Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Moge Lepas Kendali, Bocah 10 Tahun Tewas Kesambar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Moge Lepas Kendali, Bocah 10 Tahun Tewas Kesambar

Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Nanggala Sangpiak Salu, Kecamatan Nanggala, Kabupaten Toraja Utara, pada Kamis sore, 30 April 2026. Lokasi yang biasanya tenang mendadak jadi pusat perhatian warga setelah insiden tragis tersebut. Korban diketahui berinisial J, seorang siswa kelas 5 SD yang saat itu berada di pinggir jalan. Niatnya cuma berdiri di bahu jalan, tapi nasib berkata lain ketika motor besar melaju tanpa kendali ke arahnya.

Nugroho P.
Last updated: Mei 3, 2026 3:14 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Motor HD yang masuk sawah (ist)
SHARE

BACAAJA, TORAJA – Perjalanan rombongan motor gede yang awalnya santai berubah jadi tragedi memilukan di kawasan Toraja Utara. Seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun harus kehilangan nyawa setelah tertabrak motor Harley-Davidson yang tiba-tiba lepas kendali di jalan.

Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Nanggala Sangpiak Salu, Kecamatan Nanggala, Kabupaten Toraja Utara, pada Kamis sore, 30 April 2026. Lokasi yang biasanya tenang mendadak jadi pusat perhatian warga setelah insiden tragis tersebut.

Korban diketahui berinisial J, seorang siswa kelas 5 SD yang saat itu berada di pinggir jalan. Niatnya cuma berdiri di bahu jalan, tapi nasib berkata lain ketika motor besar melaju tanpa kendali ke arahnya.

Kasat Lantas Polres Toraja Utara, Muhammad Nasrun Sujana, menjelaskan bahwa korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun upaya penyelamatan itu tidak berhasil. “Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi nyawanya tidak tertolong,” ujarnya, menegaskan kabar duka yang menyelimuti keluarga korban.

Kejadian bermula saat rombongan moge melintas dari arah Kota Palopo menuju Rantepao. Perjalanan wisata yang seharusnya menyenangkan berubah jadi petaka ketika salah satu pengendara mengalami kehilangan kendali.

Pengendara tersebut berinisial RDN, yang saat itu berperan sebagai sweeper atau pengawal di bagian belakang rombongan. Tiba-tiba ia kehilangan keseimbangan dan terjatuh dari motornya di jalan yang sebenarnya lurus.

Yang bikin situasi makin fatal, motor yang ditinggalkannya tidak langsung berhenti. Mesin masih menyala dan kendaraan tetap melaju ke depan tanpa pengendali, menciptakan situasi yang sangat berbahaya.

Motor itu meluncur sejauh kurang lebih 40 meter sebelum akhirnya menghantam korban yang berada di bahu jalan. Benturan keras membuat tubuh bocah tersebut terpental hingga ke area persawahan di sekitar lokasi.

Detik-detik kejadian berlangsung sangat cepat, nyaris tanpa kesempatan bagi siapa pun untuk menghindar. Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung panik dan berusaha memberikan pertolongan.

Soal kemungkinan adanya aksi freestyle atau manuver ekstrem sebelum kejadian, pihak kepolisian belum bisa memastikan. Hingga kini, fokus masih pada penyelidikan penyebab pasti hilangnya kendali.

Rombongan moge tersebut diketahui berasal dari luar daerah. Mereka datang ke Toraja dalam rangka perjalanan wisata, menikmati keindahan alam dan budaya yang terkenal di kawasan tersebut.

Jumlah rombongan diperkirakan sekitar 15 motor. Kehadiran mereka sempat menarik perhatian di jalan, namun tidak ada yang menyangka perjalanan itu akan berujung tragedi.

Saat ini, pengendara motor yang terlibat masih menjalani pemeriksaan intensif di kantor polisi. Sementara anggota rombongan lainnya dilaporkan sudah kembali ke Makassar.

Pihak kepolisian juga tengah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian. Selain itu, pencarian rekaman CCTV di sekitar lokasi juga dilakukan untuk memperjelas kronologi.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Namun polisi memastikan bahwa kemungkinan penetapan tersangka tetap terbuka, tergantung hasil pemeriksaan yang sedang berjalan.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam, terutama bagi keluarga korban yang harus kehilangan anaknya secara tragis. Lingkungan sekitar pun ikut merasakan kesedihan atas kejadian tersebut.

Di sisi lain, insiden ini kembali mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara, terutama bagi kendaraan berkapasitas besar seperti moge yang memiliki tenaga dan bobot signifikan.

Kesalahan kecil atau kehilangan kendali sesaat bisa berujung fatal, apalagi jika terjadi di jalan umum yang juga dilalui pejalan kaki.

Masyarakat berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Pengawasan, kesadaran, dan tanggung jawab di jalan raya jadi hal yang tidak bisa ditawar.

Tragedi di Toraja ini bukan sekadar kecelakaan biasa, tapi pengingat bahwa di balik hobi dan perjalanan, keselamatan orang lain tetap harus jadi prioritas utama. (*)

You Might Also Like

Test Drive Berubah Ricuh, Brigadir Terseret Drama Tarik Mobil

Wadidaw, Razia Gedean di Lapas, HP Disita, Narkoba Pun Kena

Tega Peras Mahasiswa PPDS Undip, Kaprodi Dihukum Dua Tahun

2026, Tersangka di Jateng Wajib “Kerja Sosial”

Akhirnya Sejoli Aktivis Dera-Munif Keluar dari Tahanan

TAGGED:harleyhdketabrak harleytewas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gagal Terbang Haji, Puluhan Calon Jemaah Dicegat Imigrasi
Next Article BRT Semarang Mulai Ganti Napas, 41 Bus Baru Sudah Jalan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Siswa SLB Blitar Pingsan, Diduga Tahan Sakit Keracunan MBG

Influenza A Naik, Begini Bedanya dengan Covid-19

Ilustrasi judi online (judol).

Bansos Dicoret Gegara Judol, Dinsos DIY Buka Sanggahan

Glucowrap, Sandal Pintar Mahasiswa UGM Pantau Kaki Diabetesi

Balita Sleman Alami Pendarahan, Dugaan Kekerasan Seksual Diselidiki

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

177 Posbankum Lahir, Warga Semarang Nggak Perlu Drama Polisi-Pengadilan Buat Nyelesaiin Urusan Hukum

November 19, 2025
KOORDINASI--Sudewo Bupati Pati nonaktif, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya di ruang sidang, Senin (29/6/2026). (bae)
Hukum

Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

Juni 29, 2026
Zara konsultasi sama penasihat hukumnya menyikapi tuntutan jaksa di PN Semarang, Rabu (10/9/2025). (bae)
Hukum

Sok Jago Senioritas Berujung Pidana, Zara PPDS Undip Kena Tuntutan 1,5 Tahun Bui

September 10, 2025
Penyidik Kejagung menyita uang Rp 2 miliar dalam plastik Mickey Mouse dari rumah Dirut Sritex Iwan Kurniawan Lukminto.
Hukum

Iwan Kurniawan Lukminto Susul Kakaknya ke Penjara, Jadi Tersangka Baru Korupsi Sritex

Agustus 14, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Moge Lepas Kendali, Bocah 10 Tahun Tewas Kesambar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?