Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Trans Banyumas Ubah Budaya Transporatsi Warga, Motor Tak Lagi Pilihan Utama
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Trans Banyumas Ubah Budaya Transporatsi Warga, Motor Tak Lagi Pilihan Utama

R. Izra
Last updated: September 23, 2026 4:42 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
TRANSPORTASI ANDALAN - Siswa sekolah sedang antre naik Trans Banyumas. Menurut Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), kehadiran Trans Banyumas mulai mengubah budaya transportasi warga yang sebelumnya sangat mengandalkan sepeda motor untuk mobilitas sehari-hari. (ist)
TRANSPORTASI ANDALAN - Siswa sekolah sedang antre naik Trans Banyumas. Menurut Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), kehadiran Trans Banyumas mulai mengubah budaya transportasi warga yang sebelumnya sangat mengandalkan sepeda motor untuk mobilitas sehari-hari. (ist)
SHARE

BACAAJA, BANYUMAS – Kehadiran Trans Banyumas bikin pilihan transportasi warga tak lagi terbatas. Bahkan, pelan-pelan Trans Banyumas mulai mengubah budaya transportasi warga setempat.

Kebiasaan warga Banyumas mengandalkan sepeda motor mulai bergeser. Sekarang cukup banyak warga yang menjadikan Trans Banyumas sebagai pilihan utama sebagai moda transportasi sehari-hari.

Bus yang beroperasi dengan skema Buy the Service (BTS) itu bahkan mulai menarik minat warga yang sebelumnya terbiasa menggunakan sepeda motor.

Setidaknya demikian yang disampaikan Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata sekaligus Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno. Ia menilai Banyumas termasuk daerah yang berhasil membenahi layanan transportasi umum di tingkat kabupaten.

Bacaaja: Koridor Anyar Trans Banyumas, Akhirnya Sampai di Banyumas Juga
Bacaaja: Mulai 2027, Trans Jateng Sambungkan Magelang-Temanggung

Trans Banyumas sendiri mulai beroperasi sejak 5 Desember 2021 dengan dukungan subsidi Kementerian Perhubungan. Kini, layanan tersebut memiliki lima koridor yang menghubungkan permukiman, pusat kota, kawasan pendidikan, terminal, stasiun hingga destinasi wisata Baturraden.

Yang menarik, survei Laboratorium Transportasi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata pada Agustus 2026 menunjukkan 58 persen pengguna Trans Banyumas masih memiliki sepeda motor.

Sebelum menggunakan Trans Banyumas, sepeda motor menjadi moda transportasi utama bagi 55 persen responden. Artinya, keberadaan bus tersebut mulai mendorong perubahan pilihan moda transportasi warga.

“Trans Banyumas bukan sekadar sarana moda transportasi harian, melainkan rekam jejak transformasi mobilitas publik yang terbukti mampu mengubah budaya bertransportasi warga,” kata Djoko, Rabu (23/9/2026).

Pelajar Jadi Pengguna Terbanyak

Pengguna Trans Banyumas paling banyak berasal dari kalangan pelajar, dengan persentase mencapai 40 persen.

Jika dilihat berdasarkan usia, kelompok di bawah 20 tahun menjadi pengguna terbesar dengan 28 persen, disusul kelompok usia 21-30 tahun sebesar 27 persen.

Daya tariknya bukan hanya tarif yang mendapat subsidi. Trans Banyumas juga menyediakan bus ber-AC, fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas, serta sistem pemantauan perjalanan melalui CCTV dan GPS.

Pembayaran nontunai menggunakan e-money dan QRIS juga membuat layanan tersebut semakin praktis.

Namun, perjalanan Trans Banyumas untuk menjadi transportasi publik yang benar-benar kuat masih menghadapi sejumlah tantangan.

Salah satunya adalah kepastian anggaran. Pembiayaan layanan ke depan mulai melibatkan pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Banyumas sehingga diperlukan komitmen anggaran yang berkelanjutan.

