Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Semarang Lagi Ramai, Target Wisatawan Dikit Lagi Tembus
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Semarang Lagi Ramai, Target Wisatawan Dikit Lagi Tembus

Kalau belakangan feed medsos isinya Kota Lama, Lawang Sewu, sampai Sam Poo Kong, fix, itu bukan kebetulan. Kota Semarang lagi rame-rame-nya didatangi wisatawan. Bahkan sebelum kalender 2025 benar-benar habis, angka kunjungan sudah bikin optimistis: target tinggal sejengkal.

T. Budianto
Last updated: Desember 26, 2025 4:14 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
ATRAKSI WISATA: Sesaji Rewanda, salah satu atraksi wisata unggulan Kota Semarang. Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Talun Kacang, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang setiap tahunnya. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kota Semarang lagi kebanjiran wisatawan. Bukan banjir air, tapi banjir kamera, koper, dan story Instagram. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyebut tren kunjungan wisata sepanjang 2025 bergerak super positif.

Sampai November 2025, jumlah wisatawan yang mampir ke Ibu Kota Jawa Tengah ini sudah tembus 7,6 juta orang. Padahal, target setahun penuh “cuma” 7,9 juta wisatawan. Tinggal dikit lagi, dan itu masih ada Desember plus libur panjang.

“Hingga November lalu, jumlah wisatawan sudah sekitar 7,6 juta. Ini sudah mendekati target 2025 yang kami tetapkan sebesar 7,9 juta wisatawan,” kata Agustina.

Baca juga: Kota Lama dan Lawang Sewu Bakal Disambung Jalur Hits, Wisata Semarang Makin Estetik!

Menurutnya, angka itu bukan datang dari satu dua tempat hits saja. Kunjungan tersebut merupakan akumulasi dari berbagai destinasi, mulai dari ikon wisata sampai desa wisata yang tersebar di seluruh penjuru kota.

Dengan posisi capaian yang sudah nempel target, Pemkot Semarang pede target bakal terlampaui. “Melihat posisi sekarang, kami optimistis jumlah wisatawan akan melampaui target hingga akhir tahun,” ujarnya.

Tak cuma soal jumlah kunjungan, Pemkot juga menargetkan pertumbuhan sektor pariwisata 2025 sebesar 8,5 persen dibanding 2024. Melihat grafik yang terus naik, Agustina menilai target itu bukan mimpi siang bolong.

“Tren kunjungan wisatawan sampai November jadi indikator positif kebangkitan pariwisata Kota Semarang,” tegasnya.

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemkot Semarang nggak mau kecolongan. Semua stakeholder pariwisata diajak turun tangan demi memastikan wisatawan aman, nyaman, dan betah.

Kesiapan Layanan

Koordinasi dilakukan mulai dari kesiapan layanan, infrastruktur, sampai mitigasi risiko cuaca dan kepadatan pengunjung. “Kami ingin wisatawan merasa aman dan nyaman selama Nataru, dari layanan sampai antisipasi cuaca dan keramaian,” kata Agustina.

Biar liburan nggak gitu-gitu aja, Pemkot juga menyiapkan berbagai event seni dan budaya di sejumlah destinasi. Mulai dari Lawang Sewu, Sam Poo Kong, Semarang Zoo, Taman Lele, hingga Goa Kreo.

Destinasi favorit seperti Kota Lama, Lawang Sewu, Sam Poo Kong, Semarang Zoo, dan Pantai Marina diprediksi bakal jadi titik paling padat. Petugas pun disiagakan langsung di lapangan agar wisata tetap tertib dan nyaman.

Meski ramai, Pemkot menegaskan tak ada target khusus soal jumlah wisatawan selama Nataru. Fokusnya bukan sekadar angka, tapi kualitas pengalaman dan dampak positif buat kota.

Baca juga: Semarang Gaspol Jadi Kota Wisata: Event Dibikin Meriah, Kotanya Dipoles Biar Makin Keren

“Yang terpenting aktivitas pariwisata berjalan baik dan memberi dampak positif bagi Kota Semarang,” ujarnya.

