Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 1.049 Pejabat Pemprov Dilantik, Luthfi Gaspol Merit System
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

1.049 Pejabat Pemprov Dilantik, Luthfi Gaspol Merit System

Kalau biasanya pelantikan pejabat identik sama bisik-bisik “titipan siapa?”, kali ini ceritanya agak beda. Di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Kamis (15/1/2026), Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi bikin statement tegas: jabatan bukan hasil negosiasi, apalagi warisan. Total 1.049 pejabat resmi dilantik, dan katanya, semua murni karena kemampuan, bukan koneksi. Benarkah?

T. Budianto
Last updated: Januari 15, 2026 6:18 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
SUMPAH JABATAN: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengambil sumpah dalam acara pelantikan pejabat di lingkungan Pemprov Jateng, Kamis (15/1/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi melantik 1.049 pejabat di lingkungan Pemprov Jateng. Jumlah itu terdiri dari 46 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 380 Pejabat Administrator, dan 623 Pejabat Pengawas.

Pelantikan ini bukan sekadar seremonial tukar kursi, tapi bagian dari penataan organisasi perangkat daerah seiring diterapkannya Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru di Pemprov Jateng. Intinya: mesin birokrasi lagi di-upgrade, bukan dioprek asal jalan.

Baca juga: Pemprov Lanjutkan Skema Honorarium Guru Non-ASN

Luthfi menegaskan, semua proses pengisian jabatan dilakukan pakai sistem merit, tanpa rekayasa. Siapa yang duduk di kursi empuk hari ini, katanya, sudah lolos uji kualifikasi sesuai aturan instansi pembina.

“Bapak dan Ibu yang dilantik ini sudah memenuhi kualifikasi Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan Kemendagri. Sistem merit yang menentukan, bukan faktor lain. Profesionalisme jadi kuncinya,” ujar Luthfi.

Ia lalu mengibaratkan birokrasi seperti mesin motor. Kalau mau jalan kencang dan mulus, ya butuh bahan bakar yang tepat. “Birokrasi itu mesinnya, dan bahan bakarnya adalah bapak-ibu sekalian,” katanya.

Good Governance

Soal integritas, Luthfi juga nggak pakai basa-basi. Ia menegaskan komitmennya membangun pemerintahan yang bersih dan sehat. “Saya pengin clean and good governance. Kalau ada yang nitip, langsung saya coret. Jangan coba-coba menawar. Hukumnya haram bagi saya,” tegasnya.

Para pejabat baru diminta sadar betul, jabatan bukan tujuan akhir, tapi alat untuk melayani. “Ujungnya adalah pelayanan kepada masyarakat. Karena birokrasi itu tugasnya melayani,” ujarnya.

Baca juga: Antisipasi PHK Massal Pekerja Honorer, Pemprov Siapkan Skema Alternatif

Dalam arahannya, Luthfi mengingatkan bahwa ukuran sukses birokrasi bukan banyaknya rapat atau tebalnya laporan, tapi minimnya keluhan publik. “Masyarakat itu ndoro (tuan), jenengan (anda) pelayan. Hindari public complain, baik administrasi maupun operasional,” pesannya. Ia menambahkan, ASN adalah garda terdepan pembangunan Jawa Tengah. Karena itu, soliditas dan kerja bareng jadi harga mati.

Jadi, buat yang masih percaya jabatan bisa lewat “jalur belakang”, sepertinya harus update software. Di era Luthfi, yang laku bukan amplop, tapi kompetensi. Mesin birokrasi sudah diisi bensin, tinggal dibuktikan, mau ngebut ke pelayanan publik atau mogok di pinggir jalan. (tebe)

You Might Also Like

Stasiun Tawang Semarang Mulai Sesak, Pemudik Nataru 2025 Gas Lebih Awal

Undip Bukan Kaleng-kaleng, Kampus Nomor 4 Terbaik Nasional Versi EduRank 2026

PDIP Jateng Fokus Konsolidasi Internal, Dolfie: Gak Ribet Ngurus Agenda Partai Lain

Megawati: Kalau Masih Ada Perundungan, Pancasila Belum Hidup di Hati Kita

Reformasi Belum Selesai! Aksi Mahasiswa Semarang Sorot Nasib Demokrasi dan UU Polri

TAGGED:asn pemprov jatengheadlinemerit systempemrov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Luthfi Klaim Tak Ada Desa Tertinggal di Jateng
Next Article Pilkada Tak Langsung Dinilai Perkuat Dominasi Koalisi di Bawah Gerindra

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KIRAB BUDAYA - Kirab budaya dalam peringatan Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Kajen, bikin suasana tetap meriah tanpa dentuman sound horeg.

Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Bikin Kajen Bergetar, Satukan Tradisi dan Harmoni Budaya

Latsarmil SPPI Resmi Dihentikan

Bejatnya Psikolog Gadungan, Tipu dan Cabuli Korban di Hotel Semarang

Kemarau Datang, BPBD Jateng Siaga Salurkan Air Bersih ke Warga

Sumarno Ingin Trail Run Menyebar ke Seluruh Jateng

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Uji Coba Menang 9-0, Alfredo Vera Cek Mesin PSIS

Februari 8, 2026
Sepak Bola

Beto Hattrick, Setengah Lusin Gol PSIS Banding 1 Gol Persipal

Maret 29, 2026
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto menegaskan pembangunan energi tak boleh mengorbankan rakyat sekitar proyek. Kasus PLTU Tanjung Jati B jadi sorotan karena memicu jalan rusak hingga sawah petani tak produktif. Foto: dok.
Info

DPR : Listrik Harus Nyala, Tapi Jangan Matikan Hak Rakyat

September 27, 2025
Sejumlah kendaraan melintasi portal yang dipasang di Jalan Prof Hamka, Ngaliyan, Semarang.
Info

Portal 3,4 Meter Bikin Sopir Truk Ngeri Lewat Silayur, Jalanan Jadi Lebih Tertib

April 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 1.049 Pejabat Pemprov Dilantik, Luthfi Gaspol Merit System
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?