Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Koperasi di Jateng Didorong Naik Kelas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Koperasi di Jateng Didorong Naik Kelas

Koperasi di Jateng lagi didorong buat naik level. Nggak cuma soal simpan pinjam, tapi disiapkan jadi “mesin ekonomi” yang bener-bener ngangkat kehidupan warga, dari UMKM sampai dapur produksi.

T. Budianto
Last updated: April 14, 2026 7:45 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PENGUKUHAN PENGURUS: Pengukuhan Pimpinan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Provinsi Jateng serta Rapat Kerja Wilayah Tahun 2026 di Wisma Perdamaian, Semarang, Selasa, (14/4/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng lagi serius ngebut soal koperasi. Jumlahnya juga nggak main-main, lebih dari 19 ribu koperasi aktif dengan jutaan anggota, plus aset yang sudah tembus puluhan triliun.

Gubernur Ahmad Luthfi bilang, koperasi ke depan harus jadi “basecamp” buat ekonomi rakyat. Nggak cuma jadi tempat pinjam duit, tapi juga jadi pendamping UMKM biar bisa naik kelas.

“Dengan pengurus baru ini, koperasi di Jateng harus bisa jadi cikal bakal kemakmuran masyarakat,” kata Luthfi saat pengukuhan Dekopinwil di Wisma Perdamaian, Selasa (14/4/2026).

Baca juga: 5.500 Koperasi Baru di Jateng, Jadi Motor Ekonomi atau Sekadar Bangunan Estetik?

Data dari Dinas Koperasi dan UKM menunjukkan, total aset koperasi di Jateng sudah menyentuh Rp60,13 triliun, dengan volume usaha Rp43,78 triliun. Anggota koperasi pun mencapai lebih dari 6,8 juta orang, angka yang bikin sektor ini nggak bisa lagi dianggap “kelas pinggiran”.

Menariknya, sekarang lagi didorong juga pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dari total lebih dari 8.500 unit, ribuan sudah aktif, bahkan sebagian sudah punya gerai fisik sendiri.

Distribusi Logistik

Luthfi berharap koperasi desa ini bisa jadi pusat distribusi logistik sekaligus “lumbung pangan” lokal. Artinya, desa nggak cuma jadi pasar, tapi juga jadi pemain utama dalam rantai ekonomi.

Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan, gerakan koperasi harus seirama dari pusat sampai daerah. Fokusnya sekarang bukan cuma berdiri, tapi benar-benar jalan dan terasa dampaknya.

Menurut Ferry, koperasi juga harus mulai masuk ke sektor produksi kebutuhan sehari-hari. Dari sabun, sampo, detergen, sampai sambal, semua bisa diproduksi sendiri oleh koperasi. “Ini bisa menghidupkan industri kecil dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah,” ujarnya.

Baca juga: 71 Kopdes Merah Putih di Boyolali Dapat “Senjata Baru”: Pikap 4×4 Buat Gas Ekonomi Desa

Selain itu, produk UMKM lokal juga bakal diprioritaskan masuk ke gerai koperasi desa. Jadi, ekosistemnya muter di situ-situ saja, dari warga, oleh warga, untuk warga.

Kalau dulu koperasi identik sama buku catatan dan rapat tahunan yang sepi, sekarang targetnya jadi pabrik ekonomi rakyat. Tinggal satu pertanyaan: siap nggak kita ubah mindset, atau koperasi lagi-lagi cuma ramai pas wacana? (tebe)

You Might Also Like

Jateng Resmi Masuk Peta Proyek Energi dari Sampah

Kasus Laka Kerja Jateng Tembus 32 Ribu

“THR” Ojol 2026 Kapan Cair? Kemnaker: Tinggal Nunggu Tanggal Mainnya

MTQ di Semarang Bukan Cuma Soal Lomba, UMKM Ikut Cari Pasar

452 Desa Sudah Didampingi, Pemprov Jateng: Nggak Cuma Kota yang Boleh Maju

TAGGED:kemenkopkopdespemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Portal BSB Bikin Truk Nggak Lagi Bebas Lewati Silayur
Next Article Anak Curhat ke AI, Bukan ke Ortu: Pemprov Geber Program Berbasis Keluarga

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Gus Baha Sebut Haji Punya Kekuatan Ekonomi Luar Biasa

Buya Yahya Tegas soal Manipulasi Data di Tempat Kerja

UAH Ingatkan Jangan Tunggu Tua untuk Bertaubat

Gus Baha Pernah Tak Punya Uang, Ini Doanya, Bisa Ditiru

LANTIK PEJABAT: Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyalami Wakapolda baru, Brigjen Pol Andi Herindra Rahmawan dalam acara sertijab di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis (15/10/2026). (ist)

Kapolda Baru Rombak Pejabat Polda Jateng dan Sejumlah Kapolres, Simak Daftarnya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Kalau Layanan Bisa Dikasih Rapor, Bank Jateng Dapat Nilai A Besar

Januari 6, 2026
Info

Jateng Bersholawat, Ribuan Warga Kirim Doa untuk Korban Bencana

Agustus 25, 2026
Pendidikan

Guru PAUD Jateng Belajar AI, Nawal Yasin: Jangan Cuma Jadi Penonton Teknologi

Oktober 6, 2026
Info

Jelang Paskah, Gereja “Disapu Bersih” Brimob

April 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Koperasi di Jateng Didorong Naik Kelas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?