Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Meet & Greet Densus, Siswa SMAN 6 Siap Jadi Penyebar ‘Virus Baik’ Cegah Radikalisme
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Meet & Greet Densus, Siswa SMAN 6 Siap Jadi Penyebar ‘Virus Baik’ Cegah Radikalisme

R. Izra
Last updated: Februari 10, 2026 6:34 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Keseruan Meet & Greet Densus di SMAN 6 Semarang, Selasa (10/2/2026). Acara seperti ini menjadi langkah penting untuk sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme anak-anak di Jawa Tengah.
Keseruan Meet & Greet Densus di SMAN 6 Semarang, Selasa (10/2/2026). Acara seperti ini menjadi langkah penting untuk sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme anak-anak di Jawa Tengah.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – SMAN 6 Semarang tak cuma jadi lokasi Meet & Greet Densus. Sekolah ini juga disiapkan sebagai titik awal penyebaran edukasi agar pesan pencegahan radikalisme menyebar ke banyak sekolah.

Kepala SMAN 6 Semarang, Yuwana, mengaku bersyukur sekaligus bangga sekolahnya dipercaya jadi pilot project. Ia berharap kepercayaan ini bisa dijaga dengan baik.

Ia optimistis para siswa adalah calon pemimpin bangsa. Dalam waktu tak lama lagi, merekalah yang akan mengisi posisi strategis di masyarakat.

Bacaaja: Densus Masuk Sekolah Mau Cari Apa? Ternyata Bahas Ini, Bikin Heboh SMAN 6 Semarang
Bacaaja: Puluhan Anak Jateng Terpapar Konten Ideologi Kekerasan, Kapolda Bentuk Tim Khusus

Karena itu, Yuwana berharap nilai-nilai toleransi sudah tertanam sejak bangku sekolah. Tujuannya agar kelak kepemimpinan diisi tanpa bayang-bayang paham ekstrem.

“Mudah-mudahan bisa mengisi kepemimpinan ini tanpa adanya intoleransi, radikalisme, terorisme di kalangan pemimpin-pemimpin kita,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).

Ia menilai SMAN 6 mendapat kehormatan besar sebagai sekolah pertama yang dipilih.

“Maka kami berterima kasih yang luar biasa sebagai tempat pertama untuk mendidik, sosialisasi, dan melatih anak-anak agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ucap Yuwana.

Pihak sekolah mengaku sudah melakukan antisipasi lewat pendampingan di setiap kegiatan siswa. Total saat ini ada 1.275 peserta didik di SMAN 6 Semarang.

“Anak kami ada 1.275 peserta didik atau siswa sekarang. Kami dampingi dalam setiap kegiatan,” katanya.

Untuk kegiatan Meet & Greet Densus ini, yang hadir adalah perwakilan lima siswa dari tiap kelas. Mereka akan jadi penyambung materi ke teman-temannya.

“Yang hadir di ruang ini perwakilan lima tiap kelas yang nanti akan menyampaikan materi sebaik-baiknya kepada rekan-rekannya,” jelas Yuwana.

Ia berharap pesan yang diterima bisa menyebar luas dan dipahami oleh seluruh siswa. Dengan begitu, dampak kegiatan tak berhenti di satu ruangan saja. (bae)

You Might Also Like

Hukuman Pidana Kerja Sosial Mulai Berlaku Januari 2026, Gimana Sih Ketentuannya?

Kontraktor Ngaku Setor Duit Rp125 Juta ke “Orangnya” Sudewo untuk Garap Proyek Ini

Runyam! Siswa Korban Keracunan MBG di Pamekasan Diminta Bikin Video Muntah karena Kekenyangan

Jelang MTQ Nasional di Semarang, Agustina Siapkan UMKM Bersertifikat Halal

Jateng-Aceh Resmi Kerja Sama Ekonomi, Deal Rp1 Triliun

TAGGED:densusmeet & greetsman 6 semarangterorismevirus baik
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tangkapalan layar tembang 'Yogyakarta' dari KLA Project. Kamu Harus Tahu Fakta Lagu ‘Yogyakarta’ KLA Project: Lahir di Kamar Mandi, Nyaris Tanpa Kata ‘Jogja’
Next Article Mahasiswa Jangan Cuma Rapat: Taj Yasin Ajak Turun Tangan Beresin Masalah Sosial

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BARONGSAI - Sejumlah pemain barongsai mengenakan baju hijau, tengah memegang kepala barongsai dan memegang dupa, Jumat (25/9/2026). Mereka baru saja mengikuti atraksi untuk meramaikan gelaran Mooncake Festival di Kawasan Pecinan Semarang. (dul)

Barongsai Turun ke Jalan, Rangkaian Mooncake Festival Bikin Warga Berkerumun

Begini Bentuk Hisab Amal di Hari Kiamat

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Garuda Keok, Akhirnya Patrick Kluivert Dipecat!!

Oktober 16, 2025
Setyo Novanto melambaikan tangan kepada awak media usai mendapatkan bebas bersyarat, Sabtu (16/8/2025) malam.
Hukum

Setnov Bebas Bersyarat: Udara Segar Buat Koruptor

Agustus 18, 2025
Hukum

Kerja Rp50 Ribu Sehari, Risikonya 12 Tahun

April 18, 2026
Kepala Bidang PD Pontren Kanwil Kemenag Jateng, Moch Fatkhuronji menjelaskan kasus pencabulan di Pati, Selasa (5/5/2026). (bae)
Hukum

Kiai Ashari Cabuli 50 Santriwati, Kemenag Cabut Izin Ponpes Tahfidzul Quran Ndholo Kusumo

Mei 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Meet & Greet Densus, Siswa SMAN 6 Siap Jadi Penyebar ‘Virus Baik’ Cegah Radikalisme
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?