Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Geger Temuan Bayi Baru Lahir di Penggaron Kidul
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Geger Temuan Bayi Baru Lahir di Penggaron Kidul

Warga Penggaron Kidul, Semarang, dibuat geger oleh penemuan bayi laki-laki di dalam kardus, Kamis (10/9/2026) pagi. Ironisnya, bayi tersebut diperkirakan baru berusia sekitar satu jam saat ditemukan dan masih dalam kondisi hidup.

T. Budianto
Last updated: September 10, 2026 6:04 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
DITANGANI PETUGAS: Bayi laki-laki yang ditemukan warga di dalam kardus di Penggaron Kidul, Pedurungan, Semarang, mendapat penanganan dan perlindungan dari petugas gabungan, Kamis (10/9/2026). (Foto: ww)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Suasana Penggaron Kidul, Semarang, Kamis, (10/9/2026) pagi mendadak berubah penuh kepanikan. Seorang bayi laki-laki yang diperkirakan baru lahir sekitar satu jam ditemukan hidup di dalam kardus sekitar pukul 05.30 WIB.

Bayi itu ditemukan di samping rumah warga di wilayah RW 06, Kelurahan Penggaron Kidul, Kecamatan Pedurungan. Saat ditemukan, bayi masih hidup dan langsung mendapat pertolongan sebelum dibawa ke rumah sakit.

Bayi tersebut pertama kali ditemukan Elita (42), warga setempat. Saat itu Elita sedang menyiram tanaman ketika melihat kardus cokelat tergeletak di samping rumah.

Awalnya tak ada yang mencurigakan. Namun, perhatian Elita tertuju pada kain putih di dalam kardus yang ternyata bergerak. Begitu diperiksa lebih dekat, ternyata bukan barang yang ada di dalam kardus tersebut. Seorang bayi laki-laki berada di sana.

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada warga dan diteruskan kepada Ketua RT. Informasi tersebut selanjutnya sampai ke Bhabinkamtibmas Penggaron Kidul dan Polsek Pedurungan.

Baca juga: Ungkap Pengeroyokan di Jalan Sompok Semarang, Polisi: Korban Salah Sasaran Kreak

Petugas bersama unsur kelurahan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas kemudian mendatangi lokasi. Bayi segera dievakuasi untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Bayi dibawa ke RSIA Plamongan Indah. Dari pemeriksaan dokter jaga, bayi diperkirakan baru lahir sekitar satu jam sebelum ditemukan.

Kapolsek Pedurungan, Kompol Navy Pradhana Prima Satya mengatakan, bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan panjang badan sekitar 49 sentimeter dan berat 3,4 kilogram.

“Bayi yang kami temukan berjenis kelamin laki-laki. Dari pemeriksaan awal, panjang badannya sekitar 49 sentimeter dengan berat kurang lebih 3,4 kilogram. Bayi diperkirakan baru lahir sekitar satu jam sebelum ditemukan dan saat ditemukan dalam keadaan hidup,” ujar Navy.

Bercak Darah

Polisi juga menemukan kardus dan sejumlah pakaian yang masih terdapat bercak darah di sekitar lokasi. Barang-barang tersebut kemudian diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Kini polisi masih berusaha mengungkap siapa yang menempatkan atau meninggalkan bayi tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, sementara kemungkinan adanya rekaman CCTV di sekitar lokasi juga ditelusuri.

“Keterangan saksi, kondisi di sekitar lokasi, termasuk kemungkinan adanya rekaman CCTV, semuanya akan kami dalami,” kata Navy. Polisi meminta masyarakat yang mengetahui informasi mengenai ibu, keluarga, atau pihak yang diduga berkaitan dengan bayi tersebut untuk segera melapor.

Penanganan bayi juga melibatkan unsur Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), UPTD, Dinas Sosial Kota Semarang, serta pihak rumah sakit. Setelah mendapat perawatan awal di RSIA Plamongan Indah, bayi tersebut direncanakan dirujuk ke Rumah Sakit Wongsonegoro Ketileng untuk penanganan lebih lanjut.

Dinas Sosial selanjutnya akan menangani bayi sesuai kewenangan, termasuk memastikan kebutuhan perawatan serta perlindungannya terpenuhi.

Baca juga: Ditinggal Beli Pop Mie, Anak 9 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Pemandian

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil langkah sendiri jika ingin mengasuh atau mengadopsi bayi tersebut. Proses pengasuhan maupun adopsi harus melalui mekanisme resmi dan melibatkan Dinas Sosial serta instansi berwenang.

Polisi juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan identitas maupun informasi yang belum terverifikasi mengenai bayi ataupun dugaan orang tuanya.

“Yang paling penting saat ini adalah memastikan bayi mendapatkan perawatan, perlindungan, dan lingkungan yang aman,” ujar Navy. Sementara penyelidikan masih berjalan untuk mengungkap siapa yang menempatkan bayi tersebut di lokasi.

Ironisnya, seorang bayi yang baru mengenal dunia sekitar satu jam justru sudah harus mengenal kardus sebagai tempat bertahan hidup. Kini tugas orang dewasa bukan sibuk menebak-nebak, tapi memastikan bayi itu mendapat hidup dan perlindungan yang memang menjadi haknya. (ww)

You Might Also Like

Kebakaran TPA Jatibarang Mereda, Pemkot Siapkan Penataan Ulang

Noel Tuding KPK Konten Kreator, “Hukum Mati Saya Kalau Terbukti Korupsi”

Kader HMI Didorong Ciptakan Lapangan Kerja

Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Baru, Status Febrie Jadi Saksi, Batal Tersangka?

Gubernur Riau Terjaring OTT, KPK Didesak Nggak Setengah Hati

TAGGED:dinas sosial kota semarangpemkot semarangpolsek pedurungan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TAHAN TERSANGKA--Mei Sulistyoningsih, dosen UPGRIS yang jadi tersangka penipuan lomba tari digelandang ke mobil tahanan, Kamis (10/9/2026). (bae) Dosen UPGRIS Ditahan dalam Kasus Penipuan Lomba Tari Piala Gubernur
Next Article 16 Duta Quran Semarang Siap Tempur di MTQ

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

UCAPAN DUKA - Atlet selam asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, meninggal saat berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026, di perairan Semarang Barat, Minggu (25/10/2026)..

Tragis! Atlet Selam Jepara Meninggal saat Berlaga di Porprov Jateng 2026

Rajin Lari Bikin Plak Jantung? Ini Fakta Penelitiannya

Musim Mangga Melimpah, Jangan Kalap Makan Berlebihan Banyak Resikonya

Hobi Minum Es Teh? Waspadai Risiko Batu Ginjal

Dana Rp50 Juta, Perjalanan DWP Tulungagung Disorot

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Kasus Absen Fiktif Brebes, Sekda Minta Pengawasan ASN Jangan Andalkan Aplikasi

Juli 5, 2026
RICUH--Massa pendukung Bupati Sudewo tampak menunjuk-nunjuk jaksa KPK usai sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (21/9/2026). (bae)
Hukum

Pendukung Sudewo Ngamuk, Berusaha Serang Jaksa di Ruang Sidang

September 21, 2026
Info

Silayur Lagi-Lagi Bikin Drama, Pemkot: Sopir Nggak Bisa Modal Nekat

Mei 13, 2026
Ilustrasi penangkapan tersangka.
Hukum

Dua ASN Pemprov Jateng Kena Batunya, Tersangka Kasus Serobot Tanah Bulog

Agustus 31, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Geger Temuan Bayi Baru Lahir di Penggaron Kidul
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?