Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ekonomi Jateng Ngebut 5,89 Persen
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Ekonomi Jateng Ngebut 5,89 Persen

Angka ekonomi lagi cakep-cakepnya. Jateng gaspol di awal 2026, bahkan melampaui nasional. Tapi pertanyaannya: ini cuma bagus di data, atau sudah kerasa di dompet warga?

T. Budianto
Last updated: Mei 6, 2026 6:12 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PERAKITAN KENDARAAN LISTRIK: Presiden Prabowo Subianto didampingi Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi dan Komisaris Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, Anindya Bakrie serta sejumlah menteri menekan tombol tanda diresmikannya fasilitas perakitan kendaraan listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, awal Maret lalu. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Kabar baik datang dari perekonomian Jateng. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Jateng pada triwulan I 2026 tembus 5,89 persen (year onyear), lebih tinggi dari rata-rata nasional yang ada di angka 5,61 persen.

Kalau dibandingkan tahun lalu, ini jelas naik signifikan. Di periode yang sama 2025, pertumbuhan Jateng masih di angka 4,96 persen. Artinya, ada akselerasi yang cukup terasa di awal tahun ini. Secara nominal, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jateng sudah menyentuh Rp511,99 triliun, dengan nilai riil Rp315,73 triliun.

Kepala BPS Jateng, Ali Said menjelaskan kalau industri pengolahan masih jadi tulang punggung ekonomi dengan kontribusi 32,69 persen. Meski begitu, pertumbuhannya relatif kalem di angka 4,04 persen. Ini jadi sinyal kalau mesin ekonomi nggak cuma ditopang industri, tapi mulai menyebar ke sektor lain, terutama jasa dan mobilitas.

Baca juga: Akademisi: Ekonomi Jateng On The Track, Tapi……

Dari sisi pengeluaran, ekonomi Jateng masih “ditopang” oleh konsumsi rumah tangga yang nyumbang 60,01 persen. Alias, roda ekonomi tetap muter karena warga belanja.

Yang menarik, konsumsi pemerintah juga naik cukup tajam, tumbuh 19,36 persen. Ini jadi indikasi kalau belanja negara dan daerah lagi digenjot di awal tahun buat dorong ekonomi.

Secara kuartalan, ekonomi Jateng tumbuh 1,85 persen dibanding akhir 2025. Salah satu pendorongnya datang dari sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang melonjak 21,53 persen. Efek musim panen? Jelas. Produksi pangan naik, aktivitas ekonomi di desa ikut hidup.

Permintaan Stabil

Di sisi lain, ekspor juga masih kuat dengan pertumbuhan 8,84 persen, tanda kalau permintaan luar negeri masih cukup stabil. Satu faktor penting lainnya: investasi.

Sepanjang triwulan I 2026, realisasi investasi di Jateng mencapai Rp23,02 triliun, atau sekitar 23,23 persen dari target tahunan. Adapun komposisinya: PMA (asing) Rp12,98 triliun (56,40 persen) dan  PMDN (dalam negeri) Rp10,04 triliun (43,60 persen). Dari investasi ini, tercatat ada 24.957 proyek yang jalan dan berhasil menyerap sekitar 92.000 tenaga kerja.

Sektor yang paling diminati? Masih seputar industri pengolahan, mulai dari karet, plastik, mesin, elektronik, sampai tekstil dan alas kaki. Investor pun datang dari berbagai negara besar seperti Singapura, Hongkong, Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan.

Baca juga: Saleh Optimistis Investasi Jateng 2026 Ngebut, Iklim Usaha Dinilai Makin Ramah

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menyebut, capaian ini sebagai hasil kolaborasi banyak pihak. “Ini bukan kerja satu pihak, tapi hasil gotong royong pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, investasi yang masuk jadi tanda kalau Jateng makin dipercaya sebagai tempat usaha yang kondusif. Ke depan, fokusnya bukan cuma ngejar angka tinggi, tapi memastikan pertumbuhan ini berkualitas dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Angka ekonomi boleh ngebut, investor boleh berdatangan, tapi kalau warung masih sepi dan harga tetap bikin mikir dua kali, mungkin yang tumbuh baru grafiknya, belum sepenuhnya realitanya. (tebe)

You Might Also Like

Akademisi SCU: Subsidi BBM Lebih Tepat untuk Transportasi Umum

Salat Idulfitri Bersama Anak, Luthfi: Lebaran Itu Soal Hati, Bukan Sekadar Hari Raya

Pembangunan Tanggul Dikebut, Grobogan Balapan Sama Debit Air

Respons Agustina Wilujeng setelah Terseret dalam Dakwaan Korupsi Chromebook

Trans Semarang Udah Lumayan, tapi Halte Perlu Diperbanyak

TAGGED:headlinepemprov jatengpertumbuhan ekonomi jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 5.400 Pesantren di Jateng Bakal Punya “Tim Jaga”
Next Article Triwulan I Investasi di Jateng Serap 92.000 Tenaga Kerja

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MENGAIS REZEKI - Pelaku UMKM sedang melayani pembeli saat penutupan MTQ di Semarang, Sabtu (19/9/2026). (dul)

Cerita Pelaku UMKM Kerajinan Tangan Jualan di MTQ Nasional Semarang: Cuma Laku Empat

SAMPAIKAN KEPUTUSAN - Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI Tahun 2026, Prof. Dr. H. E. Syibli Syarjaya, membacakan keputusan lomba didampingi Sekretaris Dewan Hakim, Dr. Muhammad Ramli Massange, M.A. Sabtu (19/9/2026). (dul)

Kaltim Juara Umum MTQ Nasional ke-31, Jateng Nomor Berapa?

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memberi sambutan saat penutupan penutupan MTQ Nasional ke-31, Sabtu (19/9/2026). (dul)

Penutpan MTQ Nasional, Gubernur Jateng Sampaikan Pesan Ini kepada Kafilah

Agustina Tegaskan Trans Semarang Bukan Bisnis

JUARA REBANA--Tim DM Group asal Kediri menerima hadiah secara simbolis usai menjadi juara pertama Festival Rebana Nasional 2026 yang jadi rangkaian MTQ di Kota Semarang. (ist)

DM Group Kediri Juara Festival Rebana MTQ Nasional di Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Lurah Jangan Main-Main! Ada Jaga Desa, Salah Ketik Anggaran Bisa Ketahuan

Februari 19, 2026
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG).
Info

Nah Lhoo! Ombudsman RI Temukan Penyimpangan Pengadaan Bahan Baku MBG

Oktober 1, 2025
Info

Takut Di-Merger, Nggak Jadi Join: LPM Esensi Resmi “Pause” di 2026

April 2, 2026
TP PKK Jawa Tengah barengan Densus 88 Anti Teror resmi meluncurkan gerakan “Ibu Jogo Anak”. Nampak Ketua TP PKK Jateng dan Perwakilan Densus 8 berfoto bersama usai audiensi. Foto: dok/bae
Hukum

Gerakan “Ibu Jogo Anak” Resmi Digas: Saatnya Emak-Emak Turun Tangan Lawan Radikalisme Online!

September 8, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ekonomi Jateng Ngebut 5,89 Persen
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?