Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gara-Gara Film The Hunger Games, Nurisa Bawa Pulang Emas Asian Games
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Olahraga

Gara-Gara Film The Hunger Games, Nurisa Bawa Pulang Emas Asian Games

T. Budianto
Last updated: Oktober 13, 2026 8:43 am
By T. Budianto
4 Min Read
Share
EMAS ASIAN GAMES: Atlet panahan asal Kota Semarang, Nurisa Dian Ashrifah menunjukkan medali emas Asian Games setibanya di Stasiun Tawang, Semarang, Jumat, (9/10/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Siapa sangka, film The Hunger Games ikut menjadi pintu masuk Nurisa Dian Ashrifah mengenal panahan. Dari iseng mencoba ekstrakurikuler saat SD, atlet asal Semarang ini kini pulang membawa medali emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Berikutnya, target yang dibidik bukan kaleng-kaleng: Olimpiade Los Angeles 2028.

Kepulangan Nurisa disambut keluarga, jajaran KONI, dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Stasiun Tawang, Semarang, Jumat (9/10/2026) sore. Sambutan itu menjadi bentuk apresiasi atas prestasinya di panggung olahraga Asia.

Nurisa meraih emas nomor Compound Women Individual setelah mengalahkan wakil Filipina, Amaya Amparo Cojuangco. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi medali emas pertama Indonesia dari cabang panahan di Asian Games.

“Alhamdulillah, senang banget karena di luar ekspektasi bisa mendapatkan emas di Asian Games ini. Saya bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang selalu mendoakan dan memberikan dukungan,” kata Nurisa.

Baca juga: Mahasiswi Udinus Semarang Bikin Sejarah Panahan Indonesia, Raih Emas di Asian Games 2026

Mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang itu mengaku mulai tertarik dengan panahan setelah menonton The Hunger Games. Ketertarikan tersebut kemudian berlanjut menjadi latihan serius hingga membawanya ke kompetisi internasional.

Kini, rutinitasnya tak jauh dari latihan hampir setiap hari, dengan Minggu sebagai waktu istirahat. Medali emas yang dibawa pulang dipersembahkan untuk orang tua, keluarga, dan teman-teman yang terus mendukung perjalanan kariernya.

Namun, Nurisa tampaknya belum ingin berhenti di podium Asian Games. Ia berharap bisa tampil di Olimpiade Los Angeles 2028. “Targetnya semoga bisa main di Olimpiade LA 2028,” ujarnya.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jateng, Aria Chandra Destianto, yang mewakili Gubernur menyampaikan apresiasi atas pencapaian Nurisa. Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan atlet daerah mampu bersaing di tingkat internasional.

Pemprov Jateng, kata Aria, berkomitmen memperkuat pembinaan olahraga, terutama bagi atlet usia muda. Upaya itu dilakukan melalui kompetisi tingkat pelajar serta pengembangan balai pembinaan dan pelatihan olahraga pelajar.

Tali Asih

Pemprov juga tengah mengusulkan pemberian tali asih bagi atlet berprestasi. Namun, besaran penghargaan tersebut masih dalam tahap pembahasan. “Kami berharap Jateng menjadi gudang atlet, khususnya atlet internasional. Pemprov akan memberikan dukungan penuh kepada para atlet,” kata Aria.

Ketua KONI Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko menyebut, keberhasilan Nurisa merupakan bagian dari proses pembinaan panahan yang dibangun sejak 2019. Menurutnya, perkembangan panahan Jateng juga terlihat dalam PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024. Saat itu, tim panahan Jateng meraih tiga medali emas, lima perak, dan satu perunggu.

Pelatih Nurisa, Permadi Sandra Wibowo mengatakan, potensi atletnya sudah terlihat dalam sejumlah kompetisi internasional pada 2025. Nurisa bahkan sempat menempati peringkat keempat dunia pada babak kualifikasi di Madrid, Spanyol.

Baca juga: Usai Asian Games, Takraw Jateng Bidik Tiga Emas PON 2028

Tim pelatih saat itu menargetkan podium di Asian Games. Hasilnya, Nurisa justru berdiri di posisi tertinggi. “Kami yakin bisa mendapatkan medali di Asian Games. Target kami saat itu adalah podium, dan alhamdulillah Nurisa berhasil menempati podium tertinggi,” kata Permadi. Ia menilai Nurisa memiliki bakat dan mental bertanding yang kuat, termasuk ketika harus menghadapi lawan dengan peringkat lebih tinggi.

Perjalanan Nurisa menjadi pengingat bahwa mimpi besar bisa bermula dari hal sederhana. Film mungkin hanya menjadi pemantik, tetapi latihan, disiplin, dan keberanian bertandinglah yang membawanya sampai ke podium.

Sekarang, tantangannya adalah menjaga konsistensi menuju 2028. Sebab, terinspirasi tokoh pemanah di layar lebar memang bisa membuka pintu mimpi, tetapi untuk menembus Olimpiade, yang harus tepat sasaran bukan cuma anak panah, melainkan juga pembinaan, dukungan, dan kesempatan bertanding. (tebe)

You Might Also Like

Warga Jangli Nunggu Kepastian Relokasi

TVRI Ingatkan Nobar Jangan Nekat Pakai Logo FIFA dan Sponsor

Ibu Bukan Cuma Urus Rumah, Tapi Juga Bumi: Pesan Megawati di Hari Ibu

Krisis Memori Chip Diramal sampai 2030, Alamat Harga Gadget Makin Melambung

Tujuh Pejabat Cilacap Dipanggil KPK, Kasus Eks Bupati Melebar

TAGGED:agustina wilujengahmad luthfiheadlinekoni jatengpemkot semarangpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SELIDIKI KASUS: TIM Polresta Batang menyelidiki penyerangan tim Persib Bandung U-18 di Rest Area 360B, Batang, Minggu (11/10/2026). (ist) Polisi Selidiki Penyerangan Bus Persib U-18 di Rest Area Batang
Next Article RT/RW di Semarang Jadi Agen Perlinsos

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RT/RW di Semarang Jadi Agen Perlinsos

Gara-Gara Film The Hunger Games, Nurisa Bawa Pulang Emas Asian Games

SELIDIKI KASUS: TIM Polresta Batang menyelidiki penyerangan tim Persib Bandung U-18 di Rest Area 360B, Batang, Minggu (11/10/2026). (ist)

Polisi Selidiki Penyerangan Bus Persib U-18 di Rest Area Batang

3.000 Runner Serbu Kota Lama Semarang, Lari Malam Sekalian Napak Tilas Sejarah!

Warga Binaan Lapas Purwodadi Diajak Kenali Kategori Desil

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Bunda PAUD Berikan Trauma Healing bagi Anak Terdampak Banjir Pekalongan

Januari 19, 2026
Ilustrasi kapal keruk.
Info

Kapal Keruk Buat Bencana Kena Bea Cukai Rp30 M, Purbaya: Gak Masuk Akal!

Januari 13, 2026
Ketua DPR RI Puan Maharani.
Info

Muhammadiyah Rayain Milad ke-113, Puan: Terus Berkhidmat Layani Umat

November 18, 2025
Daerah

Pemkab Grobogan Gratiskan Pengobatan Korban Terduga Keracunan MBG

Januari 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gara-Gara Film The Hunger Games, Nurisa Bawa Pulang Emas Asian Games
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?