Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Harga Plastik Bikin Pusing Distributor Karung, Padahal Permintaan Lagi Tinggi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Harga Plastik Bikin Pusing Distributor Karung, Padahal Permintaan Lagi Tinggi

R. Izra
Last updated: April 9, 2026 9:06 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Owner Mandiri Jaya Plastik, Muhamad Nastain menunjukkan karung plastik jualannya. (ist)
Owner Mandiri Jaya Plastik, Muhamad Nastain menunjukkan karung plastik jualannya. (ist)
SHARE

BACAAJA, DEMAK – Kenaikan harga bahan baku plastik lagi bikin efek domino ke mana-mana. Harga produk plastik ikut naik, termasuk karung plastik yang banyak dipakai di sektor pertanian dan industri.

Kondisi ini bikin Mandiri Jaya Plastik sebagai distributor karung plastik dari Demak ikut ngeluh. Tekanan dari harga bahan baku yang terus naik bikin mereka harus putar otak biar tetap jalan.

Owner Mandiri Jaya Plastik, Muhamad Nastain, bilang harga bahan baku yang melonjak langsung ngedorong harga karung ikut naik. Bahkan, kenaikannya bisa terjadi cepat dalam hitungan hari.

Bacaaja: Harga Plastik Naik hingga 50 Persen, Pedagang Kecil di Semarang Kelimpungan
Bacaaja: Selat Hormuz Seret, Industri Plastik Dalam Negeri Mulai Panik

“Kenaikan harga bahan baku biji plastik tentu sangat berdampak bagi kami para distributor karung. Karena berbanding lurus dengan harga karung yang selalu naik setiap 3 hari sekali,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Menurut dia, tren kenaikan ini mulai terasa sejak konflik geopolitik di Timur Tengah memanas. Efeknya merembet ke harga minyak mentah yang jadi bahan dasar plastik.

“Tren kenaikan mulai sejak terjadinya peperangan antara Iran, Amerika, dan Israel. Dan itu berlangsung sampai saat ini,” katanya.

Di lapangan, ada beberapa penyebab harga makin melambung. Mulai dari mahalnya minyak, bahan baku yang langka, sampai pasokan dalam negeri yang terbatas.

Nastain bilang, produsen saat ini banyak bergantung pada suplai dari dalam negeri yang dikuasai beberapa perusahaan besar. Sementara opsi impor belum dibuka lebar.

“Kalau kran impor dari China bisa dibuka, mungkin akan jadi solusi untuk menekan harga di lapangan,” jelasnya.

Kondisi ini makin berat karena permintaan juga lagi tinggi. Musim panen dan pascapanen bikin kebutuhan karung plastik ikut melonjak.

Di sisi lain, produsen nggak langsung tega menaikkan harga tinggi-tinggi. Mereka coba menyesuaikan pelan-pelan sambil menghabiskan stok yang ada.

“Dengan kondisi ini kita masih mencoba beradaptasi menaikan harga secara perlahan. Tapi kalau stok habis, kita juga kesusahan karena harus nombok untuk kulakan lagi,” ungkapnya.

Meski ditahan, kenaikan harga sudah cukup tinggi. Ia menyebut lonjakannya bisa mencapai 80 sampai 100 persen.

Strategi produksi pun ikut berubah. Produsen mulai fokus ke ukuran karung yang cepat laku, sementara yang sepi peminat dikurangi.

Di pasar, reaksi awal pembeli sempat kaget. Banyak yang memilih menunda beli, tapi belakangan justru makin rugi.

“Respon di pasar awal sih kaget, ada yang menunda beli. Tapi makin ke sini, menunda bukan makin murah, malah makin tinggi,” katanya.

Ia berharap pemerintah bisa segera ambil langkah. Salah satunya dengan membuka keran impor bahan baku plastik supaya harga bisa lebih terkendali.

“Harapannya sih buka kran impor biji plastik agar dapat menekan harga biji plastik nasional yang melambung tinggi,” pungkasnya. (bae)

You Might Also Like

Gempa 4,9 Guncang Bekasi: Jakarta Ikut Kaget, KRL Sempat Tersendat

Palang Sudah Turun, Gas Masih Naik: Drama Harian di Perlintasan Jrakah

PLN Gandeng Danantara, Energi Hijau Nggak Cuma Wacana

Apindo Jateng Kecewa UMP 2026 Naik Tinggi, Bikin Pengusaha Megap-megap

Ribuan Anak Muda Diamankan di Aksi Ricuh Jateng, Polda: Mayoritas Pelajar

TAGGED:distributorharga plastikheadlinekrung plastikmandiri jaya plastik
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Advokat Peradi SAI Kota Semarang, Evarisan saat diskusi dalam program Titik Kumpul 2 SKS hasil kerja sama Peradi SAI dan media BacaAja, Rabu (8/4/2026). (bae) Advokat Peradi SAI Semarang Sorot Pasal Karet: Mudah Digunakan Jerat Demonstran
Next Article Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto. (dul) Seleksi Akpol 2026, Polda Jateng Terapkan One Day Result: Hasil Bisa Langsung Dilihat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Fun Walk & Run PSMTI, Taj Yasin: Hidup Sehat Jangan Cuma Wacana

Viral Trek Lari TLJ Ngelupas, Netizen: Bisa Dijadiin “Selimut”

PDIP Jateng Mulai Panasin Mesin 2029

Jelang Libur Iduladha, 109 Ribu Orang Pilih Kereta

Kapolsek Genuk Pimpin Penyambutan Rombongan Biksu Thudong

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta.
Politik

63 Anggota DPR RI Lulusan SMA, 211 Lainnya Misterius Gak Jelas Pendidikannya Apa

September 18, 2025
Unik

Puan: Perwira Muda Harus Jadi Benteng Rakyat yang Cerdas dan Humanis

Juli 23, 2025
Pendidikan

Guru Diminta Upgrade Cara Main Abad ke-21

Februari 5, 2026
Ilustrasi Akal Imitasi (AI) bisa menjadi ancaman bagi tenaga kerja.
Tumbuh

Teknologi Ngebut, SDM Kedodoran: Indonesia Rawan PHK Massal di Era AI

Desember 30, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Harga Plastik Bikin Pusing Distributor Karung, Padahal Permintaan Lagi Tinggi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?