Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Eh Bayar Utang Puasa Nggak Harus Maraton, Santai Aja Bayarnya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Eh Bayar Utang Puasa Nggak Harus Maraton, Santai Aja Bayarnya

Soal kewajiban mengganti puasa itu sudah jelas banget. Di Al-Baqarah ayat 184 disebutkan kalau siapa pun yang sakit atau sedang dalam perjalanan dan nggak berpuasa, wajib menggantinya di hari lain sejumlah yang ditinggalkan.

Nugroho P.
Last updated: Februari 27, 2026 7:14 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi utang puasa
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Banyak yang masih galau soal ini: kalau punya utang puasa Ramadan, bayarnya mesti ngebut berurutan nggak sih? Apalagi buat para perempuan, yang tiap bulan “libur” karena haid, biasanya jumlah hari yang harus diganti lumayan juga. Jadinya makin kepikiran, harus cicil atau langsung tuntas tanpa jeda?

Yuk, kita ngobrol pelan-pelan biar nggak salah langkah.

Dalil Soal Kewajiban Ganti Puasa

Soal kewajiban mengganti puasa itu sudah jelas banget. Di Al-Baqarah ayat 184 disebutkan kalau siapa pun yang sakit atau sedang dalam perjalanan dan nggak berpuasa, wajib menggantinya di hari lain sejumlah yang ditinggalkan.

Artinya apa? Yang paling penting itu jumlah harinya pas. Kalau bolong lima hari, ya gantinya lima hari juga. Nggak boleh kurang. Kalau malah lupa jumlah pastinya, ambil angka aman yang paling meyakinkan.

Harus Berurutan atau Boleh Dicicil?

Nah, ini yang sering bikin overthinking.

Ternyata, nggak ada aturan yang mewajibkan qadha puasa harus berurutan. Mau langsung lima hari berturut-turut? Boleh. Mau dicicil Senin-Kamis, atau seminggu sekali? Juga sah.

Ada hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar dan dicatat oleh Imam Daruquthni, yang intinya bilang: qadha Ramadan itu boleh dilakukan terpisah, dan boleh juga berurutan. Jadi fleksibel banget, tinggal disesuaikan sama kondisi dan kemampuan kita.

Yang penting bukan gaya bayarnya, tapi konsistensinya. Jangan sampai niatnya “nanti aja” terus malah kelewat sampai Ramadan berikutnya datang lagi.

Kapan Waktu Terbaik Buat Bayar?

Secara waktu, qadha puasa bisa dilakukan kapan saja setelah Ramadan selesai sampai sebelum Ramadan berikutnya tiba. Tapi ada catatan penting: jangan puasa di hari Tasyrik, yaitu tanggal 11–13 Dzulhijjah, karena di hari itu memang dilarang berpuasa.

Sebagian ulama juga menyarankan supaya nggak nunda-nunda. Soalnya, kita nggak pernah tahu umur sampai mana. Bahkan kalau seseorang wafat masih punya utang puasa, keluarganya perlu menggantinya dengan fidyah sesuai jumlah hari yang ditinggalkan.

Jadi, biar hati lebih tenang, mending dicicil dari jauh-jauh hari. Catat jumlahnya, atur jadwalnya, lalu jalanin pelan tapi pasti.

Intinya, nggak perlu panik dan nggak perlu ribet. Mau maraton atau nyicil santai, dua-duanya oke. Yang penting lunas sebelum deadline Ramadan berikutnya. Semoga dimudahkan terus buat beresin “utang” ibadah kita, ya. (*)

Contents
Dalil Soal Kewajiban Ganti PuasaHarus Berurutan atau Boleh Dicicil?Kapan Waktu Terbaik Buat Bayar?

You Might Also Like

Purbaya: Pilih Bangkrut Kayak 1998 atau Nambah Utang? Fix, Pinjaman RI Tembus Rp9.647 T

Jateng Media Summit 2026: Jadi Ajang Media Lokal “Reset Arah”

Dari Dadan ke Nanik S Deyang, Ini Struktur Baru Kepemimpinan BGN

Rombongan Pimpinan BEI & OJK Mundur setelah IHSG Rontok, DPR: Itu Belum Cukup

Gebrakan Bupati Temanggung Jaring Atlet Usia Dini: Buka Kelas Khusus Olahraga

TAGGED:bayar utang puasaganti puasapuasaUTANG PUASA
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dua perempuan terdakwa perdagangan orang jalani sidang tuntutan di PN Semarang. (ist) Terdakwa Perdagangan Orang Dituntut Hukuman 7 Tahun Penjara, Begini Respons Korban
Next Article Menu MBG Datang, Anak Ogah Makan Bikin Heran

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

UAH Ingatkan Jangan Tunggu Tua untuk Bertaubat

Gus Baha Pernah Tak Punya Uang, Ini Doanya, Bisa Ditiru

LANTIK PEJABAT: Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyalami Wakapolda baru, Brigjen Pol Andi Herindra Rahmawan dalam acara sertijab di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis (15/10/2026). (ist)

Kapolda Baru Rombak Pejabat Polda Jateng dan Sejumlah Kapolres, Simak Daftarnya

SIDANG KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (kemeja biru) menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (15/10/2026). (bae)

Pencabutan Hak Politik Fadia Arafiq Harga Mati, KPK Tak Mau Negosiasi

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, saat ditemui di Gedung DPRD Jateng, Kamis (15/10/2026). (dul)

Kapolda Jateng Respons Kabar OTT KPK Tangkap Bupati Klaten

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Mau Jadi Guru? Seleksi PPG 2026 Resmi Dibuka

Juli 2, 2026
Sepak Bola

PSCS Cilacap U17 Angkat Trofi Soeratin Jateng

Agustus 30, 2026
SEGEL KANTOR BI - Sejumlah mahasiswa secara simbolik menyegel kantor BI Jateng, di Kota Semarang, Jumat (6/6/2026). Mahasiswa menyoroti rupiah yang terus melemah hingga tembus lebih dari Rp18.000 per dolar AS. (dul)
Info

Mahasiswa Sentil Pemerintah: Duluan Mana, 19 Juta Lapangan Kerja atau Rp19.000 per Dolar?

Juni 6, 2026
Info

Menbud: Udah Didandani Masa Nggak Dipamerin? Keraton Kulon Mau Dibuka, Tapi Nggak Semua Setuju

Maret 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Eh Bayar Utang Puasa Nggak Harus Maraton, Santai Aja Bayarnya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?