Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Banjir dan Longsor Kudus: 2 Tewas, 1 Balita dalam Pencarian
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Banjir dan Longsor Kudus: 2 Tewas, 1 Balita dalam Pencarian

Bencana datang dari Kudus. Hujan deras yang mengguyur tanpa jeda menyebabkan sejumlah sungai meluap, tanah longsor, dan kabar duka ikut menyusul. Bukan cuma rumah yang terendam, tapi juga harapan ribuan keluarga yang kini menunggu dengan cemas.

T. Budianto
Last updated: Januari 12, 2026 1:19 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
OPERASI PENCARIAN: Sejumlah personel Tim SAR Kudus melakukan pencarian bocah Ismi Najiba Ulya (5) yang terseret arus anak Sungai Perak wilayah Desa Gondangmanais, Bae, Kudus, Senin (12/1/2026). (Foto: Basarnas)
SHARE

BACAAJA, KUDUS- Dua orang tewas terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Kudus, Jateng di awal 2026 ini. Selain itu, satu bocah perempuan bernama Ismi Najiba (5) masih dalam pencarian tim SAR.

Korban tewas pertama berinisial AW (26) warga Desa Bacin, Kecamatan Bae. Dia tewas setelah terpeleset arus sungai yang deras. Korban selanjutnya Sriyatun warga Desa Menawan, Kecamatan Gebog yang meninggal dunia pada Minggu (11/1/2026) setelah material longsor menimpa warungnya.

“Dua meninggal dunia satu masih pencarian,” kata Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, Ahmad Munaji, Senin (12/1/2026).   Banjir dan longsor di Kudus terjadi pada Jumat (9/1/2026) setelah wilayah itu diguyur hujan deras.

Baca juga: Jateng Masih Basah Sampai Tengah Februari

Beberapa sungai seperti Sungai Gelis, Sungai Piji dan Sungai Dawe meluap, merendam ribuan rumah di lima kecamatan, Mejobo, Kota, Jekulo, Bae dan Kaliwungu. Ketinggian air variatif mulai 20 cm hingga 60 cm.

Sementara longsor terjadi di Desa Japan, Kuwukan, Ternadi, Colo, Kajar, Kandangmas, Soco, Puyoh, Piji, Lau di Kecamatan Dawe. Longsor juga terhadi di Desa Menawan, Desa Rahtawu Kecamatan Gebog dan Desa Gondangmanis Kecamatan Bae. Pada Senin ini beberapa titik masih terendam banjir termasuk sempat melumpuhkan jalur pantura.

“Terdapat penurunan ketinggian air dan sudah surut, yang masih tergenang di Desa Mejobo, Desa Jojo, Desa Golantepus dan Gesa Temulus, genangan masih terdapat di titik-titik terendah di dalam desa,” sambungnya.  Dia menyebut bencana itu menyebabkan 4.610 KK atau 14.437 jiwa terdampak.

Terpeleset

Sementara Badan SAR Nasional Kantor Semarang mengemukakan bocah Ismi Najiba Ulya (5) warga Kayuapu Wetan, Desa Gondangmanais, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, dilaporkan hanyut dan hilang di anak Sungai Perak wilayah desa setempat pada Minggu (11/1/2026) sekira pukul 17.30 WIB.

Korban saat itu sedang bermain sepeda di area genangan air limpasan sungai dengan kondisi jalanan licin akibat hujan deras. Korban yang membonceng kakaknya sepedanya tergelincir. Sang kakak selamat sementara korban terjatuh ke sungai.

Baca juga: Jalur Pantura Jadi Kolam, Sopir Cuma Bisa Pasrah

Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang Budiono pada keterangannya mengemukakan insiden itu dilaporkan ke Basarnas Pos SAR Jepara dan langsung dilakukan pencarian. Sejumlah alat digunakan seperti Rescue SAR Tipe 1, peralatan SAR air lengkap, Aqua Eye serta alat komunikasi.

“Kami mengirimkan satu tim lengkap dengan peralatan SAR air, semoga cuaca dan debit air berkurang sehingga tim SAR gabungan bisa segera menemukan korban,” kata Budiono kepada wartawan Senin siang. (eks)

You Might Also Like

Gagal Panen Mengintai, Gubernur Minta Daerah Ajukan Asuransi

Gempita Piala Dunia 2026: Ketika Semarang Ikut Bermain di Luar Lapangan

Yusril Ungkap Prabowo Perintah Gibran Berkantor di Papua, Juru Bicara OPM Langsung Merespons

Banjir Kudus Bikin Dompet Negara Ikut Basah

Stok Bahan Pokok di Kabupaten Semarang Dipastikan Aman Jelang Lebaran

TAGGED:banjir kudusbasardaheadlinepemkab kudusSAR Jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mantan Buruh Sritex Demo Tagih Pesangon di Semarang
Next Article Kasus Laka Kerja Jateng Tembus 32 Ribu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TAK TERDAFTAR BPJS--Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan menjelaskan data kepesertaan BPJS dalam rapat koordinasi di Semarang, Kamis (25/6/2026). (bae)

Wah! Ada 458 Ribuan Pekerja Semarang Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Dari Salah Jalan ke Cinta Tanah Air, Napiter Cipinang Rayakan Kemerdekaan

Agustus 17, 2025
Bos Sritex, Iwan Setiawan duduk di kursi pesakitan mendengar pembacaan putusan kasus korupsinya di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (6/5/2026). (bae)
Hukum

Bos Sritex Diganjar Hukuman 14 Tahun Penjara, Bayar Uang Pengganti Rp677 Miliar

Mei 6, 2026
Coretan Lengserkan Sudewo menghiasai Gedung DPRD Pati. Kamis (14/8/2025) Panitia Khusus DPRD Kabupaten Pati mulai menggelar sidang agenda hak angket pemakzulan Bupati Pati Sudewo. Foto: Bae
Daerah

ASN Pati Dimutasi Aneh-aneh, Pansus Hak Angket Bongkar Kebijakan Bupati Sudewo

Agustus 22, 2025
Ilustrasi hakim sidang di pengadilan.
Hukum

Gengs! YLBHI Tegaskan Korban Keracunan MBG Bisa Gugat Pemerintah, Begini Caranya

September 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Banjir dan Longsor Kudus: 2 Tewas, 1 Balita dalam Pencarian
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?