Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Pernyataan ‘Syahid’ Disorot Tajam
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Pernyataan ‘Syahid’ Disorot Tajam

R. Izra
Last updated: April 14, 2026 7:59 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla atau lebih dikenal dengan inisial JK.
Mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla atau lebih dikenal dengan inisial JK.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Pernyataan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) soal ‘syahid’ saat ceramah di Masjid UGM berbuntut panjang. Nggak cuma ramai di media sosial, ceramah itu kini juga berujung laporan ke polisi.

Sejumlah organisasi, termasuk DPP Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), resmi melaporkan JK ke Polda Metro Jaya. Mereka menilai pernyataan JK memicu polemik dan bikin keresahan di tengah masyarakat.

Ketua Umum GAMKI, Sahat Martin, bilang laporan ini dilakukan supaya polemik yang sudah terlanjur melebar bisa diselesaikan lewat jalur hukum.

Bacaaja: Rismon Balik Bantah Tuduh JK Keras, Malah Seret AI
Bacaaja: Tiga Prajurit Gugur, MUI Ajak Salat Gaib Bersama

“Pernyataan ini sudah menimbulkan kegaduhan, baik di masyarakat maupun di media sosial. Jadi kami tempuh jalur hukum agar lebih jelas dan terarah,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Nggak cuma GAMKI, organisasi lain seperti Pemuda Katolik juga ikut angkat suara. Ketua Umumnya, Stefanus Asat Gusma, menyoroti penggunaan istilah “syahid” dalam ceramah tersebut, yang dikaitkan dengan konflik bernuansa agama seperti di Poso dan Ambon.

Menurutnya, pernyataan itu dianggap nggak sejalan dengan ajaran Kristen dan Katolik yang menolak kekerasan.

“Harapan kami, sebagai tokoh bangsa, Pak JK bisa memberikan klarifikasi terbuka, bahkan kalau perlu meminta maaf,” tegasnya.

Jubir: jangan dipotong, pahami konteksnya

Di sisi lain, pihak JK membantah tudingan tersebut. Juru bicara JK, Husain Abdullah, menilai polemik ini muncul karena potongan video yang beredar nggak utuh dan keluar dari konteks aslinya.

Menurutnya, dalam ceramah di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 5 Maret 2026 itu, JK justru sedang menjelaskan realitas konflik dan berupaya meluruskan pemahaman yang keliru dari kedua pihak yang bertikai.

“Seharusnya dikaji secara utuh. Jangan hanya mengambil potongan yang akhirnya menimbulkan tafsir yang melenceng,” kata Husain.

Ia menegaskan, JK tidak sedang menyudutkan pihak mana pun, melainkan memberikan pembelajaran soal bagaimana konflik berbasis agama bisa terjadi dan bagaimana seharusnya disikapi.

Laporan terhadap JK kini sudah teregister di Polda Metro Jaya dengan beberapa nomor laporan berbeda. Kasus ini pun diprediksi masih bakal terus jadi sorotan publik.

Di tengah situasi ini, publik menunggu langkah selanjutnya, apakah akan ada klarifikasi langsung dari JK, atau proses hukum yang berjalan lebih jauh.

Yang jelas, dari mimbar ceramah, isu ini sekarang sudah masuk ke ranah hukum. (*)

You Might Also Like

Bintara Polisi Nyolong Mobil Perwira Mabes Polri, Endingnya Pesta Sabu

Guru Nggak Cuma Ngajar, Tapi Juga “Nahan” Medsos

Whoosh ‘Proyek Ruwet’ Warisan Jokowi, Prabowo Pasang Badan: “Saya Tanggung Jawab!”

Gus Yasin Respons OTT KPK Bupati Pati Sudewo: Pelayanan Publik Tetap Jalan

Listyo Sigit Absen Sambut Prabowo, Ngambek karena Isu Pergantian Kapolri Makin Panas?

TAGGED:ceramahheadlinejkjusuf kallakonflik ambonmasjid ugmpenistaan agama
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Indonesia Bukan Krisis Petani, tetapi Krisis Kapabilitas Pertanian
Next Article Aliran Duit Misterius Terkuak, Pansus Haji Diduga Diincar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KETERANGAN PERS - Kasat Reskrim Polres Temanggung, I Komang Mahendra Deputra menjelaskan penanganan kasus kematian korban glamping Posong. (ist)

Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Glamping Maut Temanggung: Butuh 5 Hari

SEPAKAT IMPOR PANGAN - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat melakukan kunjungan kenegaraan dan bertemu Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, Prancis pada Kamis (28/5/2026) waktu setempat. Prabowo sepakat membuka kran impor pangan, daging dan susu sapi, dari Prancis. (BPMI Sekretariat Presiden)

Saat Rupiah Terus-terusan Nyungsep, Presiden Prabowo Buka Kran Impor Pangan dari Prancis

Pocong Bawa Sajam Keliling Cilacap Bikin Warga Susah Tidur

Mengenal Warteg, Awalnya untuk Kuli, kini Mendunia

Mau Tahu Penyebab Bau Amis Daging Kurban? Sepele Banget

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Si Jago Merah Ngamuk di Metro Sport Center, Kerugian Ditaksir Rp5 M

Mei 5, 2026
Taksi mobil listrik yang mogok di tengah rel kereta menjadi pemicu tabrakan maut KRL vs Argo Bromo Angrek di Bekasi Timur, Senin (27/4/2026).
Info

Detik-detik Tabrakan Maut KRL vs Argo Bromo: Dipicu Taksi Listrik Mogok di Tengah Rel Kereta

April 28, 2026
Hukum

AKBP Basuki Akui Salah tapi Tak Pernah Minta Maaf Atas Kematian Levi

Maret 17, 2026
Info

BRT Semarang Mulai Ganti Napas, 41 Bus Baru Sudah Jalan

Mei 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Pernyataan ‘Syahid’ Disorot Tajam
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?