Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Investor Silakan Masuk, Luthfi: Tapi Jangan Lupa Warga Lokal
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Investor Silakan Masuk, Luthfi: Tapi Jangan Lupa Warga Lokal

Investasi boleh deras, pabrik boleh berdiri megah, tapi pesan dari orang nomor satu di Jawa Tengah ini cukup jelas: jangan sampai warga lokal cuma jadi penonton. Kalau bisa kerja, kenapa harus impor tenaga?

T. Budianto
Last updated: Mei 6, 2026 6:43 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Para pekerja di salah satu pabrik konveksi di Jateng. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, KENDAL– Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi ngasih “kode keras” kepada para investor yang masuk ke wilayahnya: utamakan tenaga kerja lokal. Menurutnya, kualitas SDM Jateng nggak kalah saing, bahkan bisa head to head dengan tenaga kerja dari luar negeri.

Pesan itu disampaikan saat ia meninjau aktivitas produksi di PT Borine Technology Indonesia, yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Kendal, Rabu (6/5/2026).

Baca juga: Triwulan I Investasi di Jateng Serap 92.000 Tenaga Kerja

Di sana, Luthfi melihat langsung proses produksi sekaligus ngobrol dengan manajemen perusahaan. Hasilnya? Produk yang dihasilkan ternyata punya kualitas yang setara dengan produksi dari negara asal perusahaan, yakni Tiongkok.

“Artinya, selama kita punya niat kerja, khususnya di Jawa Tengah, kita mampu bersaing,” tegasnya. Nggak cuma soal kualitas produk, Luthfi juga menekankan bahwa kompetensi SDM jadi salah satu “magnet” utama buat menarik investor. Masuknya Borine bahkan nggak sendirian, mereka ikut membawa enam perusahaan supplier untuk ikut investasi di Jateng. Efek domino mulai kelihatan.

Ekspansi Kedua

Dari sisi angka, investasi perusahaan ini juga nggak main-main. Di fase pertama saja, nilainya sudah mencapai 700 juta dollar AS. Dan sekarang, mereka bersiap ekspansi ke fase kedua dengan tambahan investasi sekitar 1,4 miliar dollar AS.

Buat Luthfi, angka segede itu bukan sekadar nominal, tapi sinyal kuat bahwa Jawa Tengah dianggap aman, stabil, dan layak jadi tujuan investasi global. Makanya, dia nggak mau momentum ini lewat begitu saja. Semua kepala daerah diminta ikut “jualan”, bukan dalam arti harfiah, tapi jadi semacam marketer daerah untuk menarik investasi baru.

Baca juga: Saleh Optimistis Investasi Jateng 2026 Ngebut, Iklim Usaha Dinilai Makin Ramah

Di sisi lain, Luthfi juga nggak tutup mata soal PR yang masih ada. Salah satunya soal infrastruktur pelabuhan, khususnya di Kendal dan Batang. Ia berjanji bakal memperkuat koordinasi dengan Pelindo dan Kementerian Perhubungan untuk menghidupkan kembali operasional pelabuhan tersebut, termasuk revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas.

Investasi sudah datang, pabrik mulai berdiri, dan peluang kerja makin terbuka. Tinggal satu yang harus dijaga: jangan sampai lowongan kerja cuma jadi formalitas, sementara yang kerja tetap “orang dalam”, tapi dari luar negeri. (tebe)

You Might Also Like

Banjir Parah Terjang Kawasan Industri Candi Semarang: Mobil Terendam, Motor Terseret Arus

Proyek Tanggul Laut Semarang Udah Jalan, Mengapa Walhi Konsisten Mengkritik?

Viral Insiden Motor Terbakar, Pertamina Akhirnya Tutup SPBU Sriwijaya Semarang: Evaluasi!

Petani Tebu Blora Tak Mau Panennya Berakhir Jadi Cerita

BPJS PBI-JK Tiba-tiba Nonaktif? Tenang, Ini Cara Balikin Lagi Tanpa Ribet

TAGGED:ahmad luthfiheadlineinvestasi jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Triwulan I Investasi di Jateng Serap 92.000 Tenaga Kerja
Next Article DPRD Semarang Dukung Revisi Perda Rusun

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Viral Pasien BPJS Meninggal Usai Tunggu 8 Jam, DPR Minta Kemenkes Turun Tangan

Semarang Lagi Menata Masa Depan 850 Keluarga

Sekolah Rakyat Disiapkan Jadi Jalan Keluar Kemiskinan

Rektor SCU Soroti Dana MBG: Jangan Sampai Besar Anggaran, Kecil Dampaknya

JALANI SIDANG--Dua terdakwa kasus pencucian uang, Gus Yazid dan Andhi Nur Huda menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (5/8/2026). (bae)

Dituntut 6 Tahun Penjara, Gus Yazid Minta Dibebaskan dari Kasus Pencucian Uang Libatkan Letjen Widi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Pemprov Salurkan Bantuan Ratusan Juta ke Empat Daerah Terdampak Banjir

Januari 17, 2026
IHSG KEMBALI RONTOK - Ilustrasi bursa saham kembali nyungsep. IHSG kembali rontok.
Ekonomi

Rupiah Terus Melamah, IHSG Nyaris Trading Halt: Ekonomi RI Kehilangan Kepercayaan?

Mei 18, 2026
Tanggul Sungai Plumbon jebol, membuat air melimpah hingga menggenangi permukiman warga di Semarang.
Info

351 KK di Semarang Terendam Banjir, Dampak Tanggul Plumbon Jebol

Desember 27, 2025
BACA BUKU GRATIS - Dari mahasiswa, ojol, hingga karyawan swasta menjadikan Lapak Baca Gratis di Taman Ngaliyan, Semarang, sebagai tongkrongan 'penuh gizi'. Di Taman Baca Gratis, pengunjung bisa menikmati ragam bacaan, mulai dari buku-buku filsata, novel, hingga komik. (dul)
Unik

Tongkrongan Mahasiswa sampai Ojol, Lapak Baca Gratis di Taman Ngaliyan Curi Perhatian

Juni 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Investor Silakan Masuk, Luthfi: Tapi Jangan Lupa Warga Lokal
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?