Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Respati Siapkan Safe House 110 di Solo, Dorong Sistem Early Warning Warga
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Respati Siapkan Safe House 110 di Solo, Dorong Sistem Early Warning Warga

R. Izra
Last updated: Maret 12, 2026 7:47 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Wali Kota Solo Respati menyampaikan pemaparan layanan Safe House 110 dengan Polresta Surakarta, Rabu (11/3/2026).
Wali Kota Solo Respati menyampaikan pemaparan layanan Safe House 110 dengan Polresta Surakarta, Rabu (11/3/2026).
SHARE

BACAAJA, SOLO – Pemerintah Kota Solo bareng Polresta Surakarta lagi menyiapkan layanan Safe House 110. Program ini digagas buat memperkuat Gerakan Warga Solo (GWS) sekaligus menghidupkan lagi peran Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di tiap kampung.

Lewat program ini, warga yang jadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perundungan, atau tindak pidana lain bisa langsung cari tempat aman sebelum kasusnya ditangani polisi.

Rencananya, sejumlah lokasi bakal dijadikan titik Safe House. Mulai dari masjid, gereja, tempat ibadah lain, sampai rumah tokoh masyarakat yang bersedia.

Bacaaja: Cek Harga Bapokting Jelang Lebaran, Wali Kota Solo Ajak Warga Belanja ke Pasar Tradisional
Bacaaja: Solo Masuk Top 3 Pelayanan Publik Terbaik Nasional, Respati: Bukti Kerja Keras Pemkot

Tempat-tempat ini nantinya jadi lokasi perlindungan sementara bagi warga yang butuh bantuan darurat.

“Misalnya ada kasus KDRT, korban bisa menyelamatkan diri ke Safe House lalu menghubungi 110. Dari tuan rumah Safe House bisa langsung komunikasi dengan pihak berwenang supaya cepat ditindaklanjuti.”

“Ini bagian dari sistem early warning di wilayah,” kata Respati saat pemaparan program Safe House 110 bersama Polresta Surakarta, Rabu (11/3/2026).

Respati berharap kehadiran layanan ini bisa bikin situasi keamanan di lingkungan warga makin kondusif. Menurutnya, sistem keamanan berbasis tiga pilar, Linmas, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, perlu terus diperkuat.

Ia juga mendorong agar budaya Siskamling dan pagar mangkok kembali dihidupkan, supaya warga makin peduli dengan keamanan lingkungan sekitar.

“Linmas, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa harus terus memonitor dan terkoneksi dengan warga,” ujarnya.

Respati juga menekankan pentingnya peran warga dalam menjaga kampungnya sendiri. Ia berharap masyarakat tidak cuek dan tetap saling peduli satu sama lain.

Sementara itu, Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur C Wibowo menyebut layanan Safe House 110 juga dirancang supaya komunikasi antara warga dan polisi makin cepat.

Dengan begitu, kalau ada kejadian kriminal di lingkungan, warga bisa langsung melapor dan kasusnya bisa segera ditangani.

“Dengan Safe House ini, tiga pilar, Linmas, Bhabinsa, dan Bhabinkamtibmas, bisa lebih dekat dan siap bersama warga. Kami juga berharap masyarakat tidak ragu untuk melapor,” katanya. (*)

You Might Also Like

KPK Bidik Dugaan Markup Sepatu Sekolah Rakyat: Kita sedang Pelajari

Unwahas Cetuskan Dua Jagung Hibrida, Potensi Panen 13 Ton per Hektare

Agustina Genjot Ketahanan Pangan Semarang: Dari Kebun Warga hingga Pasar Murah

OTT Bupati Pemalang, Luthfi: Sudah Diingatkan Berkali-kali, Kami Sangat Prihatin

Guru Hukum Siswa Suruh Makan Lumpur, Sekolah Mendadak Riuh Didatangi Orangtua

TAGGED:gwsrespati ardisafe house 110wali ktoa solo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Peringatan Eks-Penyidik KPK untuk Kepala Daerah: Tinggal Nunggu Waktu Ditangkap . . .
Next Article AKBP Basuki (kemeja putih) jalani sidang perdana kasus kematian dosen Untag, Rabu (11/3/2026). (bae) AKBP Basuki Mulai Disidang, Didakwa Jaksa Biarkan Dosen Untag Meregang Nyawa

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Agustina Genjot Ketahanan Pangan Semarang: Dari Kebun Warga hingga Pasar Murah

Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, 340 Ribu Orang Kebagian Peluang Kerja

Tinggal Satu Titik Api di Gunung Lawu, Luthfi Minta Petugas Jangan Pulang Dulu

YLBHI Soroti Pengerahan Ribuan Aparat Saat Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran

ASN Disuruh Naik Angkutan Umum Seminggu Sekali, Biar Nggak Cuma Jago Bikin Kebijakan!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua PGRI Jawa Tengah, Muhdi, saat memberi sambutan dalam wisuda UPGRIS, Selasa (13/10/2026).
Info

PGRI Jateng: Pemerintah Bakal Rekrut 955 Ribu Guru pada 2027-2029

Oktober 14, 2026
Ketua Dewan Pertimbangan Apindo Jateng, Frans Kongi, memberi pemaparan dalam diskusi publik “Titik Kumpul 2 SKS” bersama perwakilan organisasi buruh dan Peradi SAI Semarang, yang di selenggarakan bacaaja.co, Rabu (29/4/2026). (dul)
Info

Pengusaha Jateng Tertekan Kenaikan BBM dan Bahan Baku, Produksi Terancam Turun

April 30, 2026
Daerah

Polda Jateng Warning: Demo Damai Silakan, Perusuh Siap Kena Gas!

September 1, 2025
Nasional

PWI Pusat Punya Pengurus Baru, Siap Gaspol Hadapi Era AI & Perkuat Dunia Pers

Oktober 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Respati Siapkan Safe House 110 di Solo, Dorong Sistem Early Warning Warga
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?