Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Modus Kredit Fiktif, Puluhan Motor Baru Numplek di Gudang Bandung
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Modus Kredit Fiktif, Puluhan Motor Baru Numplek di Gudang Bandung

Motor masih kinclong, STNK belum jadi, cicilan belum dibayar, eh sudah “parkir massal” di gudang luar provinsi. Sindikat penadah motor kreditan lintas daerah ini akhirnya dibongkar. Total 87 unit motor diamankan, dan sepuluh perusahaan leasing harus gigit jari dengan kerugian tembus Rp1 miliar.

T. Budianto
Last updated: Februari 26, 2026 5:02 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PENGGELAPAN MOTOR: Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto bersama barang bukti puluhan motor yang digelapkan dalam ekspose kasus tindak pidana penadahan sepeda motor di Mapolda Jateng, Rabu (25/2/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah sukses mengungkap sindikat penadahan sepeda motor bodong skala besar yang mainnya lintas provinsi. Sebanyak 87 motor berbagai jenis disita dari sebuah gudang di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Kasus ini dipaparkan langsung oleh Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir didampingi Kabid Humas Kombes Pol Artanto dan Kasubdit III AKBP Helmy Tamaela dalam konferensi pers di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Rabu (25/2/2026).

Baca juga: Jelang Ramadan Polda Jateng Gelar Operasi Lalu Lintas: Ini Cara Bedakan Surat Tilang Asli dan Palsu

Dua tersangka utama sudah diamankan yakni R (43), warga Wiradesa, Pekalongan, dan S (47), warga Warungasem, Batang. R disebut jadi penghubung utama dengan penyandang dana, sementara S kebagian tugas nyari motor sekaligus tempat penyimpanan sebelum dikirim.

Modusnya terbilang rapi tapi licik. Para pelaku mencari orang yang bersedia meminjamkan KTP dengan imbalan uang. Identitas itu dipakai buat mengajukan kredit motor ke leasing. Begitu motor keluar dari dealer, cicilan nggak pernah dibayar. Unit langsung dikumpulkan lalu dikirim ke gudang di Bandung via ekspedisi kereta api.

Manfaatkan STCK

Yang bikin makin mulus, mereka memanfaatkan STCK (Surat Tanda Coba Kendaraan) sebagai dokumen pengiriman. Karena BPKB dan STNK asli belum terbit, celah administrasi di ekspedisi ini dipakai buat “mengamankan” pengiriman.

Polisi juga masih memburu satu nama lain berinisial AM yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Ia diduga sebagai otak intelektual sekaligus penyandang dana yang mengelola gudang penampungan di Bandung.

Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Latief Usman yang ikut mengecek barang bukti menyebut ada sedikitnya sepuluh perusahaan leasing jadi korban, termasuk FIF dan Mega Finance. Total kerugian ditaksir mencapai Rp1 miliar.

“Kami apresiasi kerja cepat jajaran yang berhasil mengamankan 87 unit ini sebelum hilang jejak. Motor akan segera dikembalikan ke perusahaan leasing untuk ditindaklanjuti secara administratif,” tegasnya.

Baca juga: Polda Jateng Bongkar Praktik Oplosan Gas Melon di Semarang

Polda Jateng juga mengingatkan masyarakat supaya nggak sembarangan meminjamkan KTP. Soalnya, nama yang tercantum di kredit bisa ikut terseret kasus hukum karena dianggap terlibat penggelapan. Para tersangka dijerat Pasal 591 dan/atau 592 UU No. 1 Tahun 2023 dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara.

Kasus ini jadi pengingat: di era serba instan, motor bisa datang cepat lewat kredit. Tapi kalau niatnya nipu, polisi juga bisa datang lebih cepat. Dan ujung-ujungnya, yang awalnya cuma “pinjam KTP bentar”, bisa berubah jadi pinjam baju tahanan. (tebe)

You Might Also Like

Rasain! AKBP Basuki Dipecat Gara-gara Main Perempuan, Imbas Kematian Dosen Untag

Sudewo Patok Tarif Calon Perangkat Desa Rp150 Juta, Anak Buahnya Mark-up Jadi Rp225 Juta

KPK Bongkar Obrolan Ketua DPRD Pati dan Sudewo

Cemburu Keras! Istri Potong Kemaluan Suami hingga Tewas

BREAKING NEWS: Gus Yaqut Resmi Ditahan KPK, Eks-Menag Pakai Rompi Orange

TAGGED:leasingmotor bodongpenggelapan motorpolda jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Chiko Radityatama Agung Putra (kemeja putih) ikut sidang pembacaan putusan di PN Semarang, Kamis (26/2/2026). (bae) Hakim Batal Bacain Vonis Chiko Pembuat Konten Cabul Smanse Pakai AI, Mengapa?
Next Article Tiga Poin Harga Mati, PSIS Janji All Out di Batakan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PERKUAT KOLABORASI - Direksi PLN Icon Plus dan IconGreen mempererat sinergi sekaligus menyamakan visi dalam mengembangkan solusi energi berkelanjutan di lingkungan PLN Group.

Gas Transisi Energi Hijau, PLN Icon Plus dan IconGreen Kompak Perkuat Kolaborasi

Gus Yasin Ingin Santri Jateng dan Malaysia Bertukar Ilmu

Febrie Ardiansyah saat masih menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Pengalihan Penanganan Perkara Febrie Janggal: Bukan Sinergi, tapi Rusak Legitimasi

Pemkot Semarang Siapkan Jurus Sikapi SD Negeri Sepi Peminat

Investor Singapura Bidik Pendidikan dan SDM Jateng

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Djoko Julianto diwawancara di Kota Semarang, Jumat (23/1/2026). Foto: Eka Setiawan
HukumInfo

Warga Kalbar Tersangka Penyelundupan Ratusan Ton Bawang Bombai di Semarang

Januari 23, 2026
Ilustrasi petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Hukum

KPK Boyong 12 Pejabat Tulungagung ke Surabaya, Kasus OTT Bupati Gatut Masih Gelap

April 11, 2026
SIDANG KORUPSI--Majelis hakim menyidangkan terdakwa korupsi Sudewo, Bupati Pati nonaktif, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (24/6/2026). (bae)
Hukum

KPK Balik Serang Sudewo, Sebut Eksepsi Bupati Pati Nonaktif Salah Kamar

Juni 24, 2026
KRITIK AUDIT--Kuasa hukum Bella Purpita Sari mengkritik hasil audit yang memenjarakan kliennya, Rabu (13/5/2026). (ist)
Hukum

Ahli Bongkar Hasil Audit Janggal, Bella Minta Bebas dari Penjara

Mei 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Modus Kredit Fiktif, Puluhan Motor Baru Numplek di Gudang Bandung
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?