Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Semarang Disulap Jadi “War Room” MBG, Pakar Dunia Turun Gunung
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Semarang Disulap Jadi “War Room” MBG, Pakar Dunia Turun Gunung

Semarang lagi naik level. Bukan cuma jadi kota transit atau wisata, tapi berubah jadi “markas besar” diskusi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari pejabat pusat sampai pakar internasional kumpul, nggak main-main. Tapi pertanyaannya: bakal eksekusi atau cuma tukar kartu nama?

T. Budianto
Last updated: April 27, 2026 3:35 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PESERTA DISKUSI: Sejumlah peserta Dialog Nasional Praktik Baik Makan Bergizi Gratis (MBG) telah tiba di Kota Semarang, Minggu, (26/4/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kota Semarang resmi jadi tuan rumah Dialog Nasional Praktik Baik Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar 28-30 April 2026 di Gumaya Tower Hotel.

Mengusung tema “Growing Together”, forum ini digadang-gadang jadi tempat “nge-blend” ide dari berbagai level, mulai pusat sampai daerah. Nggak tanggung-tanggung, lineup pembicaranya juga kelas berat.

Baca juga: KPK Sentil Program MBG: Dominasi BGN Rawan Konflik, Potensi Korupsi Terbuka Lebar!

Ada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Dadan Hindayana, sampai jajaran pakar regional dari forum ASEAN-ID Nourish. Nama-nama seperti Amalia Serrano (Sekretariat ASEAN), Kaoru Uno dari Jepang, Nur Dayana dari Malaysia, hingga Filippo Gavazzeni dari Milan Urban Food Policy Pact (MUFPP) ikut meramaikan diskusi.

Delegasi Asia Tenggara juga ikut nimbrung, mulai dari Filipina, Vietnam, sampai Thailand. Bahkan, dukungan diplomasi juga hadir lewat Wakil Duta Besar Italia, Massimiliano Bertollo. Singkatnya, Semarang lagi jadi “meja bundar” urusan gizi, versi modern.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bilang, forum ini bukan sekadar ajang kumpul-kumpul elite. Tujuannya jelas: nyambungin komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah supaya program MBG nggak jalan sendiri-sendiri.

“Dialog ini penting buat nyatuin perspektif. Kita butuh kolaborasi supaya program ini benar-benar berdampak ke peningkatan gizi dan kualitas SDM,” jelasnya.

Jadi Perhatian

Antusiasme juga kelihatan dari jumlah peserta yang hampir full. Dari kuota 200 orang, sudah 178 yang daftar per 26 April. Artinya, isu MBG ini memang lagi jadi perhatian serius, atau minimal, lagi hype.

Menariknya, dalam agenda ini Agustina juga bakal menerima posisi strategis sebagai MUFPP Steering Committee Regional Asia Pasifik. Posisi ini bisa jadi “tiket” buat Semarang makin dilirik di peta kebijakan pangan global.

Nggak cuma diskusi teoritis, forum ini juga bakal ngebedah hal teknis. Mulai dari produksi dan distribusi pangan yang dipaparkan Kemenko Pangan, sampai isu keamanan gizi dan pengelolaan sisa makanan ala zero waste bareng akademisi dan praktisi.

Baca juga: Semarang Siap Jadi “Dapur Ide” Program MBG

Biar nggak cuma jadi bahan slide presentasi, peserta juga diajak turun langsung ke lapangan. Mereka bakal mengunjungi beberapa titik seperti SPPG Polda Jateng, Kedungmundu, Pedalangan, hingga Sandi Buana Farm.

Bahkan, sektor ekonomi lokal juga ikut disorot lewat kunjungan ke Galeri Batik Alam Malon. “Harapannya, setelah lihat langsung, tiap daerah punya gambaran nyata soal standar gizi dan keamanan pangan yang harus dicapai,” tegas Agustina.

Akhirnya, semua kembali ke satu hal klasik: setelah forum megah, narasumber internasional, dan diskusi penuh istilah keren, apakah MBG bakal makin matang, atau tetap jadi menu yang enak dibahas tapi belum tentu siap disajikan? Karena di Indonesia, kadang yang paling kenyang itu bukan yang makan… tapi yang rapat. (tebe)

You Might Also Like

Akademisi: Ekonomi Jateng On The Track, Tapi……

Update Terbaru Musala Ponpes Al Khoziny Ambruk, 9 Orang Tewas, 54 Masih Hilang

5 Kebakaran Muncul di Are Rel Kereta, Bikin KAI Daop 4 Semarang Waspada

Gelapkan Kredit, Pegawai BNI Semarang Dituntut 5,5 Tahun Bui

Urus Legalitas Usaha Makin Ngebut! Kemenkum: Verifikasi Bisa 2-5 Menit

TAGGED:diskusi mbgMBGpemkot semarangwali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bupati Temanggung Agus Gondrong bersama warga dan perwakilan perusahaan rokok menghadiri prosesi 'Wiwitan' atau mengawali musim tanam tembakau di Lereng Sumbing. Wiwitan di Lereng Sumbing: saat Doa dan Benih Tembakau Bertemu di Awal Musim Tanam
Next Article Sebelum Menikah Prioritas Saya adalah Menghafal Alquran

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Agustina Genjot Ketahanan Pangan Semarang: Dari Kebun Warga hingga Pasar Murah

Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, 340 Ribu Orang Kebagian Peluang Kerja

Tinggal Satu Titik Api di Gunung Lawu, Luthfi Minta Petugas Jangan Pulang Dulu

YLBHI Soroti Pengerahan Ribuan Aparat Saat Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran

ASN Disuruh Naik Angkutan Umum Seminggu Sekali, Biar Nggak Cuma Jago Bikin Kebijakan!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Nasional

Komisi II Tunggu Salinan Putusan MK soal Gibran

Oktober 8, 2026
SPBU di Ngaliyan, Kota Semarang, dipadati antrean warga yang hendak mengisi BBM, Selasa (31/3/2026).
Info

Harga BBM Terbaru Per 1 April 2026: Pertalite Tidak Naik, tapi Dibatasi

Maret 31, 2026
Politik

Wacana Pilkada lewat DPRD Diprotes Keras, tapi Partai Macam Gerindra Bodo Amat, Mengapa?

Januari 4, 2026
Info

Gubernur Berencana Suruh ASN Pemprov Jateng Berangkat Kerja Gowes atau Lari, Dampak Kenaikan BBM?

Maret 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Semarang Disulap Jadi “War Room” MBG, Pakar Dunia Turun Gunung
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?