Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Luthfi Nego Kuota Rumah Subsidi, Maruarar Kasih Lampu Hijau
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Luthfi Nego Kuota Rumah Subsidi, Maruarar Kasih Lampu Hijau

Di tengah harga rumah yang makin bikin rakyat kecil cuma bisa scroll sambil ngelus dada, kabar soal kuota rumah subsidi naik dua kali lipat di Jateng terasa kayak angin segar. Apalagi keputusan itu lahir bukan dari drama rapat panjang, tapi dari usulan langsung gubernur yang disambut cepat oleh menteri.

T. Budianto
Last updated: Mei 9, 2026 11:22 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PEMBIAYAAN PERUMAHAN: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait pada acara Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat di Brebes, Sabtu (9/5/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA BREBES- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi nggak mau setengah-setengah soal urusan rumah rakyat. Dalam acara Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat di Brebes, Sabtu (9/5/2026), Luthfi langsung mengusulkan kenaikan kuota rumah subsidi di Jawa Tengah dari 25 ribu unit menjadi 50 ribu unit.

Dan respons Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, juga nggak pake lama. “Tahun lalu sekitar 25 ribu, tadi minta 50 ribu, saya setuju,” kata Maruarar. Kalimat pendek itu langsung jadi kabar baik buat banyak warga yang selama ini cuma bisa lihat brosur rumah subsidi tanpa yakin bakal kebagian unit.

Baca juga: Urusan Rumah Subsidi Jangan Sampai Nyangkut di Meja Izin

Menurut Maruarar, kalau kuota rumah subsidi naik jadi 50 ribu unit dan program bedah rumah berjalan sampai 30 ribu unit, efeknya bakal kerasa langsung ke ekonomi daerah. Karena urusan rumah ternyata bukan cuma soal tempat tinggal. Tapi juga soal perputaran uang, lapangan kerja, bahan bangunan, tukang, sampai geliat usaha kecil di sekitar proyek perumahan.

Maruarar bahkan menyebut Jateng saat ini jadi salah satu daerah dengan penyerapan pembiayaan perumahan terbesar di Indonesia.

Sementara itu, Ahmad Luthfi bilang pembangunan rumah rakyat nggak bisa dikerjakan sendirian. Harus ada kerja bareng antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, sampai desa. “Kolaborasi itu namanya kebersamaan. Kebersamaan itu namanya bareng-bareng,” kata Luthfi.

Cukup Agresif

Jateng sendiri memang lagi cukup agresif dalam program perbaikan rumah warga. Berdasarkan data Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jateng, sejak 2025 sampai Maret 2026 sudah ada 281.312 rumah warga miskin yang berhasil dibangun atau diperbaiki.

Jumlah itu berasal dari berbagai sumber pendanaan, mulai APBN, APBD, CSR perusahaan, sampai bantuan Baznas. Meski begitu, Luthfi juga ngasih warning ke pemerintah daerah soal tata ruang. Jangan sampai pembangunan perumahan malah bentrok dengan lahan pertanian yang dilindungi.

Karena kalau izin dan tata ruang masih bikin pengembang muter-muter kayak nyari parkiran di mall hari Minggu, pembangunan rumah rakyat bakal susah ngebut.

Baca juga: Perjuangan Atikah Nyisihin Separuh Gaji Demi Rumah Impian

Dalam acara yang sama, Bank Negara Indonesia atau BNI melaporkan penyaluran Kredit Program Perumahan sampai April 2026 sudah mencapai Rp1,7 triliun. Khusus di Brebes, minat masyarakat terhadap pembiayaan rumah juga lumayan tinggi. Tercatat ada 348 calon debitur dengan nilai pengajuan mencapai Rp270,1 miliar.

Dan mungkin itu jadi gambaran paling nyata hari ini: di saat cicilan hidup makin ramai, punya rumah sendiri masih jadi mimpi yang rela diperjuangkan orang bertahun-tahun, bahkan sebelum isi rumahnya ada sofa, yang penting dulu punya pintu buat pulang. (tebe)

You Might Also Like

Stunting Jateng Turun Jadi 9,93 Persen, Tapi Kesenjangan Daerah Masih Jadi PR

Empat SPPG Banyuwangi Kena Suspend Permanen, Ini Masalahnya..

Kurator Diteriaki, Hakim Bereaksi: Aset Sritex Bakal Dicek Ulang

Adu Kencang Tengah Malam, Puluhan Pemuda Semarang Kena Sikat

Pesan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Gugur Terungkap: Saya Tak akan Pergi!

TAGGED:ahmad luthfiheadlinepemprov jatengrumah subsidi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Duduk Lama di Sadel Bikin Panik, Faktanya Prostat Tetap Aman
Next Article 30 Ribu Rumah di Jateng Bakal Dibedah Tahun Ini

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PERKUAT KEPASTIAN HUKUM -- PLN Icon Plus tandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kejari Gunungkidul tentang Bantuan Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, untuk memperkuat kepastian hukum dan keamanan bisnis digital.

Perkuat Kepastian Hukum dalam Pengembangan Bisnis Digital, PLN Icon Plus Gandeng Kejari Gunungkidul

Harga Elektronik Makin Naik, Ini Rekomendasi Smartphone di Bawah Rp5 Juta dengan Spek Mumpuni

TRANSPORTASI ANDALAN - Siswa sekolah sedang antre naik Trans Banyumas. Menurut Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), kehadiran Trans Banyumas mulai mengubah budaya transportasi warga yang sebelumnya sangat mengandalkan sepeda motor untuk mobilitas sehari-hari. (ist)

Trans Banyumas Ubah Budaya Transporatsi Warga, Motor Tak Lagi Pilihan Utama

PENCARIAN ORANG HILANG - Ilustrasi Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian orang hilang di lautan.

Fix, Jasad Terdampar di Enggano Kru Kapal yang Ditumpangi 5 Jurnalis Hilang

MABA - Pekan Orientasi Mahasiswa (POEMA) di gedung Balairung UPGRIS, kota Semarang, Selasa (22/9/2026). (dul)

Maba UPGRIS Pilih Aktif di Organisasi Apa? Ada Banyak Pilihan Pengembangan Diri di Kampus

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Cukai Seret, Target Tinggi: Jurus Purbaya “Ajak Damai” Rokok Ilegal

Januari 18, 2026
Presiden China Xi Jinping.
Info

Macan Asia Beneran! Xi Jinping Pecat 9 Jenderal Busuk di Lingkaran Elit China

Oktober 21, 2025
Tim Indonesia yang diturunkan PBSI di Kejuaraan Sudirman Cup 2025
Olahraga

Demi Kehormatan Bangsa, Tidak Ada Hadiah di Piala Sudirman

Mei 7, 2025
Mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla atau lebih dikenal dengan inisial JK.
Hukum

Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Pernyataan ‘Syahid’ Disorot Tajam

April 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Luthfi Nego Kuota Rumah Subsidi, Maruarar Kasih Lampu Hijau
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?