Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Garuda Muda Tumbang, SUGBK Banjir Airmata
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Garuda Muda Tumbang, SUGBK Banjir Airmata

Indonesia kembali menangis setelah dalam final ASEAN U-23 Championship 2025 di SUGBK Jakarta, dikandaskan Vietnam dengan skor 0-1.

baniabbasy
Last updated: Agustus 4, 2025 2:52 am
By baniabbasy
3 Min Read
Share
Timnas Indonesia U-23 gagal melaju ke putaran final Piala Asia U-23 2026 setelah kalah tipis 0-1 dari Korea Selatan di Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (9/9).
Timnas Indonesia U-23 gagal melaju ke putaran final Piala Asia U-23 2026 setelah kalah tipis 0-1 dari Korea Selatan di Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (9/9).
SHARE

NARAKITA, JAKARTA – Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu malam 29 Juli 2025, menjadi saksi bisu air mata ribuan suporter Merah Putih. Harapan yang dibangun sejak peluit awal, mimpi yang dijaga selama 90 menit, akhirnya runtuh di hadapan kenyataan pahit: Timnas Indonesia U-23 kalah 0-1 dari Vietnam di partai final ASEAN U-23 Championship 2025.

Di hadapan lebih dari 35 ribu pendukung fanatik yang memekakkan stadion dengan lagu kebangsaan dan pekikan semangat, Garuda Muda tampil penuh determinasi. Sejak menit pertama, pasukan muda Indonesia menguasai permainan, menciptakan peluang demi peluang. Jens Raven nyaris mencetak gol cepat, dan Marselino Ferdinan mengobrak-abrik lini tengah lawan. Namun, nasib berkata lain.

Petaka datang di menit ke-37. Dari situasi bola mati yang tampak tak berbahaya, bola jatuh ke kaki Nguyễn Công Phương. Dalam sepersekian detik, tendangan kerasnya mengoyak gawang Indonesia. SUGBK terdiam. Hening. Seolah semua napas tertahan dalam satu pukulan telak yang tak diharapkan.

Di babak kedua, pelatih Indonesia, Gerald Vanenburg, mencoba segalanya. Pergantian pemain dilakukan, formasi dirombak, dan tekanan terus dilancarkan. Namun barisan pertahanan Vietnam terlalu disiplin, terlalu tenang, dan terlalu siap untuk digulingkan.

Indonesia mengakhiri pertandingan dengan kepala tertunduk. Namun di tribune, ribuan suporter justru berdiri. Mereka menyanyikan Indonesia Raya lagi, kali ini bukan untuk merayakan kemenangan, tapi untuk memeluk tim yang sudah berjuang sampai titik darah penghabisan.

“Mereka tidak kalah karena kurang usaha. Mereka hanya kalah karena takdir belum berpihak,” ucap seorang suporter dengan mata sembab di luar stadion.

Meski pulang tanpa trofi, Indonesia tak pulang dengan tangan kosong. Jens Raven keluar sebagai top skorer turnamen dengan 7 gol. Nama-nama muda seperti Ivar Jenner, Robi Darwis, dan Rafael Struick membuktikan bahwa masa depan sepak bola Indonesia bukan hanya cerah—tapi sedang menyala.

“Hari ini kita gagal jadi juara. Tapi hari ini juga kita lihat betapa kuatnya cinta negeri ini pada sepak bola,” ujar Gerald Vanenburg, usai laga.

Sementara itu, Vietnam U-23 kembali menunjukkan bahwa mereka adalah raja Asia Tenggara. Ini adalah gelar ketiga mereka secara berturut-turut, dan mereka meraihnya di kandang lawan, dalam atmosfer paling panas, di hadapan lautan merah dan putih.(*)

Statistik Singkat Final

  • Skor: Indonesia 0 – 1 Vietnam
  • Pencetak Gol: Nguyễn Công Phương (37′)
  • Pelatih Indonesia: Gerald Vanenburg
  • Top Skorer: Jens Raven (7 gol)
  • Pemain Terbaik Turnamen: Nguyễn Đình Bắc (Vietnam)
  • Penonton: ± 35.000 orang di SUGBK

You Might Also Like

Hadapi China, Erick Thohir Harap Tak Rasisme atau Xenophobia

Mahesa Jenar Berburu Samba

PSIS Beres-beres: Empat Pemain Resmi Pamitan

PSIS Siap Ganggu Mimpi PSS di Sleman

Liga 4 Jateng Panas: Suporter Turun ke Lapangan, Panitia Kena Lempar Batu

TAGGED:Gagal menang di finalIndonesia dikalahkan vietnamtimnas U-23
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gunung Krasheninnikov Rusia yang tidur 600 tahun atau sekitar 5,5 abad, tiba-tiba meletus, Minggu (3/8/2025). Foto: dok Gunung Krasheninnikov di Rusia Meletus Setelah Tidur 600 Tahun
Next Article LPK Hiro-LPK Kamisora memberangkatkan driver bus profesional ke Jepang. Kolaborasai LPK Hiro-LPK Kamisora Cetak Sejarah Pemberangkatan Driver Bus Profesional ke Jepang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DAPAT MOBIL--Pelari asal Boyolali, Fikri (berkacamata hitam) menerima hadiah mobil listrik secara simbolis di panggung Soekarno Run SOC 2026. (rng)

Doa Orang Tua Antar Fikri Pelari Boyolali Boyong Mobil Listrik di Soekarno Run 2026

PEMER MEDALI--Nava (dua dari kiri) dan koleganya pamer medali usia mengikuti Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Kesaksian Wabup Purworejo hingga Pelari Pemula: Soekarno Run 2026 Bikin Ketagihan

OMZET MENINGKAT--Kedai Bunzen Coffee di kawasan Alun-Alun Utara Keraton Surakarta dipenuhi konsumen yang habis ikut Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Berkah Soekarno Run 2026: UMKM Solo Ketiban Rezeki, Dagangan Laris Sejak Subuh

PAPARAN - Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Andhika Satya Wasistho menyampaikan pemaparan terkait tanggung jawab industri saat Kunjungan Kerja Panitia Khusus DPR RI dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Desain Industri ke Provinsi Jawa Tengah.

Usul Progresif Legislator Muda Andhika Satya: Industri Abaikan Warga dan UMKM Kena Sanksi

KOSTUM UNIK--Pelari bersayap mengikuti Soekarno Run SOC 2026 di Surakarta, Minggu (28/6/2026). (bae)

Peri Bersayap hingga Trio Manekin Ikut Ramaikan Soekarno Run 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Misi Memutus Tren Buruk Tiga Dekade

Juni 4, 2025
Sepak Bola

Jatidiri Deg-degan: Pemain Pilar Absen, Asing Nunggu Lampu Hijau

Januari 16, 2026
Pertandingan sepak bola PSIR Rembang vs Persak Kebumen berubah jadi tawuran massal, saat tuan rumah menelan kekalahan.
Sepak Bola

Full Ricuh! Laga PSIR Rembang Vs Persak Kebumen Berubah Jadi Tawuran Massal

Februari 13, 2026
Sepak Bola

Enam Laga Terakhir Jadi “Ujian Nasib” PSIS

Maret 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Garuda Muda Tumbang, SUGBK Banjir Airmata
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?