Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: MAKI Laporkan KPK Soal Penahanan Yaqut Cholil Qoumas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

MAKI Laporkan KPK Soal Penahanan Yaqut Cholil Qoumas

Dalam laporannya, Boyamin mempertanyakan dasar keputusan pengalihan penahanan tersebut. Deputi Penindakan KPK Asep Guntur bilang Yaqut sakit, tapi juru bicara Budi Prasetyo menyatakan yang bersangkutan sehat. Kondisi ini, menurut Boyamin, menunjukkan adanya ketidakkonsistenan dan menimbulkan kesan keputusan dibuat tanpa mekanisme kolegial.

Nugroho P.
Last updated: Maret 25, 2026 9:26 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
KEMBALI DITAHAN: Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) akhirnya kembali menjadi tahanan rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (24/3/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Koordinator MAKI Boyamin Saiman resmi melapor ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK soal dugaan pelanggaran etik terkait pengalihan penahanan Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah. Boyamin menilai prosesnya nggak transparan, berbeda keterangan antar pejabat KPK, dan berpotensi cacat hukum karena keputusan diduga nggak kolektif. Laporan ini juga menyoroti kemungkinan perlakuan istimewa terhadap Yaqut, yang biasanya tersangka korupsi tetap di rutan KPK.

Dalam laporannya, Boyamin mempertanyakan dasar keputusan pengalihan penahanan tersebut. Deputi Penindakan KPK Asep Guntur bilang Yaqut sakit, tapi juru bicara Budi Prasetyo menyatakan yang bersangkutan sehat. Kondisi ini, menurut Boyamin, menunjukkan adanya ketidakkonsistenan dan menimbulkan kesan keputusan dibuat tanpa mekanisme kolegial.

Boyamin juga menekankan bahwa informasi pengalihan tahanan baru ramai setelah pihak luar mengungkapnya. Hal ini dianggap memperkuat dugaan adanya praktik yang coba ditutup-tutupi di tubuh KPK. Ia menekankan Dewas harus memeriksa etik semua pihak terkait agar prinsip profesionalitas dan integritas penegakan hukum tetap terjaga.

Dalam laporan tersebut, semua pimpinan KPK turut dilaporkan karena dianggap membiarkan intervensi. Selain itu, juru bicara dan deputi penindakan juga disebut ikut bertanggung jawab. Boyamin menegaskan Dewas perlu menilai kesesuaian keputusan dengan kode etik dan asas persamaan di hadapan hukum.

MAKI menuntut hasil pemeriksaan Dewas disampaikan secara terbuka ke publik. Hal ini penting supaya kepercayaan masyarakat terhadap KPK tetap terjaga. Boyamin menekankan transparansi adalah kunci agar kasus ini nggak menimbulkan preseden buruk bagi penegakan hukum di masa depan.

Kasus ini mencuat setelah Yaqut, eks Menag periode 2020–2024, kembali menjalani penahanan rumah. Sebelumnya, statusnya sempat menjadi tahanan rutan KPK. Proses perpindahan ini yang jadi sorotan utama karena prosedur dan alasannya dianggap kurang jelas.

Menurut Boyamin, pengalihan tanpa alasan objektif yang kuat berpotensi menimbulkan kesan perlakuan khusus. Padahal, umumnya tersangka kasus korupsi tetap ditahan di rutan KPK. Dugaan perlakuan istimewa ini jadi perhatian serius dalam laporan etik.

Selain itu, ketidaksesuaian antara keterangan pejabat KPK dan kondisi nyata Yaqut juga memperkuat dugaan pelanggaran prinsip profesionalitas. Boyamin menekankan pentingnya pemeriksaan menyeluruh. Dewas diminta menindaklanjuti agar tidak ada celah bagi praktik serupa ke depan.

MAKI juga menyoroti dampak reputasi KPK secara keseluruhan. Publik menaruh kepercayaan tinggi pada integritas lembaga antikorupsi. Laporan ini diharapkan jadi pengingat agar setiap keputusan di KPK bisa dipertanggungjawabkan secara transparan.

Aksi laporan ini sekaligus mengirim sinyal kuat pada semua pejabat KPK. Bahwa pengambilan keputusan terkait tahanan harus jelas, kolegial, dan sesuai kode etik. Boyamin berharap Dewas bisa bekerja cepat agar publik tidak lagi mempertanyakan integritas proses hukum. (*)

You Might Also Like

Susi Pudjiastuti Buka-bukaan Soal Mental Maling Pejabat, Publik Riuh

Cemburu Meledak di Kalibening, Pelajar Dihajar Sampai Parah

Puan Tegas Minta Kasus Kematian Alvaro Diusut Tuntas: Jangan Sampe Terulang

KPK Boyong 12 Pejabat Tulungagung ke Surabaya, Kasus OTT Bupati Gatut Masih Gelap

OTT Sudewo: Jabatan Desa Diduga Pakai Price List

TAGGED:Gus YaqutKPKMAKIyaqut cholil qoumas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Lebaran Pakai Mobil Dinas, TPP ASN di Temanggung Dipotong
Next Article Lebaran Usai, Sampah Numpuk: Respati Pimpin Apel ASN di TPA

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kemarau Baru Mulai, BPBD Jateng Sudah Kucurkan 654 Ribu Liter Air Bersih

PDIP Balik Serang Isu BEM UBK Terima Uang

LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)

Tiga Calon Manajer KDMP Meninggal saat Latihan Dasar Militer, DPR: Evaluasi Total!

Bidan Janjikan Kursi BUMN, Uang Puluhan Juta Malah Melayang

Kemarau Baru Mulai, Delapan Daerah Jateng Sudah Siaga Kekeringan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Drama Mencekam di Purbalingga, Pasutri Lansia Tewas Jadi Korban Keponakan Sendiri

Oktober 1, 2025
TAHANAN KASUS KORUPSI - Mantan Pangdam IV/Diponegoro, Letjen TNI Widi Prasetijo, ditahan terkait kasus korupsi BUMD Cilacap. Widi menjadi ajudan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pada 2014. (ist)
Hukum

Jenderal TNI Eks-Ajudan Jokowi Ditahan, Skandal Mega Korupsi BUMD Cilacap

Juni 4, 2026
Hukum

Korupsi BUMD Cilacap: Main Paling Dalam, Hukuman Paling Lama

Januari 6, 2026
Hukum

Gubernur Riau Terjaring OTT, KPK Didesak Nggak Setengah Hati

November 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: MAKI Laporkan KPK Soal Penahanan Yaqut Cholil Qoumas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?