Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemprov Klaim 2.208 Desa di Jateng Sudah Mandiri
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Pemprov Klaim 2.208 Desa di Jateng Sudah Mandiri

Kalau dulu desa sering disebut “tertinggal”, sekarang ceritanya beda. Di Jateng, desa-desa lagi rame-rame naik kelas. Bukan cuma maju, tapi sudah ribuan yang resmi menyandang status desa mandiri. Angkanya? Lumayan bikin kaget.

T. Budianto
Last updated: Januari 25, 2026 4:45 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PROYEK PEMBANGUNAN: Sebuah papan informasi proyek pembangunan di salah satu desa di Jateng yang memanfaatkan dana bantuan dari Pemprov. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Upaya Pemprov Jateng membangun dari desa mulai kelihatan hasilnya. Berdasarkan Indeks Desa (ID) 2025, jumlah desa mandiri di Jateng melonjak jadi 2.208 desa. Naik jauh dibanding 2024 yang masih di angka 1.530 desa.

Kepala Dispermadesdukcapil Jateng, Nadi Santoso menyebut, lonjakan ini jadi bukti pembangunan desa mulai merata dan nggak cuma numpuk di wilayah tertentu.

“Ini menunjukkan arah pembangunan desa di Jawa Tengah sudah tepat,” kata Nadi, Minggu (25/1/2026). Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari kebijakan pembangunan desa di era kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen yang menekankan kolaborasi lintas sektor.

Tahun 2025 juga jadi titik perubahan dalam cara menilai status desa. Kalau sebelumnya pakai Indeks Desa Membangun (IDM), sekarang beralih ke Indeks Desa (ID) sesuai Permendes PDTT Nomor 9 Tahun 2024.

Baca juga: Luthfi Klaim Tak Ada Desa Tertinggal di Jateng

Lewat Indeks Desa, kemajuan desa diukur dari enam dimensi sekaligus: layanan dasar, sosial, ekonomi, lingkungan, aksesibilitas, dan tata kelola pemerintahan. Jadi, bukan cuma soal jalan dan bangunan, tapi juga soal kualitas hidup warganya.

Berdasarkan data ID 2025, kondisi desa di Jawa Tengah terbagi menjadi 2.208 desa mandiri, 3.921 desa maju, 1.666 desa berkembang dan 15 desa tertinggal. Kabar baiknya, desa sangat tertinggal sudah nol di Jawa Tengah.

Nadi menegaskan, lonjakan status desa ini nggak bisa dilepaskan dari pendekatan kolaboratif lintas OPD yang terus didorong Pemprov Jateng. “Membangun desa nggak bisa dikerjakan satu OPD saja. Pendidikan, kesehatan, ekonomi, sampai infrastruktur semuanya masuk penilaian,” jelasnya.

Metode Penilaian

Adapun masih adanya 15 desa tertinggal, kata Nadi, lebih disebabkan proses penyesuaian indikator akibat perubahan metode penilaian. Pemprov menargetkan desa-desa tersebut segera naik kelas lewat pendampingan intensif dan kerja sama dengan berbagai pihak.

Faktor lain yang tak kalah penting adalah peningkatan bantuan keuangan desa dari Pemprov Jawa Tengah. Pada 2024, anggaran bantuan desa mencapai Rp 1,6 triliun, lalu naik menjadi Rp 1,7 triliun pada 2025. “Bantuan provinsi ini hampir setara dengan dana desa dari pusat. Saat dana pusat turun, bantuan provinsi jadi angin segar buat desa,” ujar Nadi.

Baca juga: Jateng Lagi Ramai: Dari Desa Sunyi Sampai Borobudur, Semua Jadi Magnet

Anggaran tersebut difokuskan untuk pembangunan sarana prasarana desa serta penguatan layanan dasar masyarakat. Pemprov menilai, desa yang mandiri akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah dan ketahanan sosial warga.

Di Jateng, desa-desa lagi ramai naik level. Dari tertinggal ke mandiri, dari pinggiran ke pusat perhatian. Sekarang tinggal satu tantangan: status sudah mandiri, jangan sampai warganya masih jalan sendiri. Karena membangun provinsi itu bukan soal satu obor besar, tapi ribuan lilin desa yang terus dijaga nyalanya. (tebe)

You Might Also Like

Megawati Soekarnoputri: “Congrats, Mojtaba Khamenei”

Solo Masuk Top 3 Pelayanan Publik Terbaik Nasional, Respati: Bukti Kerja Keras Pemkot

Lurah Jangan Main-Main! Ada Jaga Desa, Salah Ketik Anggaran Bisa Ketahuan

Longsor Kalipancur Makin Melebar, Warga Semarang Was-was Jalan Ikut Ambrol

Antisipasi Kondisi Darurat, Polda Jateng Siagakan Helikopter Ambulans di Kalikangkung

TAGGED:ahmad luthfiheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi petugas mengevakuasi warga korban banjir di Pati. Banjir Pati Belum Reda, 51 Desa Terdampak, Pemkab Perpanjang Tanggap Darurat
Next Article Dikritik, Diragukan, Terus… Jadi Penentu Kemenangan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TITIK GEMPA--BMKG merilis titik lokasi gempa di Banjarnegara, Jateng. (ist)

Hari Ini Banjarnegara Diguncang Gempa, BMKG Sebut Dampak Sesar Aktif

Macan Kumbang Batang Dirawat Tim Dokter, Dipantau 24 Jam

Pemprov Bagikan Ratusan Kursi Roda Adaptif, Buka Jalan untuk Penyandang Disabilitas

34 Hoaks Terdeteksi di Semarang, Pemkot: Jangan Sampai Kejar Viral Malah Kena Masalah

Hari Pramuka di Wonoplumbon Jadi Ajang Anak SD-SMP Belajar Kompak

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

RAWAT TANAMAN - Petani tembakau di Temanggung merawat tanaman yang menjadi komoditas andalan kabupaten tersebut.
Info

Polemik Revisi PP Kesehatan, Agus Gondrong Harap Keresahan Petani Tembakau Didengar

Juni 10, 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi serahkan cindera mata kepada Kusuma Refa Haratama, Dosen D4 Transportasi Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Respati ngundang Refa buat duduk bareng bahas optimalisasi layanan transportasi di Kota Bengawan.
Info

Berawal Saling Senggol di Medsos, Respati Undang Dosen Unesa Bahas Optimalisasi Transportasi Solo

Januari 29, 2026
Info

Publik Bicara Setahun Agustina-Iswar: Jalan Bolong-bolong, Masih Langganan Banjir

Februari 27, 2026
Hukum

2026, Tersangka di Jateng Wajib “Kerja Sosial”

Desember 2, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemprov Klaim 2.208 Desa di Jateng Sudah Mandiri
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?