Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Plesir

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

R. Izra
Last updated: Maret 28, 2026 8:55 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Kepala Disbudpar Kota Semarang
Kepala Disbudpar Kota Semarang, Indriyasari, membuka acara budaya Sesaji Rewanda, Sabtu (28/3/2026).
SHARE

BACAAJA, SEMARANG — Kalau manusia punya Lebaran, kera di Gua Kreo juga nggak mau ketinggalan. Sabtu (28/3/2026), kawasan Gua Kreo, Semarang, berubah jadi “venue pesta” buat ratusan kera lewat tradisi tahunan Sesaji Rewanda.

Ya, ini bukan sekadar acara wisata biasa. Ini tradisi turun-temurun yang masih dijaga warga, sekaligus jadi momen unik: kera-kera literally diajak “pesta” hasil bumi.

Sejak pagi, vibes sudah terasa. Warga Kampung Talun Kacang, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, menggelar kirab budaya dengan membawa tujuh gunungan hasil bumi.

Bacaaja: Dari Panggung ke Kera: Cara Semarang Bikin Tradisi Tetap ‘Hidup’
Bacaaja: Kota Lama Semarang Moncer, Kunjungan Wisatawan Naik 24,7 Persen saat Lebaran

Isinya? Komplit banget:

  • buah-buahan
  • sayur-mayur
  • ketupat
  • sampai “sego kethek”

Nggak cuma itu, ada juga replika kayu jati yang diarak. Ini bukan properti random, tapi simbol perjalanan Sunan Kalijaga saat membawa kayu dari Gua Kreo untuk membangun Masjid Agung Demak.

Setelah kirab sampai lokasi, doa dipanjatkan. Baru deh sesi yang ditunggu-tunggu: kera-kera turun gunung dan pesta dimulai

Bagian dari Sejarah

Kera-kera di Gua Kreo berpesta dalam Sesaji Rewanda, Sabtu (28/3/2026).
Kera-kera di Gua Kreo berpesta dalam Sesaji Rewanda, Sabtu (28/3/2026).

Menurut Ketua Pengelola Desa Wisata Kandri, Saiful Ansori, kera di Gua Kreo bukan dianggap hama.

“Monyet-monyet ini konon membantu Sunan Kalijaga,” katanya.

Makanya, warga punya “kode etik tak tertulis”:

  • nggak boleh menangkap
  • nggak boleh menyakiti

Mereka hidup berdampingan dengan kera sebagai bagian dari warisan budaya. Sesaji Rewanda jadi bagian dari tradisi Syawalan masyarakat Semarang. Intinya:

  • bentuk syukur
  • menjaga harmoni manusia & alam
  • merawat warisan leluhur

Jadi bukan cuma soal ritual, tapi juga soal keseimbangan hidup.

Pertunjukan Kolosal “Mahakarya Gua Kreo” 

Fun fact: sehari sebelum puncak acara, digelar pertunjukan kolosal “Mahakarya Gua Kreo”.

Lebih dari 150 penari dan pemusik tampil. Jadi ini bukan event kecil, tapi paket lengkap: budaya, sejarah, dan hiburan jadi satu.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, bilang kalau semua rangkaian acara ini memang dirancang nyambung.

Mulai dari pertunjukan seni sampai ritual Sesaji Rewanda, semuanya jadi cara buat “menghidupkan lagi” cerita Sunan Kalijaga sekaligus nilai gotong royong.

Di Gua Kreo, wisata bukan cuma soal view. Pengunjung juga bisa ngerasain langsung tradisi yang masih hidup.

Kera-kera di sini bukan cuma bagian ekosistem, tapi juga identitas budaya. Dan interaksi manusia, satwa yang tetap harmonis ini jadi daya tarik yang nggak semua tempat punya.

Intinya, sesaji Rewanda bukan cuma soal “ngasih makan monyet”. Ini tentang sejarah, kepercayaan, dan cara manusia hidup berdampingan dengan alam. (*)

You Might Also Like

Laut Lagi Ngambek, Nelayan Rehat Dulu

AKBP Basuki Minta Dihukum Ringan, Manfaatkan Celah di KUHP Baru

Pemkot Semarang Gandeng Kejaksaan, Biar Urusan Pemerintahan Nggak Bikin Was-Was

Hidran Terkubur Cor, PDAM Gas Evaluasi

Dolfie Bisa Bikin PDIP Jateng Comeback? Begini Kata Pengamat Politik Adi Prayitno

TAGGED:gua kreogunungpatiheadlinekeralebaran monyetSemarangsesaji rewanda
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi kayu gelondongan terbawa banjir bandang di Sumatera.
Info

Masinton Blak-blakan, Akui Ribuan Kayu Gelondongan Hasil Pembalakan Liar

Desember 2, 2025
Info

ASN Pemkot Solo Trila WFA, Respati Janji Awasi Kinerja Secara Ketat

Januari 13, 2026
Ketua DPR RI Puan Maharani.
Politik

Kasus Influenza A Naik Drastis, Puan Minta Pemerintah Jangan Kecolongan

Oktober 24, 2025
Pengguna layanan kereta api mengambil barang bawaannya yang tertinggal di kereta. (ist)
Info

Barang Pemudik Senilai Ratusan Juta Tertinggal di Kereta, dari Tumbler sampai Tablet

Maret 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?