Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: “Ada Huruf K-nya”, Noel Lempar Clue, Publik Disuruh Tebak Partai
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

“Ada Huruf K-nya”, Noel Lempar Clue, Publik Disuruh Tebak Partai

Sidang belum mulai, tapi dramanya sudah jalan duluan. Immanuel Ebenezer alias Noel datang ke Pengadilan Tipikor bukan cuma bawa berkas, tapi juga bawa teka-teki. Ada ormas, ada partai, dan katanya: ada huruf “K” di namanya yang ikut kecipratan dana sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kemnaker.

T. Budianto
Last updated: Januari 26, 2026 3:50 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
BERI KETERANGAN: Eks Wamemaker Immanuel Ebenezer alias Noel memberikan keterangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (26/1/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel kembali bikin suasana panas jelang sidang kasus pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan.

Datang ke Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026), Noel menuding kasus yang menjeratnya tak berdiri sendirian. Menurut dia, ada organisasi kemasyarakatan dan partai politik yang ikut kebagian “aliran”.

Soal ormas, Noel kasih petunjuk awal. “Ormasnya dulu lah ya. Yang jelas, bukan berbasis agama,” ucapnya santai. Giliran partai politik, Noel makin irit bicara. Tapi tetap kasih clue yang bikin publik langsung mikir keras.
“Partainya ada huruf K-nya. Udah itu dulu clue-nya,” katanya.

Baca juga: Gerindra Siap Coret Noel dari Keanggotaan Usai Jadi Tersangka KPK

Nama lengkap? Belum. Warna logo? Apalagi. Noel memilih berhenti di level teka-teki silang. Ia menegaskan belum mau membuka identitas ormas maupun partai yang dimaksud. “Enggak, saya enggak mau nyebutin dulu,” ujarnya.
“Ini soal aliran. Bukan terlibatnya, tapi alirannya,” tambah Noel.

Kerugian Negara

Dalam perkara ini, Noel sendiri duduk di kursi terdakwa. Ia didakwa melakukan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3 dengan total nilai mencapai Rp6,5 miliar. Dari jumlah itu, Noel disebut menerima Rp70 juta.

Tak hanya pemerasan, jaksa juga menjerat Noel dengan dakwaan gratifikasi senilai Rp3,365 miliar serta satu unit sepeda motor Ducati Scrambler warna biru dongker. Pemberian tersebut disebut berasal dari aparatur sipil negara Kementerian Ketenagakerjaan dan pihak swasta.

Baca juga: Lonjakan Kekayaan Noel Bikin Heboh, Sejumlah Mobil dan Motor Mewah Disita KPK

Atas perbuatannya, Noel didakwa melanggar sejumlah pasal dalam Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta KUHP baru. Sidang berjalan, dakwaan dibacakan, dan publik pun ikut main tebak-tebakan. Satu huruf sudah dilempar: “K”. Tinggal tunggu, ini kuis berhadiah kebenaran atau cuma cliffhanger politik sebelum palu hakim diketok. (tebe)

You Might Also Like

Drama Mencekam di Purbalingga, Pasutri Lansia Tewas Jadi Korban Keponakan Sendiri

Febrie Ardiansyah Dikabarkan Kabur ke Tanah Suci, Kejagung: Masih di Indonesia, Dipantau

263 Napi ‘High Risk’ Dipindah ke Nusakambangan

Kedua Ortu Chiko Polisi, Bagaimana Nasib Penanganan Kasusnya?

Kontainer “Siluman” di Tanjung Emas Dibongkar KPK

TAGGED:KPKnoelpemerasan kemnakersertifikasi K3
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dua Korban Longsor Pemalang Masih Dicari
Next Article Longsor Cisarua: 17 Meninggal, 11 Teridentifikasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RESMIKAN PONPES--Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, merangkul santri tunanetra dalam acara peresmian Pondok Pesantren Sahabat Mata di Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Pesantren Khusus Tunanetra di Semarang, Santri Dibekali Keterampilan

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

Lisa Punya Bayi Lagi, Anak Gajah Lahir Sehat

Siswa Sekolah Rakyat Tak Kuat Tinggal di Asrama, Pilih Mundur

172 PPDS Unair Tumbang Usai Santap Makanan Pradik

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).
Hukum

Ngeri! Oknum Polisi di Tegal Siksa Istri, Korban Disuruh Racik Narkoba hingga Disiram Air Keras

Juli 5, 2026
TERDAKWA MENGAMUK--Gus Yazid mengamuk di pengadilan, Rabu (13/6/2026), usai sidang kasus pencucian uang hasil penjualan aset TNI. (bae)
Hukum

Gus Yazid Ngamuk di Pengadilan Tipikor, Seret Panglima TNI hingga Menhan

Mei 13, 2026
Ilustrasi pembacokan.
Hukum

Ngeri! Satpol PP Kebumen Tewas Dibacok saat Hendak Evakuasi ODGJ

Februari 3, 2026
Hukum

KPK Bedah Pengakuan Delapan Camat soal Ratusan Jabatan Kosong

Juli 15, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: “Ada Huruf K-nya”, Noel Lempar Clue, Publik Disuruh Tebak Partai
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?