Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Dari Balik Jeruji ke Catwalk: Batik Lapas Semarang Siap Naik Kelas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dari Balik Jeruji ke Catwalk: Batik Lapas Semarang Siap Naik Kelas

Batik kini bukan cuma soal motif, tapi juga soal masa depan. Melalui pembinaan di Lapas Perempuan Semarang, warga binaan didorong naik kelas menjadi pengrajin batik profesional yang siap kembali ke masyarakat.

T. Budianto
Last updated: Desember 23, 2025 12:30 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SAMBUTAN DEKRANASDA: Ketua Dekranasda Jateng, Nawal Arafah Yasin memberikan sambutan saat menghadiri Fashion Show Batik Nusantara dalam rangka Hari Ibu ke-97 di Lapas Perempuan Kelas II A Semarang, Senin (22/12/2025) sore. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Siapa bilang masa depan berhenti di balik jeruji? Di Lapas Perempuan Semarang, kain mori justru jadi titik balik. Lewat goresan canting dan motif penuh makna, para warga binaan menunjukkan bahwa keterampilan bisa jadi jalan pulang paling elegan: mandiri dan berdaya.

Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, mendorong warga binaan Lapas Perempuan Semarang untuk naik level, bukan sekadar bisa membatik, tapi siap jadi pengrajin batik profesional saat kembali ke masyarakat.

Pesan itu disampaikan Nawal usai menghadiri Fashion Show Batik Nusantara bertema “Benang Cinta Ibu Dari Balik Tangan yang Menguatkan” dalam rangka Hari Ibu ke-97, di Lapas Perempuan Kelas II A Semarang, Senin (22/12/2025) sore.

Di atas panggung sederhana, karya batik hasil tangan warga binaan melenggang penuh percaya diri. Motifnya halus, ceritanya dalam, dan nilai seninya nggak main-main.

Baca juga: Kala Napi Perempuan Lenggak-Lenggok di Runway Balik Jeruji

Salah satu yang mencuri perhatian adalah Batik Malini Padma, batik khas Lapas dengan ikon bunga teratai, simbol bangkit dari lumpur, tapi tetap mekar. “Saya apresiasi bagaimana warga binaan diberi ruang untuk berkreasi dan berinovasi. Hari ini mereka meluncurkan satu karya batik khas bernama Malini Padma, dengan ciri bunga teratai,” ujar Nawal.

Peluncuran Batik Malini Padma dilakukan bersama Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi, Kepala Kanwil Ditjenpas Jateng Mardi Santosa, anggota DPR RI Samuel Wattimena, dan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng.

Bekal Mandiri

Menurut Nawal, keterampilan membatik ini bukan cuma aktivitas pengisi waktu, tapi bekal serius untuk hidup mandiri. Apalagi Jawa Tengah dikenal sebagai provinsi dengan jumlah pengrajin batik terbanyak di Indonesia, mencapai 2.299 unit produsen.

Ia menegaskan, warga binaan perlu terus difasilitasi agar bisa mengaktualisasikan diri. Dengan skill yang nyata, mereka punya amunisi untuk menjawab stigma negatif yang kerap melekat pada mantan narapidana.

“Mereka punya bakat luar biasa. Ini bekal penting agar nanti bisa berdikari dan membuktikan bahwa stigma itu bisa dipatahkan,” kata Ketua TP PKK Jawa Tengah tersebut.

Tak berhenti di batik kain, Nawal juga mendorong agar Lapas Perempuan Semarang mulai membekali warga binaan dengan pelatihan ready to wear. Tujuannya jelas: nilai tambah, nilai jual naik, dan produk lebih relevan dengan pasar. “Kita dorong ke produk siap pakai supaya value-nya lebih tinggi dan peluang ekonominya makin luas,” tandas istri Wakil Gubernur Jateng itu.

Baca juga: Naga Tapa Naik Panggung, Batik Purbalingga Unjuk Gigi

Sementara itu, Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Imipas RI, Mashudi, menyebut fashion show ini sebagai bukti bahwa pembinaan di Lapas bisa berjalan terarah dan konsisten. Menurutnya, fokus Ditjenpas kini bukan sekadar pembinaan, tapi kesiapan warga binaan untuk kembali ke masyarakat.

“Pembinaan kemandirian lewat batik, koperasi, dan UMKM adalah strategi kami untuk memberdayakan warga binaan sekaligus menguatkan ekonomi lokal,” tegas Mashudi.

Dari balik jeruji, lahir batik yang siap menembus pasar. Mungkin yang perlu kita ubah bukan kainnya, tapi cara pandang kita. (tebe)

You Might Also Like

Terbaru, Kontrak PPPK Terancam Diputus, BKN Buka Suara Soal Ini

Ngerinya Cuaca Esktrem di Batang: Pohon Bertumbangan, Tiga Orang Tewas

Agustina Janji Tambaksari Bakal Punya Jembatan

Tujuh Tahun Main Petak Umpet, Buron Kasus Penggelapan Dibekuk di Semarang

MBG di Grobogan Bikin Sekolah Masuk Mode Darurat

TAGGED:batik maldini padmaheadlineLapas Perempuan Semarangnawal arafahpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bukan Sekadar Piala, Malamnya Perempuan Semarang Unjuk Karya
Next Article Balikpapan Setop MBG saat Libur Sekolah, Daerah Lain Kapan Nyusul?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengisi tumbler saat launching layanan Air Siap Minum “Toya Wening” di Pasar Gede Surakarta, Rabu (1/4/2026).

Bawa Tumbler, Respati Launching Kran Air Siap Minum ‘Toya Wening’ di Pasar Gede Solo

Citra satelit menunjukkan adanya pembukaam lahan di kawasan BSB City. (google earth)

Pengamat Lingkungan Beri Peringatan: Laju Pembangunan Jangan Korbankan Alam

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian.

Iran Siap Akhiri Perang, Teheran Ajukan Dua Poin Peting sebagai Syarat

Italia Satu Kelas dengan Indonesia, Tidak Lolos Piala Dunia 2026

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

ASN Bisa Long Weekend Tiap Pekan? WFH pada Hari Jumat Resmi Diterapkan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Presiden RI Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Politik

Mic Bocor, Prabowo Minta Dikenalkan Anak Trump untuk Bisnis?

Oktober 14, 2025
Olahraga

Semangat Kampung Bangkit, Tarkam Purbalingga Bikin GOR Serasa Pesta

November 8, 2025
Pendidikan

Guru Diminta Upgrade Cara Main Abad ke-21

Februari 5, 2026
Ekonomi

Bulog: Beras dan MinyaKita Aman Sampai Lebaran

Februari 25, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dari Balik Jeruji ke Catwalk: Batik Lapas Semarang Siap Naik Kelas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?