Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Curi Labu Niatnya Buat Buka Bareng Ibu, Tewas Dianiaya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Curi Labu Niatnya Buat Buka Bareng Ibu, Tewas Dianiaya

Yang bikin hati makin nyesek, labu itu rencananya mau dimasak buat menu buka puasa bareng ibunya yang sudah berusia 90 tahun.

Nugroho P.
Last updated: Maret 4, 2026 8:51 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
ilustrasi abu siam
SHARE

BACAAJA, CIANJUR – Ramadan yang harusnya jadi momen hangat keluarga berubah jadi duka mendalam di Desa Talaga, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. MI (56), pria paruh baya, meninggal dunia usai diduga dianiaya karena ketahuan mengambil dua buah labu siam dari kebun warga.

Yang bikin hati makin nyesek, labu itu rencananya mau dimasak buat menu buka puasa bareng ibunya yang sudah berusia 90 tahun.

Adik korban, Cucum Suhenda (55), mengaku melihat langsung kejadian itu. Menurutnya, tersangka UA (41), pemilik kebun, memukul dan menendang kakaknya tanpa ampun.

“Kejadiannya pas di depan saya. Saya cuma bisa lerai, takut ikut kena,” ujarnya dengan suara bergetar.

Setelah dianiaya, MI sempat muntah, mengeluh pusing, lalu pingsan. Di bagian mata terlihat lebam. Sementara pelaku disebut langsung pergi meninggalkan korban begitu saja.

MI tinggal satu rumah dengan ibunya yang renta dan seorang anaknya yang masih duduk di bangku SMP. Hidupnya sederhana. Pernah kerja sebagai buruh kebun di Gunung Mas, tapi setelah bercerai, ia pulang ke kampung halaman dan bekerja serabutan demi menyambung hidup.

Menurut keluarga, saat kejadian MI juga sedang berpuasa. Dua labu siam itu disebut jadi pilihan terakhir agar bisa masak sesuatu untuk berbuka bersama sang ibu.

Kasus ini kini ditangani pihak kepolisian. Kapolsek Cugenang, Kompol Usep Nurdin, menjelaskan bahwa peristiwa bermula dari dugaan pencurian pada Sabtu (28/2) sekitar pukul 17.00 WIB. Tersangka mengejar korban hingga ke depan rumahnya, lalu melakukan penganiayaan dengan pukulan dan tendangan yang menyebabkan luka di bagian kepala dan wajah.

UA telah ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan setelah keluarga korban melapor. Sementara jenazah MI sempat diautopsi di RSUD Sayang sebelum akhirnya dimakamkan di pemakaman umum tak jauh dari rumahnya.

Kini yang tersisa hanya kesedihan—seorang ibu lanjut usia yang kehilangan anaknya, dan seorang anak yang harus menerima kenyataan pahit ayahnya pergi untuk selamanya.

Semua ini bermula dari dua buah labu siam. (*)

You Might Also Like

Aliran Dana yang Mengalir ke Ridwan Kamil, Dibuka KPK

KPK Tanggapi Kabar OTT Bupati Pati Sudewo, Jubir: Kami akan Sampaikan

Emosi di Jalan Pahlawan Berujung Jeruji

Indonesia Target Jaringan Judi Online Internasional

Pelaku Bakar Mobil dan Pos Polisi saat Demo Ricuh Semarang Akhirnya Ketangkep

TAGGED:labu siampenganiayaantewas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Lansia Sebatangkara Meninggal di Mobil Tua
Next Article Ojol Kebagian BHR Lebaran! Bonus Lebih Gemuk Buat Mitra

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

EVAKUASI BARANG BUKTI - Polisi mengevakuasi sepeda motor N-Max yang mengalami kecelakaan menabrak truk yang sedang diparkir di pinggir jalan, di Jalan Arteri Yos Sudarso, kawasan Cipta, Bandarharjo, Semarang Utara, Rabu (3/6/2026). (dul)

Niat Menepi Buat Istirahat, Truk yang Dikemudikan Broto Jadi Sasaran Tabrak N-Max

PUTUSAN SELA--Majelis hakim membacakan putusan sela kasus TPPU terdakwa Gus Yazid di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (3/7/2026). (bae)

TPPU Korupsi BUMD Cilacap: Eksepsi Kandas, Gus Yazid Bersiap Hadapi Saksi dan Bukti Jaksa

LAYANI PELANGGAN--Pelanggan warteg melayani pembeli di Semarang, Rabu (3/7/2026). (bae)

Dolar Melesat Rupiah Ambruk, Pelanggan Warteg Mulai Tinggalkan Lauk Ayam

BERI KETERAGAN - Kepala Dinkes Semarang, Abdul hakam, memberi keterangan kepada sejumlah awak media. (dul)

Jangan Jauhi ODHIV, Dinkes Semarang: HIV Nggak Nular dari Salaman atau Makan Bareng

Jalur Prestasi Kini Punya Racikan Baru, TKA Ikut Menentukan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Tukang Teror Bom ke Sekolah Ditangkap, Ternyata Mahasiswa Jurusan Ini

Desember 26, 2025
Hukum

Asyik Joget Dangdut, Motor Dibawa Kabur

Mei 13, 2026
Nihayatul Mukharomah sedang menjelasan kasus pelecehan seksual yang didampingi  LRC-KJHAM. (bae)
Hukum

Duh, Miris! Angka Kekerasan Perempuan di Jateng Masih Tinggi

Desember 10, 2025
MUSEUM - Museum Ranggawarsita, Kota Semarang. (ist)
Info

Nasib Pilu Pengunjung Museum Ranggawarsita Semarang, Bocah SD Tewas Tertimpa Patung

Mei 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Curi Labu Niatnya Buat Buka Bareng Ibu, Tewas Dianiaya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?