Masalah lain ada pada konektivitas. Feeder dari wilayah pinggiran menuju koridor utama dinilai belum optimal.

Selain itu, tingkat keterisian bus masih belum merata. Pada jam sibuk, terutama ketika pelajar dan pekerja beraktivitas, bus cenderung penuh. Namun, jumlah penumpang menurun pada jam-jam di luar waktu sibuk.

Djoko menilai pengembangan Trans Banyumas harus dilakukan secara menyeluruh. Bukan hanya menambah atau mempertahankan armada, tetapi juga memperkuat feeder, memperbaiki halte, serta memastikan anggaran tetap aman.

“Keberlanjutan inovasi ini sangat bergantung pada komitmen lintas pemangku kepentingan, terutama dalam menjaga ketahanan anggaran, memperkuat armada pengumpan, serta membenahi infrastruktur pendukung,” ujarnya.

Jika persoalan tersebut bisa diatasi, Trans Banyumas berpotensi menjadi contoh bahwa transportasi umum di daerah tidak harus kalah dari kendaraan pribadi.

Justru, ketika layanannya nyaman, terjangkau, dan terkoneksi dengan baik, warga bisa mulai meninggalkan ketergantungan pada sepeda motor secara perlahan. (dul)

You Might Also Like

IPM Semarang Ngebut ke 85,80

Trans Banyumas Mulai Hari Ini Setop Dulu, Ada Evaluasi Layanan

Harga Ayam di Medan Melejit, Pasokan Mulai Seret

COO Bacaaja: Media Berperan Edukasi Pelajar, Cegah Mereka Tak Terpapar Terorisme

Pajak 40 Persen Bikin Pengusaha Hiburan Deg-degan

TAGGED:djoko setijowarnomtisepeda motortrans banyumas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PENCARIAN ORANG HILANG - Ilustrasi Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian orang hilang di lautan. Fix, Jasad Terdampar di Enggano Kru Kapal yang Ditumpangi 5 Jurnalis Hilang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TRANSPORTASI ANDALAN - Siswa sekolah sedang antre naik Trans Banyumas. Menurut Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), kehadiran Trans Banyumas mulai mengubah budaya transportasi warga yang sebelumnya sangat mengandalkan sepeda motor untuk mobilitas sehari-hari. (ist)

Trans Banyumas Ubah Budaya Transporatsi Warga, Motor Tak Lagi Pilihan Utama

PENCARIAN ORANG HILANG - Ilustrasi Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian orang hilang di lautan.

Fix, Jasad Terdampar di Enggano Kru Kapal yang Ditumpangi 5 Jurnalis Hilang

MABA - Pekan Orientasi Mahasiswa (POEMA) di gedung Balairung UPGRIS, kota Semarang, Selasa (22/9/2026). (dul)

Maba UPGRIS Pilih Aktif di Organisasi Apa? Ada Banyak Pilihan Pengembangan Diri di Kampus

JALANI TUNTUTAN--Tiga kades terdakwa korupsi seleksi perangkat desa di Pati, mengikuti sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (23/9/2026). (bae)

Rasain! Tiga Kades Pati Komplotan Sudewo Peras Perangkat Desa Dituntut Bui, Ada yang 7,5 Tahun

Tragedi, Akademia, dan Susanah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Ketimpangan Jateng Utara-Selatan Disorot

Mei 18, 2026
Sepak Bola

Dikritik, Diragukan, Terus… Jadi Penentu Kemenangan

Januari 25, 2026
Info

TPA Putri Cempo Masih Terbakar, Pemprov Siapkan Modifikasi Cuaca

September 8, 2026
Info

Belum Mau Turun, Sudah Enam Bulan Harga Beras Terus Naik

Agustus 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Trans Banyumas Ubah Budaya Transporatsi Warga, Motor Tak Lagi Pilihan Utama
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?