Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 20 Guru Besar Adu Argumen Soal Amnesti Koruptor, Singgung Kewenangan Presiden
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

20 Guru Besar Adu Argumen Soal Amnesti Koruptor, Singgung Kewenangan Presiden

R. Izra
Last updated: Februari 8, 2026 6:01 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ilustrasi koruptor.
Ilustrasi koruptor.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Wacana amnesti buat terpidana korupsi jadi obrolan. Kali ini, lebih dari 20 guru besar hukum duduk bareng dalam forum diskusi serius tapi santai. Mereka mengulik peluang sekaligus risikonya dari berbagai sisi.

Diskusi itu dikemas dalam Focus Group Discussion (FGD) di Fakultas Hukum UPN Veteran Jakarta. Acara ini digelar bareng Fakultas Hukum Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, dihadiri dosen dan akademisi dari banyak kampus.

Forum ini jadi ajang adu gagasan para pakar. Isu amnesti koruptor dibedah dari hukum tata negara, pidana, politik hukum, sampai dampaknya ke publik dan etika.

Bacaaja: PDIP Langsung Gelar Kongres setelah Hasto Diberi Amnesti, Megawati Dikukuhkan Jadi Ketua Umum
Bacaaja: MA Perberat Hukuman Suami Artis Sandra Dewi. Bagaimana Nasib Koruptor Lainnya?

Pimpinan FH UPN Veteran Jakarta menyebut forum ini penting. Kampus, kata dia, punya tanggung jawab moral ikut nimbrung saat isu hukum menyentuh kepentingan orang banyak.

Perwakilam Unwahas, Dr. Mahrus Ali, bilang isu ini tak bisa dilihat sepotong-sepotong. Isu hukum kontemporer seperti amnesti bagi terpidana korupsi harus dikaji lintas perspektif agar hasilnya dalam dan relevan.

Ia juga menegaskan posisi amnesti yang sensitif.

“Amnesti memang kewenangan Presiden. Tapi karena korupsi itu kejahatan luar biasa, kajiannya harus ekstra hati-hati supaya tidak melukai rasa keadilan,” tegasnya, sesuai rilis Minggu (8/2/2026).

Perwakilan FH Unwahas menilai forum ini bukti peran penting dunia akademik. Kampus, kata dia, harus tetap independen dan berimbang saat menilai kebijakan besar negara.

Diskusi berlangsung dinamis. Para guru besar menyoroti dasar konstitusi amnesti, konsep keadilan, efek ke pemberantasan korupsi, sampai potensi turunnya kepercayaan publik.

Kehadiran puluhan guru besar menegaskan satu hal. Amnesti koruptor bukan sekadar soal hukum teknis, tapi menyangkut arah politik hukum dan integritas negara.

Hasil FGD ini diharapkan tak berhenti di ruang diskusi. Rekomendasi akademik akan dirumuskan agar bisa jadi bahan pertimbangan pembuat kebijakan dan penegak hukum.

Namun, saat dikonfirmasi, pihak FH Unwahas belum menjelasakan detail rekomendasi akademik hasil FGD tersebut. (bae)

You Might Also Like

Guru di Probolinggo Dipenjara Gara-gara Gaji Dobel, Pakar: Salah Administrasi, Bukan Korupsi

Asyik Joget Dangdut, Motor Dibawa Kabur

Gubernur Riau Terjaring OTT, KPK Didesak Nggak Setengah Hati

Dua Tim Reformasi Polri: Inisiatif atau Resistensi terhadap Presiden?

Eks-Kanit Narkoba Beralih Profesi Jadi Bandar Sabu, Kirim Narkoba Lewat Ekspedisi

TAGGED:amnestikoruptorpresiden
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PBI Nonaktif, Pemkot: Santai, Warga Tetap Bisa Berobat
Next Article Wali Kota Solo Respati Ardi saat mendampingi Wamenaker RI Afriansyah Noor di SPPG Sondakan 1, Minggu (8/2/2026). Respati Komitmen Jaga MBG di Solo Zero Accident: Dicek dari Saus sampai Armada

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Asyik Joget Dangdut, Motor Dibawa Kabur

Sekda Minta Satpol PP Lebih Humanis

Suami di Kebumen Ngamuk: Istri dan Mertua Tewas Dianiaya

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Andrie Yunus bersama Koalisi Masyarakat Sipil menerobos rapat pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI di Hotel Fairmont Jakarta, pada Sabtu (15/3/2025) silam.
Hukum

Pelaku Teror Andrie Yunus Tertangkap: 4 Oknum Intelijen TNI, Mayoritas Perwira dari AL dan AU

Maret 18, 2026
Ilustrasi kripto.
Hukum

Pelapor Kasus Kripto Timothy Ronald Ngaku Rugi Rp3 Miliar, Diperiksa Polisi

Januari 14, 2026
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
Hukum

BREAKING NEWS: Giliran Bupati Cilacap Kena OTT KPK

Maret 13, 2026
Ilustrasi pembacokan.
Hukum

Ngeri! Satpol PP Kebumen Tewas Dibacok saat Hendak Evakuasi ODGJ

Februari 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 20 Guru Besar Adu Argumen Soal Amnesti Koruptor, Singgung Kewenangan Presiden
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?