Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Buruh Kompak Teriak ‘Tidak!’ soal MBG di Hadapan Prabowo, Bos Buruh Sibuk Klarifikasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Buruh Kompak Teriak ‘Tidak!’ soal MBG di Hadapan Prabowo, Bos Buruh Sibuk Klarifikasi

R. Izra
Last updated: Mei 5, 2026 9:33 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ketua Panitia May Day 2026 sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea (kiri) bersama Presiden Prabowo di peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).
Ketua Panitia May Day 2026 sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea (kiri) bersama Presiden Prabowo di peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).
SHARE

BACAAJA, JAKARTA — Momen tak terduga muncul di peringatan May Day 2026. Di tengah suasana yang harusnya penuh solidaritas, ribuan buruh justru kompak teriak “tidak!” saat ditanya Prabowo Subianto, apakah program Makan Bergizi Gratis (MBG) bermanfaat atau tidak.

Video momen itu langsung viral di medsos. Reaksinya? Campur aduk. Ada yang kaget, ada juga yang langsung nge-judge kalau buruh nolak program pemerintah.

Video buruh terdiak “tidak!” itu pun langsung viral di media sosial (medsos). Hal ini bikin bos buruh sibuk klarifikasi.

Bacaaja: Puluhan Santri Diduga Keracunan MBG saat Prabowo Kunjungi Cilacap, 22 Orang Rawat Inap
Bacaaja: Tragis! Balita 2 Tahun di Cianjur Meninggal usai Santap MBG, Ratusan Lainnya Tumbang

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, langsung turun tangan buat meluruskan.

Menurut dia, jawaban “tidak!” dari buruh lebih karena faktor kondisi, bukan bentuk penolakan.

“Banyak yang jawab tidak karena mereka masih lajang dan belum merasakan langsung manfaat program itu,” jelasnya.

Jadi, menurut Gani, bukan karena program MBG dianggap gagal, tapi lebih karena belum kena sasaran pribadi mereka.

Kalau dilihat full version-nya, kata Andi Gani, respons buruh sebenarnya beda-beda. Yang sudah berkeluarga, justru banyak yang kasih respons positif.

“Yang sudah berkeluarga terlihat merasakan manfaatnya,” katanya.

Ia juga menepis anggapan kalau teriakan “tidak!” itu sengaja buat mempermalukan Prabowo di depan publik. Menurutnya, narasi itu terlalu dipaksakan.

“Nggak ada niat seperti itu. Hubungan buruh dengan Presiden justru sangat baik,” tegasnya.

Bahkan, kehadiran Prabowo di perayaan May Day dua tahun berturut-turut disebut sebagai bukti kalau pemerintah lagi berusaha dekat dengan buruh.

Andi Gani minta satu hal penting: jangan langsung ambil kesimpulan dari video potongan.

“Jangan disimpulkan buruh menolak program pemerintah. Itu tidak benar,” ujarnya. (*)

You Might Also Like

Bambang Pacul: Pindah Partai? Nggak Kampret! Selalu PDIP, Tetap PDIP!

Semarang Jadi Etape Terakhir The Ultimate 10K Series

Posting Hina Nyepi, WNA Swiss Langsung Kena Proses Hukum

Jateng Tawarkan 15 Proyek Strategis di CJIBF 2025, Dorong Investasi Hijau dan Hilirisasi

Tiket Terakhir Perempat Final Soekarno Cup 2025, Milik Kebumen

TAGGED:andi ganibos buruhburuh kompak teriak tidakheadlineklarifikasiMay DayMBGPrabowopresiden kspsi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pengacara keluarga korban, Zainal Petir, mengungkapkan kekecewaan pada Senin (4/5/2026), karena sidang tuntutan AKBP Basuki terus ditunda. (bae) Pengacara Korban Endus Aroma Tuntutan Ringan untuk AKBP Basuki, Kasus Dosen Untag Tewas
Next Article Mereka yang Diam-Diam Mendukung Pelaku Kekerasan Seksual

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Audit Diprotes, Kades Hoho Siap Lawan Lewat Jalur Hukum

Seleksi Perangkat Desa Mandek, Bupati Banjarnegara Tahan Pengangkatan Perangkat Purwasaba

KIAI CABUL - Kiai Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, mengaku wali untuk memanipulasi psikologi korban. Kiai Ashari mencabuli 50 santriwati, mayoritas korban berasal dari keluarga rentan.

The Power of Kiai Ashari: Cabuli 50 Santriwati, Bebas Berkeliaran Gak Ditahan, Polisi Kalah Sakti?

Ratusan SD di Kudus Tanpa Kepsek, Guru Diajak Naik Level

Aktivis BEM FH Undip cs mengirim amicus curiae ke MK. (ist)

BEM FH Undip Kirim Amicus Curiae ke MK, Kritisi UU TNI yang Problematik

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Main 10 Orang, PSIS Gagal Bawa Pulang Kemenangan

Maret 2, 2026
Nisan bertulis Prabowo-Gibran dibiarkan terinjak-injak di jalanan. (bae)
Info

Ada Batu Nisan Bertulis Prabowo-Gibran Terinjak di Jalanan Semarang

Oktober 20, 2025
Ekonomi

Perdana! Flight Internasional Kuala Lumpur-Semarang Ludes Terjual

September 4, 2025
Hukum

OTT Sudewo: Jabatan Desa Diduga Pakai Price List

Januari 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Buruh Kompak Teriak ‘Tidak!’ soal MBG di Hadapan Prabowo, Bos Buruh Sibuk Klarifikasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?