BACAAJA, SEMARANG- Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng kembali menegaskan komitmen Pemkot buat terus membenahi kawasan Semarang Utara. Meski tantangannya nggak ringan, mulai dari penurunan tanah, abrasi sampai rob, Agustina bilang pembangunan tetap jalan.
“Kami komitmen ke Semarang Utara, harus tetap bangun terus. Walaupun ada penurunan tanah dan lain-lain, tetap kita proses untuk menyesuaikan,” tegas Agustina saat Temu Warga Lokal di Kelurahan Dadapsari dan Bandarharjo, kemarin.
Baca juga: ASN Nggak Cuma Absen: Pemkot Semarang Lagi Serius Ngurusin Talenta
Salah satu rencana yang paling disorot adalah pembangunan jembatan akses menuju Sentra UMKM Pengasapan Ikan Bandarharjo. Jembatan ini bakal punya panjang sekitar 45 meter dan melintasi Kali Baru Semarang.
Kalau terealisasi, jembatan tersebut bakal menghubungkan Kelurahan Panggung Lor lewat Jalan Tanjung Mas Raya dengan Kelurahan Bandarharjo melalui Jalan Lodan. Harapannya jelas: akses makin gampang, usaha warga makin lancar, dan ekonomi lokal ikut ngebul, secara harfiah.
Akses Penting
Biar jembatannya nggak berdiri sendirian, Pemkot juga menyiapkan pembetonan Jalan Lodan pada 2026 lewat Dinas Pekerjaan Umum. Jalan ini jadi akses penting menuju kawasan pengasapan ikan sekaligus jalur mobilitas warga sehari-hari.
Sebelumnya, pada 2025 lalu, Pemkot Semarang juga sudah membeton Jalan Komodor Yos Sudarso sepanjang 253 meter. Langkah ini jadi bagian dari perbaikan infrastruktur jalan di Semarang Utara yang selama ini dikenal rawan rusak.
Baca juga: Pajak Daerah Semarang Tembus Rp2,6 T
Di sela kunjungan, Agustina juga menyerahkan bantuan beras dan sembako untuk nelayan yang tak bisa melaut akibat angin barat. Tak hanya itu, ia meresmikan Posyandu di Sport Center Bandarharjo, IPAL untuk Sentra UMKM Pengasapan Ikan, serta meninjau rumah warga penerima program rehab RTLH. (tebe)


