Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Triwulan I Investasi di Jateng Serap 92.000 Tenaga Kerja
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Triwulan I Investasi di Jateng Serap 92.000 Tenaga Kerja

Lagi-lagi Jawa Tengah bikin headline. Di saat kondisi global masih naik-turun, investasi di provinsi ini justru tancap gas. Bukan cuma angka yang naik, tapi juga lapangan kerja yang kebuka lebar, puluhan ribu orang langsung kebagian “kursi”.

T. Budianto
Last updated: Mei 6, 2026 6:25 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PRESS CONFERENCE: Kepala DPMPTSP Jateng, Sakina Rosellasari menggelar press conference di kantornya, Selasa, (5/5/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Kinerja investasi Jawa Tengah di triwulan I 2026 bisa dibilang lagi ngebut tanpa rem. Sepanjang Januari sampai Maret, total investasi tembus Rp23,02 triliun, naik 5,35 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Yang bikin makin menarik, angka itu ikut nyeret sekitar 92.000 tenaga kerja dari 24.957 proyek yang tersebar di berbagai daerah.

Kepala DPMPTSP Jateng, Sakina Rosellasari bilang, kalau investasi asing masih jadi pemain utama. Nilainya mencapai Rp12,98 triliun atau sekitar 56 persen dari total investasi. Sisanya, Rp10,04 triliun, datang dari investor dalam negeri.

Baca juga: Pabrik Rp1,1 T di Kendal Siap Serap Ribuan Warga

“Di tengah situasi global yang lagi nggak santai, ini tentu jadi kabar yang cukup membanggakan,” ujar Sakina, Selasa (5/5/2026).

Yang mulai kelihatan sekarang, arah investasi di Jateng juga pelan-pelan berubah. Kalau dulu identik dengan industri padat karya seperti tekstil dan alas kaki, sekarang sektor padat modal mulai naik panggung, mulai dari industri mesin, elektronik, alat kesehatan, sampai kelistrikan.

Meski begitu, Jateng belum sepenuhnya “move on” dari sektor lama. Industri alas kaki berbasis ekspor masih kuat, jadi daerah ini tetap ramah buat investasi yang butuh banyak tenaga kerja.

Tenaga Kerja

Kalau ngomongin daerah yang paling banyak nyerap tenaga kerja, Kota Semarang masih jadi juaranya dengan 15.650 pekerja. Disusul Kendal (9.009), Brebes (8.915), Jepara (6.897), dan Klaten (6.886).

Dari sisi negara asal investor, Singapura jadi yang paling dominan dengan nilai Rp3,33 triliun. Di belakangnya ada Hongkong (Rp3,22 triliun), Tiongkok (Rp2,14 triliun), Jepang (Rp1,85 triliun), dan Korea Selatan (Rp0,52 triliun).

Baca juga: Gubernur Lempar Karpet Merah ke Investor India

Sakina juga menyinggung kalau industri baterai mulai tumbuh di Jateng, dari anoda sampai katoda. Artinya, bukan cuma investasi utama yang masuk, tapi juga “rombongan” sektor pendukungnya ikut merapat. “Kami dampingi semua investasi yang masuk, baik yang padat karya maupun padat modal,” tegasnya.

Jateng sekarang lagi di persimpangan: antara tetap jadi “rumah produksi sepatu dunia” atau naik level jadi pemain industri masa depan. Tapi satu hal pasti, selama investasi terus datang, kursi kerja masih tersedia. Tinggal, siapa yang siap duduk… dan siapa yang cuma jadi penonton di pinggir lapangan. (tebe)

You Might Also Like

Dari TPS ke Taman: Karangsaru Nggak Mau Lagi Bau

Kamu Siap Ngabdi & Nguri-uri Budaya? Keraton Jogja Buka Rekrutmen Prajurit, Ini Syaratnya

ICONNET Makin Ngebut! PLN Icon Plus Sabet Penghargaan ISP dengan Pertumbuhan Tercepat di SBBI Awards 2026

Eks-Pangdam Diponegoro Letjen Widi Tersangka Korupsi BUMD Cilacap? Ada Salinan Surat Berkop Kejagung

Ngeri! Detik-detik Bangunan Ponpes Al Adalah Ambruk Ditelan Tanah Gerak di Tegal

TAGGED:dpmptsp jatengheadlineinvestasi jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ekonomi Jateng Ngebut 5,89 Persen
Next Article Investor Silakan Masuk, Luthfi: Tapi Jangan Lupa Warga Lokal

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sekolah Rakyat Disiapkan Jadi Jalan Keluar Kemiskinan

Rektor SCU Soroti Dana MBG: Jangan Sampai Besar Anggaran, Kecil Dampaknya

JALANI SIDANG--Dua terdakwa kasus pencucian uang, Gus Yazid dan Andhi Nur Huda menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (5/8/2026). (bae)

Dituntut 6 Tahun Penjara, Gus Yazid Minta Dibebaskan dari Kasus Pencucian Uang Libatkan Letjen Widi

BERBINCANG SANTAI - Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Semarang, Rahmulyo Adi Wibowo berbincang santai bersama BacaAja di depan kandang ayam miliknya. (dul)

Cara Unik Politikus PDIP Semarang Rawat Konstituen, Pelihara Ratusan Ekor Ayam

DEPORTASI WNA--WNA China pelaku love scamming yang sempat diamankan Imigrasi Semarang, akhirnya dideportasi ke negaranya. (ist)

Empat WN China Sindikat Love Scamming Dideportasi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Kota Lama Sudah Glow Up, Tapi Masih Sepi Nyawa

April 27, 2026
Info

Semarang Kebanjiran Lagi, Wali Kota: Soal Drainase Nggak Bisa Kerja Sendirian

Mei 29, 2026
PUNGLI PPG--Majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang mulai menyidangkan kasus pungli PPG, terdakwa mengikuti sidang secara daring dari lapas, Selasa (2/7/2026). (bae)
Hukum

Rasain! Dua ASN yang Pungli Rp1 M ke Guru Peserta PPG Mulai Diadili

Juni 3, 2026
Pendidikan

Semarang Dukung PAUD Emas, Siapkan Bocil Jadi Generasi 2045

Oktober 18, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Triwulan I Investasi di Jateng Serap 92.000 Tenaga Kerja
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?