Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dari Bumi Soedirman Menuju Medali, 73 Atlet Muda Purbalingga Siap Bertarung di Semarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Olahraga

Dari Bumi Soedirman Menuju Medali, 73 Atlet Muda Purbalingga Siap Bertarung di Semarang

Langkah kaki 73 atlet pelajar dari Purbalingga semakin mantap menuju Semarang. Dengan semangat membara dan tekad membawa pulang kemenangan, mereka siap mengibarkan nama daerah dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah jenjang SMA/SMK/MA yang digelar 16–19 Juni 2025.

Nugroho P.
Last updated: Juni 13, 2025 10:39 am
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani bersama atlet asal Purbalingga (ist/Prokompim)
SHARE

NARAKITA, PURBALINGGA – Langkah kaki 73 atlet pelajar dari Purbalingga semakin mantap menuju Semarang. Dengan semangat membara dan tekad membawa pulang kemenangan, mereka siap mengibarkan nama daerah dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah jenjang SMA/SMK/MA yang digelar 16–19 Juni 2025.

Pelepasan kontingen dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, Kamis (12/6/2025) di Pendopo Dipokusumo. Dalam sambutannya, Wabup tak sekadar melepas, tetapi juga menyalakan api semangat para atlet dengan kisah teladan dari tanah kelahiran mereka sendiri: Panglima Besar Jenderal Soedirman.

“Jenderal Soedirman berperang dalam kondisi sakit, tapi semangatnya tak pernah luntur. Kalian pun harus seperti itu. Lawan bukan untuk ditakuti, tapi untuk dikalahkan lewat kerja keras dan latihan tanpa kompromi,” tegas Dimas dengan suara bergetar.

Kontingen ini terdiri dari atlet dan pelatih dari 14 cabang olahraga, hasil seleksi ketat dari tingkat kabupaten hingga karesidenan. Wabup menekankan bahwa keberangkatan mereka bukan sekadar tugas, tapi panggilan untuk membuktikan bahwa kerja keras dan disiplin bisa mengantar siapa pun meraih prestasi.

“Jangan kejar uang dulu. Prestasi adalah jalan menuju masa depan. Kalian bisa dapat beasiswa, karir, bahkan jadi atlet profesional. Tapi semua dimulai dari satu hal: niat dan latihan yang konsisten,” pesannya.

Suasana haru dan penuh semangat menyelimuti pendopo saat Wabup menyampaikan bahwa kemenangan sejati bukan hanya soal medali, tetapi keberanian untuk berjuang total sejak hari pertama latihan.

Ia juga menyinggung capaian emas cabor Sepak Bola dan Voli Putra di tingkat karesidenan, yang menjadi tonggak sejarah baru. Harapannya, capaian itu bukan menjadi akhir, tetapi awal dari prestasi yang lebih tinggi.

“Jangan berhenti hanya karena sudah juara di karesidenan. Emas di provinsi jauh lebih membanggakan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinporapar Purbalingga, R. Budi Setiawan, memaparkan bahwa keikutsertaan ini melanjutkan jejak positif atlet pelajar Purbalingga. Pada POPDA jenjang SD dan SMP beberapa waktu lalu, Purbalingga berhasil membawa pulang 1 emas, 3 perak, dan 1 perunggu, menempatkan daerah ini di posisi ke-11 se-Jateng.

“Untuk jenjang SMA/SMK/MA ini kami menurunkan 73 atlet dan 29 official. Ini kekuatan penuh. Cabor sepak bola kita bahkan meraih emas untuk pertama kalinya dalam 14 tahun,” ungkap Budi.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Purbalingga menyiapkan seluruh fasilitas pendukung—dari akomodasi hotel, transportasi, hingga atribut kontingen. Bahkan uang saku atlet turut disupport oleh pihak sekolah.

“Ini bentuk komitmen kita. Tidak hanya membekali mereka secara fisik, tapi juga secara moral. Semua atlet dan pelatih harus merasa bangga dan dihargai,” katanya.

Dengan persiapan matang dan semangat luar biasa, para atlet muda ini bukan hanya mewakili sekolah atau daerah, tapi juga mewakili semangat generasi baru yang tak mudah menyerah.

Ceritanya tidak berhenti di podium kemenangan, tapi dimulai dari setiap keringat yang jatuh di lapangan latihan, dari doa orang tua, dan dari keyakinan bahwa mereka bisa menjadi yang terbaik.

Dan kini, dari bumi tempat Jenderal Soedirman dilahirkan, mereka berangkat dengan harapan besar dan tekad yang tak kalah kokoh.

Semarang menanti, dan Purbalingga siap memberi kejutan. (*)

You Might Also Like

PSIS Punya Stadion, Kendal Punya Skor

Messi Pulangkan Inggris, Gak Cetak Gol tapi Geser Mbappe dari Top Skor Piala Dunia 2026

PSCS Cilacap U17 Angkat Trofi Soeratin Jateng

Garuda Muda Siap Begadang Lawan Dunia di Qatar

Tak Kantongi Izin Kepolisian, Persiku Kontra PSIS Ditunda

TAGGED:atlet Purbalinggajenderal soedirmankabupaten purbalinggaPopda Jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Panas, Sengketa Bangunan di Kota Lama Libatkan Bos Spiegel dan Dafam
Next Article 423 Atlet Pelatda Jateng Jalani Tes Fisik

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG KORUPSI: Terdakwa Sudewo, Bupati Pati, kembali menjalani sidang kasus korupsi, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (7/10/2026). (bae)

Sudewo Minta Bebas, Jaksa KPK Sebut Halu dan Nyangkal Tanpa Dasar

TANAMKAN NILAI PANCASILA - Tumbuhkan semangat Pancasila, insan PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah bersama insan PLN Group, mengikuti upacara Hari Kesaktian Pancasila, di Kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah, Semarang, Kamis (1/10/2026).

Hari Kesaktian Pancasila, PLN Icon Plus Jadikan Nilai Kebangsaan sebagai Bagian dari Pengabdian

PEMUSNAHAN BARANG ILEGAL - Bea Cukai Solo memusnahkan lebih dari 12,8 juta batang rokok ilegal tanpa cukai, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp12,5 miliar.

Bea Cukai Solo Musnahkan 12,8 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp12,53 Miliar

AMANKAN WNA: Petugas Imigrasi mengamankan warga negara Ghana berinisial GKF (berrompi oranye) karena melanggar aturan keimigrasian. (ist)

Tak Kuat Beli Tiket Pulang, WNA Pemain Tarkam Bayaran Ditahan di Rudenim

Politik Uang Kini Tak Perlu Amplop, NHS Wanti-wanti Bahaya Transaksi Digital

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

PSIS Menang WO 3-0, Persiku Gagal Gelar Laga

Oktober 6, 2026
Pemain Inter Milan (kuning) berebut bola dengan para pemain PSG dalam partai final Liga Champions di Munich Football Arena, Sabtu (31/5/2025) malam waktu setempat atau Minggu dini hari Waktu Indonesia Barat (WIB). (X Inter Milan)
Sepak Bola

Inter Milan Bawa Berkah untuk Lawan di Final Liga Champions, selain PSG Klub Mana Saja?

Juni 1, 2025
Sepak Bola

Teka-Teki Starter Timnas Indonesia Kontra Jepang: Kluivert Siapkan Strategi Misterius di Suita

Juni 9, 2025
Sepak Bola

Fans Qatar vs UEA Saling Lempar iPhone 17 Pro Max

Oktober 16, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dari Bumi Soedirman Menuju Medali, 73 Atlet Muda Purbalingga Siap Bertarung di Semarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?