Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Buyer Furnitur Dunia Diajak ‘Tur Pabrik’, Jepara Siap Gelar JIFBW 2026
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Buyer Furnitur Dunia Diajak ‘Tur Pabrik’, Jepara Siap Gelar JIFBW 2026

Kota Ukir bakal kembali jadi magnet pembeli furnitur dunia. Ajang Jepara International Furniture Buyer Weeks 2026 siap digelar pada 8-11 Maret 2026 dengan konsep yang beda dari pameran biasa: para buyer tidak cuma lihat katalog, tapi langsung diajak keliling workshop dan pabrik mebel di Jepara.

T. Budianto
Last updated: Maret 7, 2026 12:02 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
STAND FURNITURE: Pj Bupati Jepara, H. Edy Supriyanta mengunjungi salah satu stand di Jepara International Furniture Buyer Weeks pada 2024 lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JEPARA- Pemkab Jepara memastikan kesiapan penyelenggaraan Jepara International Furniture Buyer Weeks 2026 yang akan berlangsung pada 8-11 Maret 2026. Ajang ini diharapkan menjadi panggung besar untuk mendongkrak penjualan mebel Jepara di pasar nasional hingga internasional.

Bupati Jepara, Witiarso Utomo mengatakan, persiapan acara sudah berjalan cukup matang. Tahun ini, JIFBW digelar dengan konsep hybrid exhibition, memadukan pameran secara luring dan daring.

Namun yang membuat event ini berbeda, para pembeli atau buyer tidak hanya datang ke satu lokasi pameran seperti biasanya. “Dalam JIFBW, buyer justru diajak langsung mengunjungi workshop dan pabrik furnitur di Jepara,” kata Witiarso, Jumat (6/3/2026).

Baca juga: UMKM Jepara Diminta Naik Kelas

Dengan konsep tersebut, para pembeli bisa melihat langsung proses produksi hingga kualitas produk mebel yang menjadi kebanggaan daerah tersebut. Menurut Witiarso, pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan buyer sekaligus memperkuat daya jual furnitur Jepara di pasar global.

Ia juga optimistis kondisi pasar furnitur tahun ini akan semakin membaik, terutama jika pelaku usaha mampu terus meningkatkan kualitas desain agar mengikuti tren dan kebutuhan pasar internasional.

Pemkab Jepara sendiri terus memberikan dukungan bagi pelaku industri furnitur. Salah satunya dengan memfasilitasi sekitar 20 pelaku usaha asal Jepara untuk mengikuti pameran Indonesia International Furniture Expo tahun ini.

Ekosistem Industri Mebel

Setelah IFEX, ajang JIFBW akan menjadi panggung lanjutan untuk mempromosikan tidak hanya produk furnitur, tetapi juga ekosistem industri mebel Jepara secara keseluruhan.

Bahkan, sejumlah perusahaan furnitur Jepara juga dijadwalkan mengikuti pameran di Dubai. Diperkirakan ada empat hingga enam perusahaan yang akan berangkat guna memperkuat penetrasi pasar internasional.

Sementara itu, Ketua Konsorsium Jepara Gerak, Andang Wahyu Trianto mengatakan, JIFBW 2026 mengusung tema “Futuring Tradition”, yang menekankan pengembangan industri furnitur berbasis tradisi dengan pendekatan pemasaran modern.

Menurutnya, tema tersebut penting agar industri furnitur Jepara tetap relevan dan mampu mengikuti perkembangan industri global yang semakin dinamis. Selain mempertahankan identitas ukiran khas Jepara, ajang ini juga menjadi ruang untuk memperkuat daya saing furnitur lokal di pasar dunia.

Baca juga: Pemkab Jepara Minta Bantuan Pusat Keruk Sungai

Keunikan industri mebel Jepara sendiri terletak pada klaster produksi yang tersebar di berbagai desa. Setiap wilayah memiliki karakter furnitur yang berbeda, mulai dari ukiran klasik hingga desain modern.

Di saat banyak pameran cuma memajang kursi dan meja di hall ber-AC, Jepara justru mengajak buyer blusukan langsung ke pabrik. Logikanya sederhana: kalau sudah lihat prosesnya dari serbuk kayu sampai jadi furnitur mahal, siapa tahu pulangnya bukan cuma bawa kartu nama, tapi juga kontrak ekspor. (tebe)

You Might Also Like

BNPT dan Ancaman Terorisme: Sudah Siapkah Kita di Era Serba Digital?

Pompa Jumbo Siap Nyedot Genangan

Apindo Jateng Kecewa UMP 2026 Naik Tinggi, Bikin Pengusaha Megap-megap

Prabowo Gaspol di Pidato Perdana, Anggarkan Rp335 Triliun buat Makan Bergizi Gratis 2026

Sempat ‘Ngadat’, Dapur Gizi Semarang Kini Ngebut Lagi

TAGGED:furnitureheadlineJIFBW 2026kota ukirpemkab jepara
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Stabilisasi Harga Pangan, Pemprov Andalkan Gerakan Pangan Murah
Next Article 17 Juta Pemudik Masuk Jateng, Pemprov Jamin Ketersediaan Stok Pangan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ini Cara Komunitas Pariwisata Semarang Bikin Ramadan Makin Manis

Pemkot Geber 240 Pasar Murah Sampai Lebaran

Kantor Bupati Disisir KPK, Empat Ruangan Penting Pemkab Pekalongan Ikut Digeledah

Semarang Bersiap Jadi Panggung MTQ Nasional 2026

17 Juta Pemudik Masuk Jateng, Pemprov Jamin Ketersediaan Stok Pangan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Mantan Buruh Sritex Demo Tagih Pesangon di Semarang

Januari 12, 2026
Nasional

Setelah Drama Panjang, PWI Akhirnya “Unblock” di Kemenkumham

September 12, 2025
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
Ekonomi

Menkeu Purbaya Ogah Ikut Campur Utang Whoosh: Biarin Aja!

Oktober 27, 2025
Hukum

Mantan Menag Yaqut Cholil Jadi Tersangka Kuota Haji 2023-2024

Januari 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Buyer Furnitur Dunia Diajak ‘Tur Pabrik’, Jepara Siap Gelar JIFBW 2026
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?