Ke depan, data wisatawan akan disinkronkan di tingkat provinsi bersama Disporapar Jateng, BPS, dan dinas pariwisata kabupaten/kota agar jadi dasar perencanaan pariwisata yang lebih matang.

Kalau target wisatawan sudah mau lewat sebelum tahun tutup, mungkin tantangan berikutnya bukan lagi “gimana narik orang datang”, tapi “gimana biar mereka nggak pengen pindah KTP sekalian”. (tebe)

You Might Also Like

Apa yang Ditakutkan? Heboh, Wartawan Dilarang Meliput dan Wawancara Menkeu di Undip

Inilah Gunung Pelangi Zhangye Danxia, Keajaiban Geologi yang Dijelaskan dalam Al-Qur’an

Catat Nih, Musim Liburan Ini Pelajar Gratis Masuk Semarang Zoo

Kesaksian Kontraktor Gapensi Semarang soal Korupsi Mbak Ita: Martono Tunjuk Korlap

Whoosh ‘Proyek Ruwet’ Warisan Jokowi, Prabowo Pasang Badan: “Saya Tanggung Jawab!”

TAGGED:agustina wilujengheadlinepemkot semarangwisata semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Petugas membersihkan material longsor di jalur Dieng-Wonosobo, saat Natal 2025. Alam Lagi Sensi, Jalur Wonosobo–Dieng Longsor Lagi setelah Hujan Deras
Next Article PSIS Lagi “Checkout” Banyak: 9 Pemain Masuk, 4 Pamitan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DEMO--Massa dari kelompok Pati Ora Sepele (POS) berorasi meminta koruptor dihukum berat. (bae)

Bakal Rame Terus Nih Sidang Sudewo, Dikawal Fans dan Haters sampai Vonis

Desa yang Diminta Mandiri, Tetapi Dikunci dari Luar

Jateng Banjir Wisatawan, Diserbu 30,95 Juta Orang Plesiran dalam Tiga Bulan

Ilustrasi polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP.) (grafis/wayu)

Kasus Kematian Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, Keluarga Curigai Hal Ini

PROTES HARGA PAKAN - Peternak di Temanggung membagikan 5.000 ayam petelur kepada warga, sebagai bentuk protes atas mahalnya harga pakan ternak, Senin (10/8/2026). Menurut peternak, lebih ayam itu dibagikan kepada warga daripada mati di kandang. (*)

Demo Harga Pakan Mahal Tak Terjangkau, Peternak Temanggung Bagikan Gratis 5.000 Ayam Petelur

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Sengketa Direksi PDAM Tirta Moedal Masih Lanjut, Pemkot Siap Tempuh Jalur Hukum

Juli 11, 2026
Unik

Harga Kambing Kurban 2025 Melonjak? Simak Panduan dan Doa Penyembelihannya!

Mei 17, 2025
KIAI CABUL - Kiai Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, mengaku wali untuk memanipulasi psikologi korban. Kiai Ashari mencabuli 50 santriwati, mayoritas korban berasal dari keluarga rentan.
Hukum

Pengacara Tolak Suap Rp400 Juta, Pilih Kawal Terus Kasus Kiai Pati Cabuli 50 Santriwati

Mei 6, 2026
Agus Sparmanto dan Taj Yasin bersalaman komando usai gelaran tasyakuran Muktamar PPP X di Ancol Jakarta, Minggu (28/9/2025). Agus Suparmanto dan berkoalisi dengan Taj Yasin ini, juga mengklaim bahwa kubu mereka lah yang memenangkan Muktamar PPP X secara aklamasi. Kalim serupa yang lebih dulu dilakukan kubu Mardiono. Foto: dok.
Opini

Dalang di Balik Perpecahan PPP dan Bayangan Jokowi

September 29, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Semarang Lagi Ramai, Target Wisatawan Dikit Lagi Tembus
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?