 2025
Ekonomi

Cuaca Lagi Galak, Sekda Jateng Bilang: Tenang, Beras Masih Aman

Januari 20, 2026
Daerah

DPR: Mudik 2026 Jangan Jadi Ajang Uji Nyali

Februari 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Banjir Datang Lagi, Mangkang Kebanjiran Lagi: Warga sampai Hafal Polanya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?