Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: PSIS Tatap Musim Baru, Arhan sampai Fortes Masuk Radar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

PSIS Tatap Musim Baru, Arhan sampai Fortes Masuk Radar

PSIS Semarang akhirnya seperti sadar satu hal: klub besar nggak bisa terus hidup dalam mode “asal selamat”. Setelah musim penuh drama, gonta-ganti pelatih, dan performa naik turun, Mahesa Jenar mulai nampak tanda-tanda kebangkitan. Dan rumor pemain yang mulai beredar bikin suporter perlahan kembali punya harapan.

T. Budianto
Last updated: Mei 13, 2026 5:35 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
GIRING BOLA: Striker PSIS, Carlos Fortes menggiring bola saat masih membela tim pada 2022-2024. (Foto: PSIS Official)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- PSIS Semarang tampaknya tak ingin lagi menjalani musim dengan arah yang samar. Setelah terseok-seok sepanjang kompetisi lalu, Mahesa Jenar kini mulai menyiapkan proyek baru untuk kembali jadi kekuatan serius sepak bola Indonesia sekaligus membuka jalan promosi ke Liga 1 musim 2026/2027.

Musim kemarin memang terasa berat buat PSIS. Pergantian pelatih terjadi berkali-kali. Mulai dari Ega Raka, Jafri Sastra, Andri Ramawi, caretaker Anang Dwita, hingga Kas Hartadi yang datang dalam situasi darurat.

Di lapangan, permainan PSIS juga sering terlihat belum punya identitas jelas. Kadang tampil menjanjikan, tapi di laga lain justru kehilangan arah. Situasi itu membuat PSIS sempat berada dekat zona berbahaya sebelum akhirnya selamat usai meraih kemenangan penting atas Kendal Tornado FC pada pekan ke-26. Dari situ, manajemen mulai sadar bahwa “sekadar bertahan” bukan level yang pantas buat PSIS.

Baca juga: Sukses Bertahan, COO PSIS Apresiasi Kerja Keras Tim

Asisten Manajer PSIS, Moch Reza Handhika memastikan proses pembentukan tim baru sudah mulai berjalan. Bukan cuma soal pemain, tapi juga struktur ofisial dan fondasi organisasi tim. Manajemen disebut ingin membangun skuad lebih cepat dan lebih matang agar latihan perdana bisa dimulai Juli 2026.

Yang bikin suporter makin ramai tentu rumor transfer yang mulai bermunculan. Nama Hari Nur Yulianto dan Septian David Maulana jadi dua sosok yang paling sering dibicarakan. Buat suporter Mahesa Jenar, mereka bukan sekadar mantan pemain, tapi sudah menjadi bagian dari identitas klub.

Septian David dikenal sebagai otak permainan PSIS di masa lalu. Kreativitas dan kemampuannya mengatur tempo pernah jadi nyawa lini tengah Mahesa Jenar.

Sementara Hari Nur punya nilai emosional yang sulit dicari penggantinya. Ia dianggap representasi pemain lokal yang tumbuh bersama klub dan dekat dengan tribun suporter.

Bikin Heboh

Tapi rumor paling bikin heboh datang dari nama Pratama Arhan. Wacana kepulangan bek kiri Timnas Indonesia itu langsung bikin antusiasme publik Semarang naik drastis. Arhan dianggap simbol sukses akademi PSIS yang berhasil menembus level internasional.

Dengan gaya bermain agresif, stamina kuat, dan lemparan ke dalam khasnya, Arhan diyakini bisa memberi warna baru di sektor kiri PSIS. Kalau transfer itu benar terjadi, dampaknya bukan cuma teknis, tapi juga psikologis. Itu bakal jadi sinyal kuat kalau PSIS benar-benar serius membangun tim promosi.

Nama Alfeandra Dewangga juga mulai dikaitkan dengan proyek baru Mahesa Jenar. Fleksibilitasnya bermain di banyak posisi dianggap cocok untuk membangun skuad modern yang lebih seimbang.

Kembalinya Arhan dan Dewangga juga dinilai bisa mengembalikan identitas lokal PSIS yang beberapa musim terakhir terasa mulai memudar.

Baca juga: Promosi Dicanangkan, PSIS Siap “Bongkar Pasang” Tim

Belum selesai di situ, rumor lain juga mengarah ke striker naturalisasi Carlos Fortes. Pemain asal Portugal itu dikenal sebagai striker dengan postur kuat dan naluri gol tinggi. Jika benar bergabung, ia bisa jadi jawaban atas problem lini depan PSIS yang musim ini kurang tajam.

Kombinasi pemain berpengalaman, talenta lokal, dan sosok yang punya kedekatan emosional dengan klub membuat proyek baru PSIS terasa berbeda dibanding musim-musim sebelumnya. Suporter Semarang mungkin belum sepenuhnya lupa rasa frustrasi musim lalu. Tapi perlahan, optimisme itu mulai balik lagi.

Karena buat klub sebesar PSIS, targetnya memang nggak pernah sekadar bertahan hidup. Yang dicari adalah cara untuk kembali bikin Stadion bergemuruh dan Semarang punya tim yang layak dibanggakan lagi. (tebe)

You Might Also Like

Teka-Teki Starter Timnas Indonesia Kontra Jepang: Kluivert Siapkan Strategi Misterius di Suita

Prabowo Sebut RI Teman Sejati AS, Publik Beri Peringatan: Sejarah ’65 Belum Tuntas

Gubernur Lempar Karpet Merah ke Investor India

Mohammad Saleh: BUMD Jangan Cuma Numpang Nama, Saatnya Fokus Nambah PAD

Mendes Minta Warga Ikhlaskan Lahan untuk Bangun Koperasi Desa Merah Putih

TAGGED:headlineMahesa Jenarpanser biruPSISsnex
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Modus Nikah Siri Bermodal Rp100 Ribu, Pengasuh Ponpes Dibui
Next Article 3 Juni SPMB SMA/SMK Jateng Dibuka, Kursinya Cuma 40 Persen

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jakarta Belum Jadi Pensiun Sebagai Ibu Kota Negara, Putusan MK Malah Bikin Ramai Lagi

KORBAN - Ilustrasi korban pelecehan seksual dibungkam.

Bejat! Oknum Anggota LSM di Semarang Diduga Hamili Gadis Autis Tetangganya

Sambo Kuliah Lagi Dari Balik Jeruji Bikin Publik Ribut Sendiri

Dikira Tikus, Suara Atap Malam Itu Ternyata Sanca Raksasa

Sudah Jadi Juara Buat Semarang, Agustina Ajak Warga Vote Celyna

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Motor Sama, Komentar Nyala: Aura Kasih Muncul di IG Lisa Mariana

Desember 27, 2025
Olahraga

Cari Nahkoda Baru KONI Jateng, Tim Penjaringan Resmi Start Mesin!

September 3, 2025
Bupati Pati Sudewo dilempari massa saat menemui massa aksi.
Politik

DPRD Setuju Gulirkan Hak Angket dan Bentuk Pansus, Proses Pemakzulan Bupati Pati Dimulai

Agustus 13, 2025
Kejaksaan Agung dalami kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek. Kasus ini menyeret mantan Mendikbud Nadiem dan pejabat lain, dengan kerugian negara mencapai Rp1,98 triliun. Foto: dok.
Hukum

Proyek Chromebook Kemendikbudristek: Ketika Laptop Bukan Sekadar Teknologi, Tapi Lapak Korupsi Rp1,98 Triliun

September 10, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: PSIS Tatap Musim Baru, Arhan sampai Fortes Masuk Radar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?