Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sidang Vonis Aktivis Pati Disorot! Putri Gus Dur hingga Ketua BEM UGM Datang, Ingatkan Soal Ini
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Sidang Vonis Aktivis Pati Disorot! Putri Gus Dur hingga Ketua BEM UGM Datang, Ingatkan Soal Ini

R. Izra
Last updated: Maret 5, 2026 2:03 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Inayah Wahid dan sang ibu Sinta Nuriyah Wahid.
Inayah Wahid dan sang ibu Sinta Nuriyah Wahid.
SHARE

BACAAJA, PATI — Sidang vonis dua aktivis Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto di Pengadilan Negeri Pati, Kamis (5/3/2026), mendadak jadi sorotan. Sejumlah tokoh nasional sampai aktivis mahasiswa terlihat hadir langsung di ruang sidang Cakra buat memantau jalannya putusan.

Di antara yang datang ada putri Presiden ke-4 RI Inayah Wahid, mantan Wakil Kapolri Oegroseno, Ketua BEM UGM Tiyo Adrianto, hingga aktivis Cak Sholeh.

Kehadiran mereka bukan sekadar nonton sidang. Mereka datang buat ngasih dukungan moral sekaligus mengingatkan pentingnya ruang demokrasi di Indonesia.

Bacaaja: Eks-Wakapolri Jadi Ahli Sidang Botok-Teguh di PN, Sorot Dugaan Kriminalisasi Aktivis Pati
Bacaaja: Sudewo Tersangka Dobel Kasus di KPK: Gak Cukup Terjerat OTT, Kena Suap Proyek Kereta Juga

Inayah Wahid menegaskan masyarakat harus tetap punya ruang untuk menyampaikan aspirasi tanpa takut dikriminalisasi.

“Supaya rakyat tetap bisa bersuara, tidak dikriminalisasi. Ini hak mereka,” ujar Inayah kepada wartawan.

Menurutnya, kasus yang menjerat Botok dan Teguh perlu dilihat secara utuh. Ia juga mengingatkan, kalau vonis yang dijatuhkan justru menghukum keduanya, hal itu bisa jadi preseden buruk bagi demokrasi.

Inayah juga menyinggung sikap sebagian perangkat negara yang dinilai sering mengeluarkan pernyataan arogan dan tidak taat hukum.

“Kenapa yang protes sebagai pemilik negara ini justru dianggap melanggar aturan? Padahal korupsi yang merugikan rakyat juga mengganggu ketertiban,” katanya.

Ia menambahkan, kehadirannya bersama jaringan Gusdurian dan keluarga Abdurrahman Wahid adalah bentuk dukungan moral agar masyarakat tetap berani menyuarakan pendapat.

Hal senada disampaikan Ketua BEM UGM, Tiyo Adrianto. Ia datang sebagai bentuk solidaritas terhadap warga yang dinilai sedang memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Menurutnya, hukum seharusnya tidak dipakai untuk membungkam suara publik.

“Kalau vonis bebas tanpa syarat, masyarakat masih bisa berharap pada penegakan hukum. Tapi kalau divonis bersalah, itu bisa jadi tanda hukum tidak lagi berpihak pada rakyat,” kata Tiyo.

Ia juga menyoroti pasal yang digunakan untuk menjerat kedua terdakwa terkait penutupan jalan. Menurutnya, aksi tersebut merupakan bagian dari proses demokrasi dan tidak bisa serta-merta dipidana.

Para tokoh yang hadir berharap majelis hakim memberikan putusan yang adil, karena perkara ini dinilai bukan sekadar kasus hukum biasa, tetapi juga menyangkut ruang demokrasi yang lebih luas di Indonesia. (*)

You Might Also Like

Pengurus MUI Jateng Dikukuhkan

Adu Tajam Haaland vs Kane, Siapa Melaju ke Semifinal?

Kampung Semarang Punya Cerita, Pemuda Diajak Bikin Jadi Wisata

Viral Sampah Tumpah di Sultan Agung, DLH Semarang Gercep Beresin: Nggak Sampai 1 Jam!

Serikat Pekerja Kampus Minta MK Lindungi Dana Pendidikan

TAGGED:aktivis patiampbheadlineinayah wahidketua bem ugmantan wakapolriputri gus dursidang putusanvonis
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Longsor Pejawaran Bikin Jalur Banjarnegara–Dieng Lumpuh Total
Next Article Pohon tumbang di Jalan S Parman, Kota Semarang, Rabu (4/3/2026) sore. (ist) Hujan Badai Semarang Bikin Ratusan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Bergelimpangan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

Disdikpora Wonosobo bakal Dipecah, Afif: 2027 Dispora Jadi OPD Sendiri

BARANG BUKTI: Barang bukti kasus judi togel dari 3 daerah yang diungkap tim Polda Jateng, dipamerkan saat konferensi pers, Selasa (20/10/2026). (ist)

Polda Jateng Bongkar Jaringan Togel di Tiga Wilayah, Rp2,4 Miliar Diblokir

SIKAPI PERCERAIAN: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama pihak Pengadilan Agama Semarang menjalin kerja sama menyikapi kasus perceraian. (ist)

Tiap Tahun Ribuan Pasutri Cerai, Pemkot Semarang Pikirkan Nasib Janda dan Anaknya

Ilustrasi pengemudi ojek online (ojol).

Harapan Ojol Jateng di Tengah Rencana Revisi UU Lalu Lintas

Demo Memanas di Eropa, KBRI Diminta Siaga Lindungi WNI

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Gedung DPRD Makassar luluh lantak dilalap si jago merah. Gedung DPRD Makassar dibakar massa saat aksi demonstrasi pada Jumat (29/8/2025) malam.
Ekonomi

Akibat Demo 25 Agustus – 1 September 2025: Bikin Ekonomi Indonesia Goyang

September 3, 2025
Info

1.150 Tenaga Pendidik Joging Bareng di Selo

Mei 10, 2026
SAKSI SIDANG--Camat Margorejo, Kabupaten Pati, Priyono Arief Fandillah (batik hijau pojok kanan) bersaksi di sidang korupsi terdakwa Sudewo, Rabu (15/7/2026). (bae)
Hukum

Camat Margorejo Kelabakan Dicecar KPK soal Mahar Perangkat Desa

Juli 15, 2026
Daerah

Luthfi Minta BPKP Awasi Duit Daerah Lebih Ketat

Oktober 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sidang Vonis Aktivis Pati Disorot! Putri Gus Dur hingga Ketua BEM UGM Datang, Ingatkan Soal Ini
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?